
Kevin yang di antar oleh try untuk menuju sebuah ruangan untuk mengisi pemateri untuk jadwal staf hari ini, pada akhirnya masuk kelas dimana Elisa berada sesaat di perjalanan menuju kelas pertanyaan- pertanyaan itu terus berputar-putar di otaknya.
" Kak Try " Panggil Kevin pada try, yang tadinya berdiri di belakang langsung mensejajarkan langkah dengan Try.
" Ada apa?" Ucapnya sambil melirik sedikit kesamping dari ekor matanya.
" Kenapa paman dan Elisa tidak memakai cincin pernikahan mereka" Tanya Kevin yang begitu sangat penasaran.
" Entahlah, kenapa kamu tanyakan itu" Ujar Try yang tak bisa menjawab.
" Hemm-- aku tahu cincin itu hanya simbolis saja tapi, orang pasti akan salah paham kan jika mereka tidak memakai cincin ikatan itu" Ucap Kevin.
" Kevin jangan ikut campur urusan paman mu, lagian kamu tahu dari mana kalo mereka tidak memakai cincin pernikahan, aku yang setiap hari dengannya saja tidak tahu dia pakai atau tidak cincinnya" Ucap Try yang tidak terlalu memperhatikan hal itu.
" Tadi aku lama datang karena membantu Elisa untuk mencari cincinnya" Jawab Kevin.
" Dia kehilangan cincinnya" Tanya Try sambil kaget melihat Kevin.
" Iya! makanya aku penuh dengan khawatir, apakah mereka beneran di jodohin sama nenek kecilku" Ujar Kevin yang saat ini begitu sangat penasaran.
" Hmmm soal itu kamu tanyakan sendiri saja yah sama mereka, aku juga tidak tahu soal itu" Ucap try yang juga tidak bisa menjawab.
" Kenapa dari kami pihak keluarga juga tidak dapat kabar bahwa paman sudah menikah, apakah mereka menikah secara diam-diam dan rahasia" Tanya Kevin yang sangat penasaran dengan apa yang terjadi dengan paman kesayangan itu.
" Bukan begitu Kevin, mungkin ada beberapa hal yang tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata" Jawab Try.
" Apakah kakak juga datang di acara pernikahan paman?" Tanya Kevin membuat try berhenti sejenak.
" Tidak! karena aku harus terbang ke sini tepat di hari pernikahan, dan saat itu juga Andre menyuruh kita untuk segera berangkat tanpa mengatakan apapun lagi" Ucap Try yang begitu kesal saat harus mengingat.
" Hah? jadi kakak juga tidak hadir di hari pernikahan paman" Kaget Kevin yang dia pikir jika pamannya akan mengelar pernikahan mewah di Indonesia.
" Iya, aku juga tidak dapat kabar jika mereka menikah di hari itu, soal rahasia memang mereka ingin merahasiakan identitas hubungan antara mereka dulu sementara waktu" Ucap Try
" Jadi kakak juga baru tahu soal mereka menikah? lalu apa alasan mereka untuk tidak umumkan hubungan mereka" Kevin tambah penuh pertanyaan.
" Iya, soal itu aku baru tau baru-baru ini. Sudah aku katakan Kevin, jangan tanya padaku kamu seharusnya tanya sendiri pada Elisa dan Andre orang-orang yang bersangkutan" Ucap Try yang berkata jujur.
" Baiklah! akan aku tanyakan langsung padanya, kasihan Elisa kan jika dia seperti ini jadi simpanan gelap om-om gitu" Ucap Kevin yang mengatakan tanpa berfikir panjang.
" Apa maksudnya itu, simpanan om-om" Ucap Try yang melihat Kevin dengan tatapan penuh arti pada Kevin.
" Iya lah kak, coba kakak bayang kan jika dia nyonya Azzam tapi tidak di perlakukan seperti nyonya Andrian Azzam apakah itu adil baginya" Ujar Kevin.
" Iya juga sih tapi ini semua adalah keinginan Elisa, Andre sebenernya mau memublikasikan hubungan dan status yah pada semuanya, tapi pelatihan ini pasti akan gagal nantinya kevin" Ucap try yang mengerti kondisi Elisa dan Andre saat ini.
" Kenapa bisa gagal"
" Karena kita kekurangan 1 personil, terlebih lagi itu adalah tim obat inti jadi tidak bisa mencari penganti yang baru dengan cepat, apalagi ini adalah kerjasama pertama kita di luar negeri"
" Ouh gitu!"
