Kekasihku CEO Gila

Kekasihku CEO Gila
KCG#63


__ADS_3

Arumi lega karena sudah menceritakan semuanya kepada Aileen, dan Aileen tadi mendoakan semoga di pernikahannya ini dia bisa bahagia bersama suaminya.


"Sayang ayo jadi gak makan siang di luar?" tanya Joan mengajak Arumi untuk mencari makan di luar.


"Iya mas bentar aku ambil tas dulu." balas Arumi.


Mereka sekarang sudah mulai terbiasa dengan panggilan sayang masing masing, mereka sudah sepakat untuk membuka hati mereka satu sama lain dan menjalani rumah tangga ini layaknya pasangan suami istri pada umumnya.


"Udah yuk." ajak Arumi keluar dari kamar sambil memakan tas selempang miliknya.


"Mau makan di mana kamu?" tanya Joan pada Arumi.


"Makan di tempat aku aja gimana, biar kamu tahu warung makanan aku." ajak Arumi.


Arumi mengajak Joan untuk makan siang di tempatnya saja, sekalian dia juga ingin memperkenalkan Joan ke karyawan di warung makannya.


"Ya sudah ayo, nanti kamu kasih tahu aku aja di mana jalannya." balas Joan.


Mereka pun pergi ke parkiran apartemen Joan, Joan dengan perhatian membukakan pintu mobil dan mempersilahkan Arumi untuk masuk, tapi saat dia akan masuk ke dalam mobilnya ada seseorang yang memanggilnya.


"Joan." pangil seseorang membuat pergerakan tangan Joan yang hendak membuka pintu mobil pun terhenti dan berbalik untuk melihat siapa yang memanggilnya.


"**1*, ganggu orang aja." umpat Joan merasa terganggu dengan kehadiran orang itu.


"Ada apa?" tanya Joan cuek.


"Enggak kok aku hanya menyapa kamu saja, kebetulan aku lewat dan melihat kamu lagi jalan sama cewek. Siapa tuh?" balas orang UU itu bertanya siapa Arumi.


"Bukan urusan kamu, udah sana pergi." usir Joan.


"Aku yakin, pasti kalau Fenny tahu kamu sudah menghianatinya pasti dia akan kecewa banget sama kamu."


"Jaga ucapan kamu Agnes." geram Joan karena Agnes mengungkit Fenny yang sudah tenang di alam sana.


Ya, orang yang memanggil Joan itu adalah Agnes, entah apa tujuannya hingga dia ada di satu parkiran sama Joan.

__ADS_1


"Kenapa kamu marah, benarkan apa yang aku bilang kalau kamu sudah menghianati Fenny." balas Agnes tanpa rasa takut menghadapi Joan.


"Kamu...."


"Dan untuk soal masalah Gara, kamu lihat saja tak lama lagi aku akan berhasil menemukannya." potong Agnes dan langsung pergi meninggalkan Joan.


"Si*l." umpat Joan dan langsung masuk ke dalam mobil dengan perasaan marah.


Tanpa mengatakan apapun kepada Arumi, Joan langsung melajukan mobilnya pergi meninggalkan parkiran apartemennya.


Arumi yang melihat raut wajah Joan tak bersahabat setelah bertemu wanita tadi pun bermunculan pemikiran yang tidak tidak di otaknya.


Mulai dari wanita itu yang marah kepada Joan karena sudah jalan dengan dirinya, dan jangan jangan kalau wanita yang tadi itu adalah kekasih Joan.


Entahlah bagiamana nasib dirinya nanti, yang pasti dia selalu berdoa semoga Joan tidak meninggalkan dirinya karena Arumi sudah mulai nyaman dengan Joan sebagai suaminya meskipun baru satu hari saja.


Joan melajukan mobilnya tak tentu arah, karena dia tidak tahu di mana tempat warung Arumi berada.


"Kita mau kemana?" akhirnya Arumi memberanikan diri untuk bertanya kepada Joan, karena dia melihat mobil yang di kendarai oleh Joan melaju ke arah yang berbeda dengan arah ke warung miliknya.


