Kekasihku CEO Gila

Kekasihku CEO Gila
KCG#06


__ADS_3

"Tidak kak, aku mau ikut sama kalian." balas Aileen yang sudah tidak kuat lagi hidup di dunia.


"Tidak sayang, dengerin ibu. Kamu harus tetap dengan pernikahan kamu yang saat ini, jaga suami kamu dengan baik, dia adalah laki laki yang hebat. Paman Joko tidak salah dalam menikahkan kalian berdua." ucap ibunya Aileen memberikan pengertian pada Aileen.


"Tidak bu, Aileen mau ikut dengan kalian saja." bantah Aileen.


"Kami pergi dulu ya sayang, jangan Fatin dengan baik, sayangi dia seperti kamu menyayangi anak kamu kelak." pamit Bapaknya Aileen.


"Tidak pak, kalian gak boleh pergi."


"BAPAK, IBU, KAKAK...."


"Aileen bangun Aileen, ayo bangun ini aku." ucap Gara yang membangunkan Aileen dari tidurnya.


"Tidak, bapak gak boleh pergi, tidak, TIDAK...."


Hosh hosh hosh.

__ADS_1


Nafas Aileen ngos-ngosan, dia melihat sekitar ternyata dia hanya mimpi tadi, tapi kenapa mimpi tadi seperti sangat nyata.


"Ini minum dulu." ucap Gara menyodorkan air minum pada Aileen.


Aileen pun menerimanya dan setelah meneguk satu tegukan air minum dia baru sadar kalau di sana ada Gara.


"Kamu ngapain di sini?" tanya Aileen tidak suka melihat keberadaan Gara di sana.


"Tadi aku tiduran di kursi, tapi aku denger kamu teriak teriak, karena aku takut terjadi sesuatu sama kamu makannya aku datang ke sini." jawab Gara menjelaskan.


Aileen diam tak membalas jawaban Gara, dia melihat ke arah jam dinding ternyata ini sudah pukul tujuh malam, berarti dia sudah tertidur sangat lama tadi.


"Ya sudah kamu siap siap dulu, biar aku siapkan air hangat buat kamu." lanjut Gara dan berlalu pergi meninggalkan Aileen tanpa menunggu persetujuan dari Aileen.


"Dasar orang gila, tadi aja sikapnya aneh, ehh sekarang malah perhatian. Orang gila mah gitu emang sifatnya." ucap Aileen menatap kepergian Gara.


Gara pergi menuju dapur untuk memanaskan air buat Aileen mandi, dan setelah airnya panas Gara pun langsung membawanya ke kamar mandi dan menyiapkan segala keperluan Aileen di kamar mandi.

__ADS_1


Setelah selesai menyiapkan semuanya, barulah Gara kembali keluar dari kamar mandi.


Tak lama setelah Gara keluar, Aileen pun masuk ke dalam kamar mandi.


"Oke juga dia." gumam Aileen memuji perhatian yang Gara berikan kepadanya.


"Tapi tetap aja sih, namanya orang gila sampai kapan pun juga akan tetap sama saja orang gila. Sikapnya pun bisa berubah ubah seperti bunglon, liat saja besok pasti dia juga sudah berubah kembali." lanjut Aileen.


Aileen pun langsung mandi mengunakan air hangat yang sudah Gara siapkan untuknya, dan setelah selesai mandi dia kembali lagi ke dalam kamarnya.


Sedangkan di posisi Gara, dia tengah sibuk di dapur untuk memasak makanan buat makan malam karena perutnya sudah keroncongan.


Dia hanya memasak nasi saja, dan untuk lauknya mungkin nanti dia akan menunggu Aileen untuk meminta uang buat beli sayuran karena memang persediaan sayuran Aileen sedang kosong.


"Malu juga sih sebenarnya, masak iya orang kaya seperti aku harus minta uang sama perempuan, tapi mau bagaimana lagi, aku gak ada uang sekarang." gumam Gara yang merasa malu pada dirinya sendiri.


"Apakah aku harus mencari pekerjaan di sini, karena sepertinya anak buah tak bisa kerja itu sepertinya tidak akan cepat cepat menemukan keberadaanku." lanjut Gara.

__ADS_1


...***...


__ADS_2