
Junlion yang tiba-tiba muncul itu membuat Try langsung terdiam sedangkan Andre yang malah asik makan bekalnya, try yang baru selesai makan melihat Jun yang berjalan ke kursi.
" Try - Dre kok kalian tiba-tiba langsung diem saat gue datang, kenapa tidak kalian terus kan percakapannya" Ucap Junlion setelah sudah duduk di kursi.
" Hemm-- Apakah aku terlihat sedang bicara, segini aku sedang sibuk makan, bagaimana aku bercakap-cakap. Malah kau yang mengajakku ngobrol" Ucap Andre yang malah melanjutkan makan yah.
" Aku juga baru selesai makan sedang merasakan kekenyangan" Sambung Try sambil mengelus-elus perut yah.
Jun melihat kotak yang sama dengan warna yang berbeda. " He! kok bisa bersamaan kalian punya alasan hampir mirip begitu, oke! Tapi ngomong-ngomong itu kotak makan kalian kok bisa samaan yah?" Ucap Junlion.
" Emang yah pabrik cuman jual 1 biji dalam 1 produksinya kan nggak mungkin, sudahlah jangan kamu tanya soal ini- itu lagi kalo kamu kurang kerjaan bantu Andre buat laporan saja deh!" Ucap Try yang menatap tajam Junlion.
" Eh? kok jadi gue sih" Ucap Junlion yang langsung protes dengan wajah syok.
" Karena tugas ku juga masih banyak tau" Ucap Try yang saat ini sedang berusaha menutupi.
" Terus kerjaan Andre apa?" Tanya Junlion sambil menatap Andre.
" Yang seharusnya bersantai itu Andre, bukannya kamu yang juga sama kaya aku sebagai karyawan bagi Andre, tapi kamu malah kebalikannya yang kerja Andre kamu yang dapat gaji, kalo kaya gitu kamu makan gaji buta loh" Ucap Sindir kuat Try.
" Eh? segini gue kerjanya" Ujar junlion.
" Iya kerja tapi kerjanya cuman mondar-mandir gak jelas, dan hanya mau ngawasin kantor orang " Ujar Try memperjelas.
" Hah! Dre jangan percaya tuh fitnah gak kaya gitu kok!" Ujar junlion yang berusaha menutupi dan menyakinkan Andre.
" Percuma dong kamu kerja, sama Andre tapi kerja kamu hanyalah mengekor sama cucu pemilik gedung" Ucap Try memperjelas.
" TRY ROHMAN, cukup! Luh udah keterlaluan tahu, semua tuduhan Luh itu tanpa bukti yang jelas tahu gak?" Protes yang tidak terima jika dia di tuduh begitu, padahal Andre juga tahu jika sebenarnya Junlion menyukai Ariana sejak pertama kali bertemu.
" Ouhnya, 1 tempat ini juga sudah pada tahu kalo kamu selalu sibuk mengekor sama Ariana, mau aku cari saksi agar kamu tidak terus mengelak. Tahu nggak yang seharusnya bersantai itu Andre bukannya kamu yang hanya kariyawan yang sama kaya aku, ini malah enak-enak santuy aja, jalan-jalan kesana-kemari kerjaan kamu cuman ngawasin terus Pdkt sama cucu pemilik gedung" Ucap Try yang juga menyindir Junlion.
" Hah? maksudnya dengernya gue kaya gitu untuk menjaga silaturahmi dengannya sapa tahu aja kan tahun depan bisa kerja sama lagi dengan mereka" Ucap Junlion mau mengelak.
" Alasan mu pinter banget, pura-pura membantu kau pikir kami nggak ngerti sama maksudnya kamu, padahal kamu yang ingin terus ketemu sama Ariana" Ucap Try terus saja memojokkan Junlion.
" Aku nggak faham sama ucapan Luh Try" Ucap Junlion yang memalingkan wajahnya.
" Hmm~pura-pura nggak faham padahal kau tahu apa yang ku ucapkan" Ucap Try sinis memandang Junlion.
" Gue beneran gak faham sama perkataan kamu Try" Ucap Junlion mulai emosi.
__ADS_1
" Kalo kamu nggak ngerti lalu kenapa kamu kelihatan emosi saat aku sindir itu, jadi benarkan kamu lagi pdkt sama Ariana" Ucap Try yang to the point.
" Hah, nggaklah" Sambil matanya melirik pada Andre yang masih makan.
" Ya kalo benaran juga gak apa-apa kali aja jodoh kamu kan Jun. Aku pasti akan selalu dukung kamu kok Jun" Sambungan Andre.
" Hey kalian jangan jodoh- jodohin gue melulu dong, elu sendiri belum juga dapat pacar Dre, dan masih mending gua udah pernah merasakan nikmatnya malam pertama ha-ha-ha" Ucap Junlion yang bangga.
" Malam pertama malam seterusnya juga sama, kalo kamu gak bisa jaga kehidupan rumah tangga kamu sendiri itu sama saja tidak enak Junlion, apakah dengan sikap kamu yang tidak bisa menghormati dan menghargai hingga tidak dapat mengontrol emosimu, wanita-wanita itu juga tak akan bisa bertahan lama denganmu. Coba kamu belajar kontrol emosional yang keras itu, jika ada seseorang yang memberikan masukan kamu terima jangan kamu abaikan" Ucapan Andre membuat Junlion terdiam.
