Kekasihku Ternyata Tuan Muda

Kekasihku Ternyata Tuan Muda
Last Day


__ADS_3

Jacob menarik lenganku, sampai aku terhuyung dan menabrak dada bidangnya dengan keras.


Thiiing....


Aku menarik nafas dengan lega, karena dentingan tadi merupakan tanda lift yang terbuka. Kami sudah sampai di lantai yang kami tuju. Aku buru-buru melepaskan diri dan bergegas jalan lebih dulu meninggalkan Jacob. Baru saja aku akan membuka pintu ruangan, seseorang sudah menginterupsi ku.


"Malinda. Kamu baru datang? Tadi saya sudah mengetuk ruangan ini tapi tidak ada siapa-siapa di dalam." Itu suara Pak Chandra. Mampus! Sekalinya terlambat langsung ketahuan sama CEO ku langsung, aku meratap dalam hati. Aku bingung harus menjawab apa.


"Maaf Pak ... saya--"


"Selamat pagi Pak Chandra. Linda datang bersama saya pagi Ini. Tadi saya ada sedikit urusan dan Mrs Thea sedang tidak bisa membantu saya hari ini, jadi Linda yang menggantikannya." Aku menarik nafas lega, untuknya Jacob membantuku kali ini.


"Akh, begitu rupanya. Saya datang kesini untuk mendiskusikan beberapa laporan terakhir sebelum kunjungan anda berakhir," kata Pak Chandra sambil tersenyum menjilat.


"Baiklah, ayo kita masuk dulu," Jawab Jacob.


Aku buru-buru membuka pintu dan mempersilahkan para bos besar itu untuk masuk terlebih dulu.

__ADS_1


Jadi hari ini Thea tidak masuk ya.


Cukup lama Pak Chandra berada di ruangan ini, bahkan sampai waktu makan siang pun mereka masih mengobrol dengan serius. Sepertinya karena ini hari terakhir Jacob disini, makanya mereka berusaha menyelesaikan semua urusan pekerjaan yang tersisa hari ini. Hari ini banyak sekali pekerjaanku ternyata, aku mengekori kemanapun para bos ini pergi. Sekarang sudah jam delapan malam, akhirnya pekerjaanku hari ini berakhir setelah di tutup dengan acara makan malam para Bos Besar itu. Sekarang aku dalam perjalanan pulang.


"Kamu yakin tidak mau berangkat denganku malam ini?" tanya Jacob memastikan sekali lagi. Jacob akan berangkat malam ini juga menyusul Thea dan Peter yang ternyata sudah pergi pagi tadi.


Sekarang aku sedang dalam perjalanan pulang. Jacob bersikeras memaksa untuk mengantarkan aku pulang ke kos, bukan Jacob yang menyetir tentu saja. Kami di antar oleh supir perusahaan.


"Tidak. Aku belum menyiapkan barang-barang bawaan ku soalnya. Aku berangkat besok saja dengan Sian dan juga Max."


"Yasudah kalau begitu."


"Terimakasih Pak sudah mengantar saya." Aku langsung membuka pintu mobil dan segera turun. Ekh, tapi kenapa Jacob ikut membuka pintu dan turun juga.


"Ada apa? Kenapa turun?" tanyaku yang penasaran.


"Aku mau melihat tempat tinggalmu," katanya sambil berjalan lebih dulu.

__ADS_1


"Hei, aku tidak menawarimu untuk mampir tau!" kataku sambil mengejarnya yang berjalan lebih dulu. So tau sekali laki-laki ini, emangnya dia tau apa, kamarku di sebelah mana.


Dengan terpaksa akhirnya aku membawanya ke kamar kos ku. Di jalan tadi aku berpapasan dengan beberapa penghuni lain, mata mereka melotot melihat aku berjalan beriringan dengan Jacob, bahkan ada juga yang terang-terangan menyapaku lalu menggoda Jacob dengan genit.


"Ya ampun Lin, kamu dapet dari mana lagi ini mahluk cakep? bagi aku satu lah." Aku berpapasan dengan Mbak Linda penghuni kamar paling ujung di lantai bawah ini.


"Nemu di lampu merah depan, Mbak," jawabku sambil menahan tawa, lalu aku lanjut berjalan menaiki tangga menuju kamarku.


Tidak taulah tanggapan seperti apa dari Max nanti kalau dia sampai tau mengenai kunjungan mendadak Jacob ini. Untungnya di kamarku ada Sian, jadi aku bisa menggunakan dia untuk beralasan.


"Lumayan, tidak terlalu buruk," Komentar Jacob sambil mengedarkan pandangannya pada ruangan 5x5 yang sudah beberapa tahun aku tempati ini.


"Sudah puas melihatnya? Ayo silahkan sekarang pulang. Aku lelah, mau istirahat dan mempersiapkan barang-barang bawaan untuk besok."


" Tidak usah pedulikan aku. Kamu kerjakan urusanmu saja, aku ada urusan dengan Sian dulu sebentar."


"Aku? Ada urusan apa memangnya?" tanya Sian yang sejak tadi memperhatikan kami sambil duduk memeluk bantal di kasurku.

__ADS_1


Mohon maaf buat sayangku semua karena othor lama baru up lagi cerita ini. Jangan ngambek ya, hehe.


__ADS_2