Kekasihku CEO Gila

Kekasihku CEO Gila
KCG#86


__ADS_3

Gara berkerja keras di dalam ruangannya yang sudah rapi, dia mulai masuk ke dalam sistem keamanan perusahaan paman Joko.


Gara tidak akan diam begitu saja setelah tahu siapa pelakunya. Entah bagaimana nanti perasaan Aileen setelah tahu kelakuan asli pamannya dan seberapa kaya pamannya ini.


Seharian Gara berusaha hingga dia melupakan pola makannya karena sibuk, terkadang ada Joan yang mengingatkan dirinya atau kalau tidak Joan ada Riski yang tiba tiba datang sambil membawa makanan untuk mereka.


Terbiasa makan di siapkan Aileen membuat Gara jadi lupa jadwal makannya.


Bukan hanya Gara, Joan terkadang juga lupa karena Joan juga sibuk di bagian menangani uang perusahaan, tapi Joan kadang masih tetap ingat dengan jadwal makanannya.


"Gimana gar, apakah sudah bisa?" tanya Joan menghampiri Gara yang masih sibuk dengan laptop miliknya.


"Ternyata mereka memang sudah merencanakannya, sehingga aku sedikit kesulitan untuk masuk ke sana." jawab Gara.


"Huh, aku benar benar capek, aku pengen pulang pengen peluk Arumi, sama Fatin." ucap Joan mengingat istri dan anaknya yang berada jauh darinya.


Mendengar ucapan Joan membuat Gara menghentikan pergerakan jarinya di atas keyboard. Gara kembali teringat dengan Aileen, apakah Aileen di sana baik baik saja, pikir Gara.


Terlalu sibuk dengan pekerjaannya membuat Joan sedikit melupakan masalah keluarganya, dia jadi merasa bersalah kepada Aileen. Ada masalah bukannya langsung di selesaikan, ini Gara malah pergi meninggalkan Aileen.


"Apakah kau sudah menyuruh istrimu untuk menjaga Aileen?" tanya Gara kepada Joan.


"Sudah tuan, tapi saya juga belum menanyakan kabarnya lagi setelah kemaren sore." jawab Joan yang memang belum memberikan kabar lagi kepada Arumi.


"Cobalah hubungi dia, tanyakan bagaimana keadaan istriku." perintah Gara agar Joan menghubungi Arumi.


"Baik tuan, kalau begitu saya kembali ke ruangan saya dulu." pamit Joan.


"Hmm." balas Gara.


Joan pun langsung kembali ke ruangannya, sedangkan Gara setelah melamun sebentar dia kembali lagi dengan pekerjaannya agar segera selesai dan bisa kembali kepada masalah keluarganya.


.

__ADS_1


Joan sampai di ruangannya langsung mencoba untuk menghubungi Arumi tapi selalu tidak di angkat sehingga membuat Joan hanya bisa mengirimkan pesan saja.


Sayang bagaimana keadaan di sana, kamu sama Fatin baik baik saja kan? Maaf aku baru menghubungi kamu sekarang, karena masalah perusahaan begitu sangat parah sampai membuat aku saja Gara tak bisa kemana-mana.


Joan mengirimkan pesan kepada Arumi.


Apa Aileen baik baik saja, Gara selalu menyuruhku untuk menanyakan keadaannya kepadamu karena pesan Gara tidak ada yang Aileen balas.


Aku kembali kerja lagi ya, kamu jangan lupa makan nanti kalau masalah ini sudah selesai aku akan cepat cepat pulang ke sana untuk menemui kalian kok.


Lanjut Joan.


Joan pun tak ingin membuang-buang waktu lagi, dia mulai sibuk kembali menata keuangan perusahaan. Joan dan Gara tidak mempercayakan masalah ini kepada karyawannya karena Joan Dan Gara ingin melakukan penghematan, jadi tidak boleh ada uang yang keluar sia sia mulai sekarang ini sampai Gara bisa mendapatkan uangnya kembali.


Drrtt drrtt drrtt.


