Karena Hamil, Aku Dijadikan Istri SIMPANAN

Karena Hamil, Aku Dijadikan Istri SIMPANAN
Penyesalan Yunda


__ADS_3

Yunda duduk menunduk di hadapan suaminya. Saat ini Angkasa datang menjenguknya di penjara. Sudah 2 tahun wanita paruh baya itu tinggal di sel tahanan yang membuatnya benar-benar merasakan penderitaan yang tak pernah ia rasakan selama ini.


Dengan tubuh yang cacat seperti itu, membuat wanita itu bertambah sulit menjalani hari-hari selama di dalam penjara. Ia benar-benar merasa seperti sedang berada di dalam api neraka.


Perlahan ia mulai mengangkat telefon yang berada di depannya untuk berhubung dengan sang suami yang berada balik kaca.


"Bagaiman kabarmu?" Tanya Angkasa saat panggilan mereka berdua terhubung.


Wanita paruh baya itu mengangkat pandangan melihat Angkasa.


"Mana Adam, Mas?" Tanya Yunda dengan suara bergetar hebat menahan sebak yang membuat dadanya ingin meledak.

__ADS_1


Ia sangat merindukan putra satu-satunya. Tapi selama 2 tahun ia berada dalam penjara, selama itu juga Adam tak pernah datang menjenguknya.


Selama ini pria berusia 33 tahun itu sering menahan semua amarah dalam diri atas semua kekejaman yang sering di lakukan oleh sang Mami, meski terus berusaha bersabar, tapi ia akan melakukannya, karena ia tahu jika bakti seorang laki-laki itu adalah pada ibunya. Tapi kali ini, pria itu sudah benar-benar murka dan tak bisa lagi untuk menahan diri pada sang Mami yang sudah kelewatan jauh dari batasan.


Bagaimana tidak, bayinya hilang, istrinya terkena gangguan mental, sangat sulit untuk melupakan semua kejahatan yang di lakukan oleh Yunda.


Yunda benar-benar sudah menghancurkan kebahagiaan putranya hanya karena sebuah dendam yang sama sekali tak ada gunanya lagi saat ini.


Adam berlari masuk ke dalam Mension Papinya. Ia langsung saja mendatangi Yunda.


"Katakan pada Adam, Mi!! Apa yang telah Mami lakukan!!! Katakan yang sejujurnya sama Adam!!!" Kata Adam berteriak pada Maminya sambil menangis. Ia baru saja pulang dari mengantar istrinya ke rumah sakit setelah mengeluarkan Dara dari hutan.

__ADS_1


"Apa yang kau bicarakan, Adam? Mami tidak mengerti apa yang kau maksud itu," elak Yunda tak ingin mengakui jika dialah dalang di sebalik semua kejadian yang terjadi pada menantunya.


"Mami jangan berbohong!! Aku tau Mami yang sudah mencelakai istri Adam, Mi.... Adam tau itu... Apa Mami tau? Karena kejahatan yang Mami lakukan, aku kehilangan bayiku, Mi. Istriku hampir merenggang nyawa. Apa Mami ini masih manusia? Atau Mami sudah bersekutu dengan iblis!! Dara itu istriku, Mi. Yang artinya anaknya adalah darah daging Mami, cucu Mami!" Kata Adam berlinangan air mata miris melihat hidupnya yang tadinya tenang-tenang saja, tiba-tiba berubah drastis hanya dengan hitungan detik karena ulah Maminya.


Jadi wanita sialan itu belum mati? Dasar orang-orang bodoh dan tidak becus membuat pekerjaan. Menghadapi satu wanita saja mereka berempat tidak bisa!. Batin Yunda bukannya iba dalam hati saat melihat putranya yang begitu terpukul, ia malah merutuki keempat penjahat yang dia bayar itu.


"Jika Mami tidak ingin mengakui kejahatan yang Mami lakukan!Maka jangan salahkan Adam, jika Adam sendiri yang akan mencari bukti dengan melibatkan polisi!" Tegas Adam mengusap air mata kemudian pergi dari hadapan Yunda yang shock mendengar anaknya sendiri ingin memenjarakannya, karena secara tidak langsung putranya ingin melibatkan polisi.


Selesai flash back.


Yunda menjatuhkan air mata saat mengingat semua kekejaman yang pernah ia lakukan dulu. Sebelumnya ia pernah mendapat teguran melalui kecacatan fisiknya, tapi wanita paruh baya itu bukannya sadar, ia malah semangkin menjadi-jadi. Sehinggalah dimana anaknya yang paling dia sayang dan sering ia bangga-banggakan malah menyumbatnya masuk ke dalam jeruji besi, yang akhirnya ia baru menyadari semua dosa-dosa yang pernah ia perbuat. Tapi sayang, semuanya sudah terlambat. Adam putra satu-satunya sudah terlanjur membencinya.

__ADS_1


__ADS_2