" Katanya, jika sudah waktunya mereka akan memublikasikan sendiri hubungan mereka melalui proses resepsi pernikahan mereka yang belum sempat di gelar"
" Eh? belum yah!"
" Belum lah, kan sebagai besar temen-temen Andre ada di sini, terus semua aset keluarga bangsawan milik keluarga besar kalian juga ada di sini jadi di indo cuman akad saja"
__ADS_1
Tak terasa obrolan mereka hingga sudah sampai di tempat ruangannya yang di tuju, kevin ikut berhenti di depan pintu.
" Hemm gitu yah"
" Nih! ruangan kamu, nanti besok kamu keruangan dokter nanti aku tunjukan jalanya" Ujar Try yang menujukan pintu masuk.
" Oke kak! makasih yah"
" Yaudah ya aku tinggal"
" Okey"
Tak lama kevin menarik nafas dalam-dalam sebelum membuka pintu kelas, ia pun dimulai berjalan menuju meja dosen. Elisa syok bukan main saat Kevin memasuki kelas, Kevin merapikan meja dan menatap semua staff kariyawan pamannya itu.
" Eh kok! dia bisa masuk kesini?" Gumam Elisa yang di dengar oleh Rudi.
" Kamu kenal dia Lis" Tanya Rudi kebingungan.
" Nggak! cuman tadi ketemu di bawa nggak sengaja ketemu" Ujarnya Elisa.
" Ya wajarlah kalo dia masuk sini kan dia pemateri kita yang di undang oleh Andre" Ucap Rudi yang membuyarkan pikiran Elisa.
" Iya aku nggak tahu kalo dia-, yasudahlah lupakanlah mas Rudi kadang aku bicara ngawur" Sepintas Elisa langsung tersadarkan.
Setelah pemateri Kevin selesai mengenal diri dan giliran para staf tak lama materi pun di mulai, semua juga sangat serius dengan tugas mereka masing-masing.
Di ruangan Junlion dan Try masuk kedalam ruangan, di susul oleh Claudia dan Tiffany yang masuk ke dalam ruangan.
" Dre, ini laporan ku persiapan ujian gimana Sabtu ini gimana?" Tanya Try sambil menyodorkan dokumen.
" Kamu bikin soal Try" Ucap Andre tak pikir panjang lagi.
" Kamu tahu di apartemen ku, aku tak bisa melakukan yah" Ucap Andre dengan memberikan kotak mata agar Try faham.
" Ahhh- kamu takut yah kalo soalnya bisa bocor" Tebak Try.
" Bukan gitu juga, pasti tak akan sempurna dalam pembuatannya karena aku tak akan bisa fokus pada materi, aku pasti juga tak akan sempat bikin, lalu Sabtu depan yang bikin soal ujian Junlion nanti bergilir saja dari kalian berempat" Ucap Andre yang menatap kedua wanita di sebelah.
" Eh? Claudia dan Tiffany juga" Junlion menyautinya.
CLAUDIA : Ada apa ini sepertinya kalian sedang membicarakan ku
TIFFANY : Kalian sedang merencanakan apa, jangan sampai karena aku tak bisa bahasa kalian jadi seenaknya membicarakanku, iya walau kalian bicarakan secara terang-terangan di depan ku tapi aku tidak faham dengan apa yang kalian bicarakan
ANDRE : Maaf, clau-fan begini ! Aku berencana kalian juga akan ku ikuti sertakan untuk pembuatan soal juga nanti gantian dengan mereka berdua, Sabtu ini adalah Try sedangkan Sabtu depan nanti siapa yang mau bikin duluan jadi kita bergulir saja
CLAUDIA : Ouh gitu, berikan saja perintahnya
Claudia manatap sinis pada Tiffany sebaliknya Tiffany juga menatap tajam kearah Claudia yang juga tidak mau kalah darinya.
" Gawat jika seperti ini akan ada perang dunia, dasar Andre bikin dua cewek salfok saja" Gumam Try.
Jam pulang Andre di undang di Rumah sakit besar di negara itu, yang terkenal dengan teknologi medisnya. Andre menunggu Elisa yang belum juga datang menemuinya, sebenarnya tak tega untuk meninggalkan Elisa.
" Mas, yuk! kita berangkat, sebelum itu kita ke mini market dulu ya sabun mandi udah habis" ucap Elisa.