"Ah maaf aku lupa bertanya sama kamu, dimana alamat warung kamu?" tanya Joan setelah tersadar.


"Maaf aku tadi hanya ada masalah sedikit saja, dimana warung kamu biar aku putar balik?" tanya Joan lagi.


"Di jalan...." jelas Arumi menyebutkan alamat warung makan miliknya.


Mendengar itu, Joan pun langsung melajukan mobilnya menuju alamat yang Arumi sebutkan.


...**...


"Pa."


"Iya sayang, papa ada di kamar." jawab seseorang yang di pangil papa.


Agnes pun langsung masuk je dalam kamar papanya, dan di melihat ternyata papanya baru saja mandi dan saat ini tengah berganti baju.

__ADS_1


"Gimana anak buah papa, apakah mereka sudah berhasil mengikuti Joan?" tanya Agnes duduk di atas ranjang milik orang tuanya.


Kebetulan saat ini mama Agnes sedang pergi ke rumah teman temannya untuk melakukan arisan, jadi yang ada di rumah hanya Agnes, papanya dan juga ada beberapa pelayan yang bekerja di sana.


"Sabar dong sayang, Joan belum melakukan pergerakan, dia hanya berkeliaran di Jakarta saja beberapa waktu ini." jawab papa Agnes yang bernama Aris.


"Pokoknya Agnes gak mau tahu papa harus bisa menemukan keberadaan Gara, biar nanti Gara merasa hutang budi sama papa karena sudah menemukan keberadaannya dan terus Gara mau deh nikah sama Agnes." pinta Agnes.


"Iya sayang akan papa usahakan untuk kamu, terus nanti kalau kamu sudah nikah sama Agnes papa sama siapa lagi dong?"


"Ya kan papa bisa sewa jal**g jal**g di club." balas Agnes.


Ya, kelakuan Agnes dan pak Aris tanpa mama Agnes ketahui ternyata selama ini mereka melakukan hal yang menjijikan.


Sebagai orang tua, pak Aris bukannya mendidik Agnes menjadi anak yang baik, dia malah merusak Agnes dengan memakai tubuh Agnes untuk memuaskan nafsunya di belakang mama Agnes.


"Mereka tidak ada yang sehebat kamu saat main sayang, tapi untuk kebahagiaan kamu papa akan merelakan kamu untuk Gara. Lagian juga nanti kalau kamu menikah dengan Gara kita bisa menguasai harta Gara." balas pak Aris yang sangat mendukung kalau Agnes bersama Gara.


Mereka berdua tidak pernah berfikir, kalau pun nanti Gara mau sama Agnes dan Gara tahu kalau Agnes sudah tidak perawan lagi, apakah Gara tidak akan marah.


Otak mereka terlalu cetek, karena yang di pikirkan hanya uang uang uang dan kenikmatan, jadi mereka tidak pernah kepikiran akan resiko yang akan mereka terima nanti.


"Papa bisa saja, mumpung mama gak ada di rumah kita main yuk pa, tapi nanti habis main beliin Agnes tas baru ya pa." ajak Agnes karena dia melihat ada tas keluaran terbaru.


"Sesuai apa yang kamu inginkan sayang, papa akan menuruti kemauan kamu." balas pak Aris dan langsung menyerang Agnes dan begitu pula dengan Agnes yang tidak mau mengalah.


Begitulah kegiatan Agnes ketika ada barang barang yang dia inginkan dan dia tidak ada uang untuk membelinya.


Bahkan tanpa pak Aris tahu, Agnes sebenarnya juga sering main dengan orang orang yang berada hanya untuk mendapatkan uang, yang pasti orang yang pernah bermain dengan Agnes itu sudah pada beristri.


...***...


Gimana ini, seru gak sih ceritanya.


plis komen dong.

__ADS_1


besok Senin, kalau boleh minta votenya dong 😂


maksa nih aku 😂 aku kasih crazy up deh 😂


__ADS_2