Kekasihku CEO Gila

Kekasihku CEO Gila
KCG#46


__ADS_3

'Halo tuan.' ucap Joan di awal saat sambungan teleponnya dengan Gara sudah terhubung.


'Hmm.' balas Gara.


'Saya sudah menemukan siapa pelaku dari kecelakaan yang anda alami kemaren.' jelas Joan.


'Kita ketemuan di hotel biasa.' balas Gara.


'Baik tuan, saya akan segera berangkat ke sana.' balas Joan.


Tut.


Gara pun segera mematikan sambungan telepon mereka berdua.


Gara mengajak Joan bertemu di tempat biasa karena dia merasa kalau berbicara lewat telfon tidaklah aman, takut kalau ada orang yang menyadap handphone mereka berdua.


Gara yang baru saja menjemput Fatin dari sekolahpun segera melajukan motornya menuju kota, tempat dimana nanti dia akan bertemu dengan Joan.


...**...


Sementara itu di tempat Joan, dia segera membereskan semua berkas berkasnya di atas meja, dan setelah itu dia langsung bergegas pergi keluar kota, daerah tempat Gara tinggal saat ini.


Tanpa sepengetahuan Joan, ternyata di parkiran ada Agnes yang melihat kepergiannya.


"Mau kemana itu Joan?" gumam Agnes yang melihat Joan buru buru memasuki mobilnya.


"Ikutin aja deh, siapa tahu dia mau bertemu Gara." lanjutnya.


Agnes pun menjalankan mobilnya kembali mengikuti mobil Joan dari kejauhan agar Joan tidak mengetahui kalau tengah dia ikutin.


"Ini kan arah ke luar dari kota, Joan mau ngapain sih?" bingung Agnes yang melihat mobil Joan keluar dari perbatasan kota.


Agnes semakin menambah kecepatan laju mobilnya saat dia dan mobil Joan sudah masuk ke dalam jalan tol.

__ADS_1


Saat mobil Joan berbelok keluar tol Agnes juga mengikuti mobil Joan, hingga akhirnya mobil Joan berhenti di depan bandara dan dia langsung turun dari dalam mobil membuat Agnes semakin bertanya tanya mau kemana Joan sebenarnya.


"Mau kemana sih tuh anak, kalau sudah sampai di sini aku gak bisa ngikutin dia lagi." Agnes ikutan turun dari dalam mobilnya dan masuk ke dalam bandara mengikuti Joan.


Tapi saat dia terus mengikuti Joan, Joan malah sudah menghilang entah kemana.


"Ini mencurigakan banget, kalau dia memang ada urusan bisnis kan pasti ngajak Gara juga, gak mungkin dia pergi sendirian."


"Terus Gara juga kemana kok belum ketemu ketemu juga selama ini, gak mungkin kan kalau di di culik, mungkin ini hanya akal akalan Joan saja." Agnes menduga-duga dengan kabar menghilangnya Gara yang sampai saat ini belum di temukan.


Karena tak tahu lagi harus pergi ke mana, Agnes pun memutuskan untuk kembali ke dalam mobilnya, biarlah nanti dia akan meminta anak buah papanya untuk mengikuti Joan kedepannya.


Karena selama ini dia menyuruh mereka untuk mencari keberadaan Gara, tapi tidak membuahkan hasil, jadi lebih baik dia menyuruh mereka untuk mengikuti Joan saja, mungkin saja nanti ada petunjuk dengan keberadaan Gara.


...**...


Gara sudah sampai di hotel tempat dia akan ketemu sama Joan, sedangkan Joan tadi memberi kabar kalau dia sudah turun dari pesawat dan sebentar lagi akan sampai di hotel.


"Aku janji, kalau masalah ini sudah selesai aku akan kasih tahu kamu yang sebenarnya ai." gumam Gara menatap foto Aileen yang dia ambil secara diam diam tanpa sepengetahuan Aileen.


Ceklek.