(" Ternyata selama ini Andre telah memperhatikan gua, dalam diam itu ternyata ia selalu mengawasi yah") Dumal dalam benaknya Junlion.
" Tuh dengerin saat profesor Kita sudah mulai khotbah, kamu jadi harus ikuti dan jangan abaikan lagi ucapan orang lain itu demi kebaikan kamu juga" Sambung Try.
" Terus elu sendiri mau nyari cewek model gimana, kenapa elu belum juga tentuin sih" ucap Junlion yang sangat penasaran.
" Hemm jika waktu yah tepat nanti aku sendiri yang akan umumkan Junlion" Ucap Andre sambil mengambil air.
" Wah-wah, kau pamer pada Andre seperti itu apakah kamu gak mikirin aku di sini, jam terbangku lebih dulu dari kamu Jun, yang sudah punya 3 anak" Ucap Try nyambung.
" Sialan Luh Try, gue kan lagi pamer sama Andre doang biar dia itu merasa panas, dan pada akhirnya akan mau nikah" Ucap Junlion.
" Yang panas itu kau nanti yang ada" Ucap Try.
" Lagian kita udah cukup dewasa, dan berprofesi di bidang yang sama, terus kita juga semua pria yah wajar saja kan kalo akan bahas soal begitu bukan yah itu hal yang lebih enak" Ucap Junlion, Try langsung mengerutkan keningnya.
" Enak bagimu sulit bagi ku" Saut Try yang tidak setuju dengan pendapat Junlion.
" Makanya jangan terlalu sering kau melakukan yah" Sambung Andre yang ikutan bicara.
" Weh! emangnya kamu tidak ingin melakukan yah kak?" Ucap Try yang langsung menatap dengan genitnya.
" Tidak! Dan belum pernah" Ucap Andre yang menatap Try dan senyuman tipis.
" Woy~ Try Rohman bagaimana Andre mau melakukan yah, orang pacaran saja dia gak ada bahkan cewek incaran aja nggak ada yang mau di lirik" Sambung Jun.
" Itu namanya dia itu setia menunggu!" Ucap Try mengalihkan pembicaraan lainnya.
" Iya setianya, setiap tikungan ada iya kan Dre" Ucap Jun.
" Hahaha ini baru aku setuju dengan mu jun" ucap Andre yang tertawa kecil.
__ADS_1
" Wah luar biasa, mau ku laporkan Dre! Yah kali saja nanti akan ada perang dunia mu" Ucap try dengan tatapan penuh arti.
Andre langsung menarik nafas panjang, dan merapihkan kotak makan dan mejanya dari bekas makanan yah. " Tahulah, aku masih polos" ucap Andre.
" Ouh yah masih polos, benarkah begitu! terus plester di leher itu maksudnya apa, jadi kamu bener-bener polos atau pura-pura polos. Jadi bukan kamu yang melakukan yah padahal... atau beneran kucing yang melakukan yah" Ucap Try menyudutkan Andre.
Andre langsung saja menatap try dan menghela nafas. " Aku cabut duluan yah, gerah nih! " Ucap Andre yang langsung keluar ruangan.
" Woy Dre, jangan kabur loh" ucap try yang tidak di hiraukan.
Keluar dari ruangan Andre terdiam di balkon suatu tempat di atas gedung, terlihat pemandangan yang sangat indah dari atas tempat itu, dari balik kaca tebal menakjubkan pesona tempat di bawah yah itu.
...😍Translate English 😍...
Tak lama Ariana yang entah dari mana tiba-tiba muncul membuat Andre langsung menoleh ke sumber suara.
ARIANA : Dokter Andre?
Seraya berjalan mendekati, Andre yang saat ini langsung berbalik badannya untuk melihat Ariana berjalan.
ANDRE : Ouh? nona Ariana, anda di sini juga
Sempat kaget saat melihat Ariana, dengan baju yang begitu agak terbuka, memamerkan tubuh depannya pada Andre, dengan reflek Andre langsung memalingkan wajahnya.
ARIANA : Iya habis pengecekan, anda sendiri sedangkan apa disini
Tanya Ariana yang langsung berdiri di samping Andre saat ini menatap pemandangan di depannya.
ANDRE : Cari inpirasi
ARIANA : Apakah anda punya waktu, bisakah kita mengobrol sebentar
ANDRE : Tidak ada, maaf aku harus kembali karena masih banyak urusan. Permisi !
Andre langsung pergi meninggalkan Ariana sendirian, sedangkan Ariana hanya menatap kepergian Andre
ARIANA : Dokter Andre suatu hari nanti kamu akan bertekuk lutut padaku, aku bisa membuatmu tidak akan memalingkan wajahmu lagi, dan tidak akan berani meninggalkan aku seperti ini, lihat saja nanti. Tunggu tanggal mainnya saja, dokter Andre ku
Bersambung.....
Terimakasih atas kunjungan Anda ke cerita saya jangan lupa untuk like, share dan masukan komentarnya...
__ADS_1
Jangan lupa follow athour dan masuk ke grup saya ditunggu kedatangannya
Jumat 29 Oktober 2021