Handphone Joan bergetar membuat Joan menghentikan pekerjaannya untuk melihat siapa yang saat ini tengah menelfonnya.


"Halo sayang.":sapa Joan setelah panggilan telepon tersambung.


"Halo mas, bagaimana keadaan di sana, apakah begitu sulit untuk menyelesaikannya?" tanya Arumi.


"Iya sayang, uang perusahaan di korupsi oleh seseorang dalah jumlah yang sangat besar, dan orang yang melakukan korupsi itu malah bunuh diri di kantor ini sehingga membuat keadaan semakin kacau." jelas Joan.


"Astaga mas kenapa rumit itu, maaf aku gak bisa bantu kalian, aku hanya bisa bantu lewat doa saja semoga pekerjaan kalian cepat selesai." balas Arumi yang tidak bisa membantu apa apa.


"Kamu tidak perlu bantuin kita, kamu cukup bantu doa dan jaga Aileen saja sesuai permintaan pak bos." balas Joan.


"Oh iya sekarang keadaan Aileen gimana, dia baik baik saja kan?" tanya Joan menanyakan keadaan Aileen sesuai perintah Gara.


"Iya dia baik baik saja kok, baru saja aku mengajaknya jalan jalan di mall, ini kita baru sampai dan dia langsung pergi mandi." jawab Arumi menceritakan kegiatan mereka hari ini.


"Semalam dia gak bisa tidur, hingga subuh datang barulah dia bisa istirahat." lanjut Arumi.

__ADS_1


"Astaga, pasti kalau Gara mendengar ini dia akan langsung pulang ke sana."


"Sepertinya begitu, lebih baik kamu gak usah ganggu konsentrasi Gara ya biar dia tetap fokus bekerja, kamu bilang aja kalau Aileen baik baik saja di sini, aku akan menjaganya dengan baik kok." suruh Arumi agar Joan tidak menceritakan kepada Gara tentang keadaan Aileen saat ini.


"Iya sayang aku tahu kok, di sini Gara juga sering lupa makan, dia mengabaikan kesehatan karena pusing memakirkan keadaan perusahaan sana keadaan rumah tangga keluarganya."


Kemaren kita hampir gila karena tidak tahu harus melakukan apa lagi setelah mendapatkan kabar kalau uang perusahaan di bawa seseorang, bahkan kita sudah hampir menyerah. Tapi ada satu karyawan yang memberi ide buat kita dan kita langsung mengerjakannya semalaman tidak tidur."


Lanjut Joan menceritakan keadaan Gara di sini.


"Semoga kalian tetap di berikan kekuatan untuk menyelesaikan pekerjaan ini ya, dan semoga Allah memudahkan jalan kalian." doa Arumi berikan kepada Joan dan Gara.


"Iya amiin, sayang aku tutup dulu ya, maaf aku gak bisa berlama-lama karena aku harus segera menyelesaikan pekerjaan ini." pamit Joan karena harus kembali sibuk dengan perusahaan.


"Iya mas, kamu di sana jangan lupa makan ya, aku gak mau dengar kamu sakit." pesan Arumi.


"Iya sayang, kamu juga jaga pola makan kamu, aku percayakan Fatin sama kamu." balas Joan.


"Iya mas, aku gak usah khawatir aku di sini baik sama yang lainnya juga." balas Arumi.


"Ya udah bye sayang, i love you."


"I love you too mas." balas Arumi dan langsung mematikan sambungan telepon karena dia mau sudah menjawab pernyataan Joan.


"Apa tadi dia bilang, dia sudah membalas perasaanku." girang Joan.


"Lihat saja nanti kalau masalah ini sudah selesai, aku akan mengajak kamu honeymoon." lanjut Joan.


"Ah aku jadi kangen sama kamu yang, ayo Joan fokus fokus biar pekerjaan cepat selesai dan bisa kembali kumpul bersama lagi." ucap Joan agar dirinya kembali fokus dengan pekerjaan.


Joan menarik nafasnya dalam dan setelah itu dia kembali sibuk dengan pekerjaannya yang sangat menumpuk dan berat.


...***...

__ADS_1


__ADS_2