
"Jacob, kamu kemana saja. Aku lelah mencarimu dari tadi," kataku merajuk, saat Jacob sudah ada di hadapanku. Aku langsung menghambur ke pelukannya," Jangan pergi lagi, " lanjutku.
"Kenapa dia bisa seperti ini? " tanyanya pada Noah.
"Bukan aku yang mengajaknya, " Noah mengangkat kedua tangannya tanda menyerah, " Sejak awal aku memang sedang minum disini, kamu tahu bukan aku kurang menyukai pesta. Tiba-tiba saja dia datang dengan wajah frustasinya lalu merebut minumanku. Aku sudah melarangnya sumpah," kata Noah cepat karena takut di marahi oleh Jacob.
"Jacob sepertinya dia sangat menyesal dengan tindakannya, kalian hanya salah faham saja. Aku mendengarnya bercerita tentang masalah kalian tadi," kata Noah, dan aku hanya mengangguk-anggukan kepalaku sambil memasang tampang innocent.
"Benar Jacob, aku bukan kekasih Peter. Semua ini karena ular betina itu. Jadi Peter meminta aku untuk jadi pacar pura-puranya tadi, agar wanita ular itu pergi. Kamu harus percaya padaku, aku tidak berbohong ko." cerocosku panjang lebar. "Gara-gara kamu juga aku jadi menerima permintaan konyol Peter itu, mana aku tahu wanita yang kamu gandeng dengan mesra tadi itu adalah sepupumu sendiri."
Jacob menyentil keningku, " Auch, " kataku mengaduh sambil mengusap-usap keningku, ini lumayan sakit tahu.
"Bodoh.Lain kali gunakan otakmu terlebih dahulu sebelum bertindak," katanya kejam.
" Baiklah terimakasih sudah menjaganya," kata Jacob pada Noah, lalu langsung membawaku pergi.
"Jacob aku ingin makan eskrim coklat dengan saus kacang di atasnya. Aku juga lapar, buatkan aku pasta seperti waktu itu," kataku sambil bergelayut manja pada Jacob.
" Kamu yakin ingin makan eskrim di saat malam yang dingin begini, " tanyanya. Aku mengangguk-anggukan kepalaku dengan yakin.
__ADS_1
...****************...
Saat ini aku sedang duduk di sofa sambil memakan eskrim pesanan ku tadi dengan Jacob yang duduk si sebelahku. Dia melihat ke arahku dengan serius.
"Kamu mau?" tawarku padanya, karena sejak tadi dia terus saja melihat ke arahku dengan pandangan datarnya.
" Linda. Sebenarnya apa mau mu? " kata Jacob dengan suara yang sedikit keras.
Aku menelan ludahku sebentar sebelum berbicara.
"Aku senang akhirnya aku bisa bertemu denganmu lagi. Bagaimana kabarmu? sudah cukup lama kita tidak bertemu." Aku mulai mencoba berbicara serius dengannya.
"Seperti yang kau lihat, aku baik-baik saja," katanya singkat dan jelas, tanpa balik bertanya padaku. Jacob berbicara dengan hati-hati, seperti ada jarak pemisah di antara kami. Aku tau sebabnya dia begitu karena terakhir kali kita bertemu dia selalu aku kecewakan.
Jacob masih diam, belum merespon penjelasanku.
Aku beringsut mendekat padanya, merapatkan posisi duduk kami.
"Aku menginginkanmu," kataku mulai menggodanya. Tanganku membelai tubuhnya dengan perlahan. Mengusap area paha lalu naik ke daerah pusat dan mengelus-elusnya dengan perlahan. Jacob sampai memejamkan matanya sejenak merasakan sensasi nikmat yang aku berikan.
__ADS_1
"Kamu sedang mabuk Linda, aku tidak mau kamu menyesalinya besok" katanya sambil menahan pergerakan tanganku.
"Sekarang kamu sudah tidak menginginkanku lagi ? " kataku sambil tertawa tidak jelas. "Biarkan aku pergi dari sini kalau begitu. " Aku beranjak dari tubuhnya dan mulai berdiri. Tapi Jacob segera menarik tanganku, membuat aku jatuh di atas kursi kemudian dia menindihku.
"Jangan menyesalinya besok, " katanya sebelum menyambar bibirku dengan ganas.
Kami berciuman penuh dengan g*irah, seolah menyalurkan kerinduan kami masing-masing. Tangannya meremas b0k0n9 ku dengan keras, lalu dia segera melucuti semua kain yang menempel di tubuh kami. Kemudian dia membawaku dalam gendongannya menuju tempat tidur, masih dengan posisi kami yang sedang berciuman. Aku mengalungkan tanganku pada lehernya karena takut terjatuh.
Setelahnya Jacob melepaskan ciuman kami, lalu menjatuhkan ku di kasurnya.
Selanjutnya pertempuran kami pun akhirnya dimulai.
Sepertinya malam ini akan menjadi malam yang sangat panjang untuk kami.
Suara riuh letusan kembang api, mengiringi setiap suara *******-******* yang keluar dari mulut kami berdua yang sedang mencoba menggapai kepuasaan masing-masing.
Tahu ini sudah resmi berakhir dan berganti dengan tahun yang baru. Semoga hidupku berjalan lancar kedepannya.
__ADS_1
Yang baca mohon tinggalkan jejak ya, jempolnya tolong gunakan untuk pencet tombol like, favorit, vote dan komentar nya. Terimakasih sudah setia membaca cerita hasil menghalu author abal ini. Mari kita menghalu bersama. Love you guys muach muach.!
Oh iya jangan lupa share cerita ini di media sosial kalian dan bersabar ya menunggu part selanjutnya. (๑˃̵ ᴗ ˂̵)و