" Elisa, aku masih ada acara mungkin kamu pulang sendiri nggak apa-apa kan" Ujar Andre yang berat hati.
__ADS_1
" Jadi, Elisa di tinggal lagi nih!" Ucap elisa memanyunkan bibirnya.
" Maaf yah, aku di undang sama Dokter Samuel dulu beliau adalah dosen pembimbing ku, tidak enak juga jika harus menolak beliau" ucap Andre yang di ujung kebimbangan.
" Iya sudahlah, gak apa-apa nanti pulang naik taksi aja tahu gitu aku tadi ikut bis" Ucap Elisa sambil balik badan akan meninggalkan Andre.
" Sayang, aku akan pulang secepatnya sekitar jam 7-8an sebelum makan malam, jadi kamu kalo lapar bisa makan duluan aja kalo aku lama yah" Ucap Andre yang ambigu.
" Hah? maksudnya apa pulang sebelum makan malam tapi suruh makan duluan" Ujar Elisa kebingungan sambil balik badan menatap Andre heran.
" Yah ! kalo kamu udah ngerasa nggak kuat nahan makan ya kamu makan jangan di tahan sampai nunggu aku pulang, maaf yah aku selalu meninggalkan kamu kaya gini" Ujar Andre yang berat hati meninggalkan Elisa.
" Iyaaa gak apa-apa, aku tahu kok kamu sibuk. Ouh yah mas, yaudah mana ongkosnya" Ucap Elisa ngambek sambil mengulurkan tangannya untuk meminta Duwet.
" Hemm--, ini. Ouhyah! saat kamu naik taksi nanti, kamu harus foto mobil taksinya terus nomer plat yah hingga supir juga dan tanya namanya si supir, kamu ngerti" Ucap Andre sangat serius dengan tatapan menghardik.
" Buat apaan semua itu?" Tanya Andre yang dibuat Kebingungan dengan permintaan dari Andre yang tidak masuk akal.
" Kirim kan saja kepada ku, bisa ngga usah banyak nanya lagi" Ucap Andre yang dibuat kesal.
" Hah? mas, aku naik taksi emangnya kamu takut aku mau kabur kemana coba" Ucap Elisa yang malah kesel juga sama Andre.
" Aku tahu, makanya aku minta itu padamu" Ucap Andre yang menekankan Elisa.
" Ya tapi buat apaan. Apa harus seperti itu?" Ucap Elisa yang tidak mau kalah juga dari Andre.
" Udah kamu nurut aja sih, jangan banyak bantah dan banyak nanya. Aktifkan juga JPS kamu, agar aku bisa pantau kamu" Pinta lainya dari Andre.
" Ya Allah mas, kamu itu repot banget sih. Takut kaya aku di bawa pergi sama tukang taksinya, udah jangan paranoid kaya gitu deh!" Ucap Elisa yang jadi tambah pusing.
" Bukanya paranoid, aku takut kamu di bawa kabur atau di culik orang, aku nanti nyari isteri kaya kamu kemana lagi?, susah tahu nyari yang kaya kamu. Udah nurut apa yang aku katakan, jangan banyak nanya dan bantah pinta aku bisa kan cuman kali ini doang!" Ujar Andre yang bernafas cepat.
Elisa tersenyum tipis. ( Itu namanya apa kalo kamu bukan paranoid mas Andre ) Ucap dalam benak Elisa.
" Uuuhhhh sosweeet" Ucap Elisa sambil mencubit kedua pipi Andre.
" Apasih, denger nggak apa yang aku katakan tadi" Andre langsung menepis tangan Elisa karena masih marah-marah sayang.
" Iya-iya, suamiku yang tampan udah yah aku pergi sekarang" Ucap Elisa sambil balik badannnya lagi.
" Jika sampai di apartemen langsung menelpon" Ucap Andre yang bernada agak keras.
Balik badan lagi si Elisa. " Kaya hp mu selalu aktif saja" Tahu kebiasaan suaminya.
" Baterai ku full kok"
" Tumben masih full, biasanya udah habis"
" Aku sudah mencharge baterai yah tadi"
" Ya udah, iya-iya daaah kita ketemu di apartemen yah"
" Iya"
BERSAMBUNG...
Terimakasih atas kunjungan Anda ke cerita saya jangan lupa untuk like, share dan masukan komentarnya...
__ADS_1
Jangan lupa follow athour dan masuk ke grup saya ditunggu kedatangannya
Senin 29 November 2021