
Blush.
Lagi dan lagi Aileen salah tingkah ketika Gara memanggilnya seperti itu. Ai, bukankah itu sangat manis.
"Kamu kenapa?" tanya Gara heran karena Aileen diam sambil menundukkan kepalanya.
"Ah itu aku... ah iya aku mau masak dulu." gagap Aileen dan langsung berlalu pergi ke dapur.
Gara yang melihat Aileen salting pun tersenyum, dia pun langsung pergi hendak membersihkan dirinya.
...**...
Gara dan Fatin sudah selesai berganti pakaian, sedangkan Aileen juga sudah selesai masak.
"Kamu pakai baju siapa?" tanya Aileen saat melihat pakaian yang Gara kenakan.
"Tadi aku beli di pasar." jawab Gara setengah berbohong.
"Uangnya?" tanya Aileen lagi.
"Pinjam sama temenku." bohong Gara lagi.
"Kamu jangan kebanyakan hutang, gimana nanti kalau gak bisa bayarnya." pesan Aileen.
"Iya aku tahu kok, aku hutang jugakan untuk keperluan aku, kalau gak perlu perlu banget aku juga gak bakalan hutang kok. Kalau soal bayar hutangnya kamu cukup doain aku aja biar dapat orderan banyak nanti."
__ADS_1
"Ayah sudah bekerja?" tanya Fatin.
"Iya dong, nanti Fatin doain ayah ya supaya ayah dapat rezeki yang banyak biar bisa beliin Fatin mainan." balas Gara sambil mengusap kepala Fatin.
"Iya ayah, Fatin selalu doain ayah sama Buna, nanti kalau ayah sudah dapat uang Fatin minta beliin boneka Barbie yang bisa bicara ya ayah." pinta Fatin.
"Fatin...." tegur Aileen.
"Sudah gak papa, iya nanti ayah bakal belikan mainan yang banyak buat Fatin." balas Gara.
"Yeee... terimakasih ayah." senang Fatin.
"Sama sama sayang." balas Gara.
"Kamu gak usah turutin kemauan Fatin, kamu simpan saja nanti uang kamu, biar nanti Fatin aku yang beliin kalau sudah gajian." ucap Aileen pada Gara agar Gara tidak menuruti permintaan Fatin, Aileen merasa tidak enak dengan Gara.
"Tapi...."
"Sudahlah kamu tidak perlu memikirkan apapun, ayo kita makan aku sudah lapar." potong Gara.
"Ayo Buna Fatin juga sudah lapar." ajak Fatin juga.
Akhirnya mereka bertiga pun makan siang bersama dengan makanan yang di masak oleh Fatin langsung. Sebenarnya tadi Gara sudah kenyang tapi setelah dia mencoba makanan yang di masak Aileen Gara jadi ketagihan.
"Kamu lapar banget ya?" tanya Aileen saat melihat Gara menambah makanannya.
__ADS_1
"Masaekean kamue enuak." balas Gara dengan mulut yang penuh dengan makanan.
"Habisin dulu kalau makan baru bicara." tegur Aileen.
Gara pun segera menelan makanan yang ada di dalam mulutnya dan setelah itu dia minum.
"Masakan kamu enak, aku jadi pingin nambah terus." jelas Gara selesai minum.
"Baguslah kalau kamu suka," balas Aileen cuek.
"Buna habis ini Fatin mau pergi main ya." izin Fatin di tengah acara makannya.
"Iya sayang, tapi kalau main jangan jauh jauh ya." balas Aileen mengizinkan.
"Siap Buna."
Selesai makan Fatin pun langsung pergi main, saat Fatin berjalan tiba tiba ada mobil yang berhenti di samping Fatin.
Pintu mobil itu pun terbuka dan turunlah seseorang dari dalam mobil dan langsung menghampiri Fatin.
Fatin yang takut kalau orang itu akan menculiknya pun bersiap untuk berlari, tapi belum juga dia melangkahkan kakinya tangannya sudah di cekal oleh orang itu.
"Hai apakah Om boleh bertanya?" ucap orang yang menahan tangan Fatin.
Fatin pun memberanikan diri untuk melihat ke arah orang itu,
__ADS_1
Deg.
...***...