Joan masuk ke dalam kamar hotel dan langsung menutup pintu kamar hotel kembali. Gara yang melihat kedatangan Joan pun buru buru memencet tombol kembali di handphonenya agar Joan tidak melihat kalau saat ini dia tengah mengagumi Istrinya sendiri.


"Selamat siang tuan." sapa Joan duduk di sofa dekat Gara.


"Iya siang." balas Gara cuek.


"Jadi gimana, siapa pelakunya?" tanya Gara tak sabaran.


"Pelakunya adalah lawan bisnis anda tuan, mereka kalah bersaing dengan perusahaan S2X Crop dalam mendapatkan investor asal Jepang, jadi mereka melakukan hal licik kepada anda karena mereka tidak terima karena sudah kalah." jelas Joan.


Gara berfikir, siapa pesaing perusahaannya dalam menggaet investor Jepang. Seingat Gara waktu itu sudah jelas, dan tidak ada yang keberatan dengan perusahaan S2X Crop sebagai pemenangnya, tapi ini kenapa mereka malah diam diam mencelakai Gara.

__ADS_1


"Perusahaan apa itu, seingatku dulu ada banyak perusahaan, dan mereka semua juga fine fine aja kalau aku yang memang?" tanya Gara.


"Perusahaan Wicaksono grup tuan," jawab Joan.


"Wicaksono grup, aku belum pernah bertemu dengan pemiliknya secara langsung, seingatku dulu yang datang mewakili meeting tersebut adalah asisten dan sekertarisnya," balas Gara.


"Benar tuan, dia tidak menampakkan wajahnya di hadapan orang orang, bahkan saya juga yang mendapatkan pelaku kecelakaan anda pun tidak tahu wajah aslinya, yang pasti dia sangat licik tuan."


"Baiklah terus cari tahu siapa pemilik perusahaan itu dan kalau bisa kamu serang perusahaan itu sedikit sedikit tapi jangan sampai mereka tahu." suruh Gara.


"Baik tuan, akan segera saya laksanakan." balas Joan.


"Apakah habis ini kau mau kembali?" tanya Gara.


"Mungkin saya akan mampir sebentar sebelum saya kembali lagi ke ibu kota, saya sudah kangen sama Fatin." jawab Joan yang memang sudah sangat merindukan Fatin.


Coba saja kalau di perbolehkan mungkin dia akan mengajak Fatin ikut dengannya ke ibu kota, tapi sepertinya itu tidak bisa kalau sekarang, karena Aileen pasti masih ada keraguan dengan dirinya meskipun sudah memaafkan dirinya.


"Ya sudah, mau bareng sekarang atau nyusul nanti?" tanya Gara lagi.


"Saya akan menyusul nanti saja tuan, ini masih ada beberapa email yang belum saya balas." jawab Joan.


"Ya sudah, aku pergi dulu." Gara pun keluar dari dalam kamar hotel meninggalkan Joan di sana.


Joan pun melanjutkan pekerjaannya yang tadi belum selesai sebelum nanti dia akan pergi ke rumah Aileen untuk berjumpa dengan Fatin.


Padahal baru tadi pagi dia menggantarkan Fatin sekolah, tapi siang ini dia sudah sangat merindukan Fatin. Wajah Fatin yang begitu mirip dengan almarhum istrinya, membuat dia jadi tidak bisa bisa jauh dari Fatin.


Joan juga berencana untuk datang ke makam Fenny untuk mengunjunginya setelah sekian lama, tapi dia masih belum ada waktu luang untuk datang ke sana, apalagi sekarang dia ada tambahan tugas mengerjakan pekerjaan Gara yang seharusnya bukan tanggung jawab dirinya.


...***...


Yey, agak panjang hari ini 😂😂

__ADS_1


tapi sepertinya gak bertahan lama lagi, karena tiga hari ke depan aku harus bersibuk lagi, tapi akan aku usahakan untuk buat part yang agak panjang wkwkwk 😂


__ADS_2