Kekasihku Ternyata Tuan Muda

Kekasihku Ternyata Tuan Muda
Wild Imagination


__ADS_3

Jacob menarik nafas dalam dan menghembuskannya dengan perlahan.


"Mengenai itu tidak penting, nanti aku pasti akan menceritakan semuanya padamu juga," katanya masih belum mau jujur. Dalam hati aku menertawakannya, aku sudah tau semuanya. Bleeee :P


"Mengenai Shelby, aku serius dia bukan siapa-siapa ku dan bukan orang penting untukku juga, kamu satu-satunya untukku Linda. Aku bisa mengenalkan mu padanya jika kamu mau." Jacob sepertinya mulai panik.


"Ya... ya... ya.. oke aku percaya, sekarang silahkan menyingkir dari hadapanku," kataku mulai melembut. Aku malas melanjutkan perdebatan tidak penting ini.


"Tidak mau," katanya manja. Astaga dia merajuk sekarang. Sangat tidak pantas rasanya melihat laki-laki besar di hadapanku ini melakukan ekspresi seperti itu.


"Apa lagi?" kataku sedikit kesal.


"Kamu masih marah padaku?" dia berkata sambil menampilkan ekspresi sedih yang di buat-buat.


"Aku tidak marah lagi, sekarang tolong menyingkir dari hadapanku." Kataku lemah lembut sambil menampilkan senyum palsu di wajahku. Tapi dia masih diam tidak bergeming.


" Jacob tolong minggir! " kataku masih tetap tersenyum.


"Cium aku dulu," katanya sambil tersenyum sok imut. Astaga laki-laki ini sungguh menguji kesabaran ku. Kenapa semakin kesini sikapnya semakin ajaib ya.


Aku menarik nafas panjang, lalu menghembuskan nya perlahan.


Cup... aku mengecup bibirnya cepat. Aku menurutinya karena ingin semua ini cepat berakhir dan Jacob segera melepaskan ku.


"Sudah sekarang menyingkir," kataku sudah mulai jengah dengan sikap kekanakannya itu.

__ADS_1


"Belum cukup, aku tidak mau yang seperti itu," katanya lagi. Sebentar lagi kesabaran ku sudah akan habis. Tahan Linda tahan, bersabarlah. Kataku dalam hati sambil mengelus dada.


"Jacob berhenti bermain-main denganku. Kasihan Sian sudah dari tadi menungguku," aku berbicara frustasi padanya.


"Kamu menggemaskan," jawabnya tidak nyambung, sambil mencubit kedua pipiku.


Lalu dia mendekatkan wajahnya padaku. Jacob mencium ku.


Karena masih dalam rangka ngambek, aku diam saja tidak mau membalas pagutannya itu.


"Balas aku sayang," katanya berbicara di sela-sela ciumannya.


Akhirnya aku terbuai dan terbawa suasana oleh ciumannya yang memabukkan ini. Dia sangat mahir melakukannya.


Lama kelamaan pergulatan bibir kami semakin intens dan dalam. Tangannya sudah bergerilya ke mana-mana menjelajah area tubuhku.


Kurasakan suatu benda keras menekan perutku.


"Jacob hentikan, ini di tempat umum." Aku mulai panik karena Jacob tidak mau menghentikan aksinya ini.


Aku hampir saja mende-sah karena perbuatan Jacob, tangannya tidak bisa diam terus saja bergerilya menyentuh apapun yang dia inginkan.


Aku mengedarkan pandangan, memeriksa keadaan sekitar. Keadaan memang sepi, tapi aku takut ada CCTV disini.


"Jacob ku mohon hentikan," kataku lagi.

__ADS_1


Dia memandangku dengan api g*ir*h di matanya yang berkobar. Tatapannya sudah sangat sayu dan mendamba.


Dia menatapku dengan pandangan memohon agar aku mengijinkan dia melanjutkan aksinya.


"Sayang...," katanya mencoba membujukku.


"Tidak!" jawabku tegas.


"Aku tidak mau masuk rekaman CCTV perpustakaan Ini," jawabku sambil menunjuk ke arah CCTV yang memang ada menempel di langit-langit atap perpustakaan ini.


"Kita berada di titik buta CCTV itu sayang," katanya masih tetap memperjuangkan keinginannya.


"Aku ingin sekali mencobanya, sekali saja. Sangat mendebarkan melakukannya disini," katanya sambil berbisik di telingaku sambil menjilatnya sedikit, berusaha menggodaku. " Ini salah satu fantasi liar ku. " Katanya lagi yang membuat aku sungguh sangat syok dengan kata-katanya yang tanpa filter itu.


"Kamu gila, aku tidak mau. Lakukan sana dengan wanita lain!" kataku kesal.


"Tidak mau, aku hanya ingin melakukan ini denganmu," rajuk nya lagi.


"Sekali ini saja please...," Jacob tetap berusaha memohon padaku agar mau melakukan ide gilanya itu.


"Tidak--" Belum sempat aku melanjutkan ucapan ku dia sudah menyerbu bibirku lagi. Aku kalang kabut di buatnya.


Jacob benar-benar gila. Sepertinya aku berhubungan dengan laki-laki yang salah.


__ADS_1


Yang baca mohon tinggalkan jejak ya, jempolnya tolong gunakan untuk pencet tombol like, favorit, dan vote nya. Terimakasih sudah setia membaca cerita hasil mengahalu author abal ini. Love you guys muach muach.!


__ADS_2