
"Kamu yakin tidak ingin ikut?" tanya Jacob sekali lagi.
"Iya, aku lebih suka disini."
Mengobrol dengan pasangan setelah sesi bercinta itu menyenangkan loh, pikiran kita sama-sama jernih dan suasana hati pun lebih baik. Kalau ada suatu masalah yang harus di bicarakan, ini merupakan saat yang tepat.
Kalian tahu kenapa para pelakor ataupun wanita penggoda bisa mendapatkan apapun keinginannya dari si Pria? Salah satunya karena dia meminta di waktu yang tepat. Setelah membuat si Pria merasa terpuaskan dan memberikan servis habis-habisan tentu saja. Dengan mudah biasanya si pria akan mengiyakan keinginan mu. Dengan catatan Si Pria memang orang yang mampu ya. Kalau tidak percaya, silahkan coba praktekan ke Pak Suami sendiri jangan Suami orang.
"Oke, fine. Aku tidak akan memaksa lagi." Jacob mengangkat kedua tangannya, tanda dia menyerah. "Tapi kamu tidak boleh mengabaikan pesan atau telpon dariku. Kamu harus berjanji?"
"Yes My Lord! Aku berjanji."
"Aku tidak mengerti, kenapa mata ini selalu bisa menghipnotis ku. Jangan-jangan kamu seorang penyihir?" guraunya. Kemudian dia mencium kelopak mataku bergantian.
Ciumannya turun ke pipi, kemudian bibirnya kembali memagut bibirku. Mengabsen seluruh yang ada di mulutku. Meng*ulum bibir atas dan bawah bergantian lalu lidahnya kembali membelit lidahku. Terus begitu berulang-ulang sampai nafasku hampir habis.
__ADS_1
Aku mendorongnya, melepaskan diri dari jeratannya. "Aku perlu bernafas," ucapku dengan dada yang naik turun.
"Rasanya, malam ini aku ingin mencium mu sampai lemas," kata Jacob sambil tertawa. "Kemarilah," ucapnya lagi sambil menepuk lengannya. "Aku ingin memelukmu sepanjang malam ini."
"Janji hanya memeluk?" Aku curiga, biasanya dia tidak akan membiarkan aku tidur begitu saja.
Dia tertawa, "Tergantung situasi, kalau dia bangun terpaksa aku akan menggangu tidurmu." Mata Jacob melihat ke arah selangkangannya. Jacob Junior yang saat ini sedang lunglai, K.O setelah pertempuran panjangnya tadi.
"Baiklah, ganggu saja aku sepuas hatimu. Kali ini aku memperbolehkannya," ucapku sambil bergeser ke pelukannya. Kini kepalaku ada di lengannya, sebelah tangannya lagi memeluk perutku dengan erat. Sesekali dia juga mengecup pundak ku.
Kali ini aku terjatuh lagi kedalam dosa yang begitu besar. Aku terlalu mencintainya begitu dalam. Dia sudah menjerat nafsu jiwa dan mengurungku ke dalam keindahan cintanya. Ini menjadi dosa terindah dalam hidupku.
****
Sudah seminggu ini aku menjalani Long Distance Relationship. Kalian tahu? ponselku sekarang disetting dengan suara dering yang paling nyaring. Itu karena aku kapok, dua hari lalu Jacob marah-marah karena aku telat mengangkat telpon dan tidak langsung membalas pesannya. Itu semua terjadi karena aku tidak mendengar notifikasi ponselku yang ada di tas.
__ADS_1
Suara dering ponselku saat ini nyaringnya melebihi toa masjid. Tetangga kamar kos ku pun pasti bisa denger suara dering dari ponselku sekarang.
Suara nyanyian dari Taylor Swift bergema di pagi buta ini. Itu suara nada dering dari ponselku jika ada yang menelpon. Kenapa Taylor Swift, itu karena dia merupakan salah satu penyanyi favorit ku. Lagu-lagunya menemaniku selama aku patah hati waktu itu.
Aku mengangkat telpon dengan wajah yang masih sangat mengantuk. Baru jam 4 pagi, matahari saja belum naik keperaduannya. Aku sudah di paksa untuk membuka mata.
Sudah seminggu ini, aku selalu di paksa bangun pagi sekali. Inilah resikonya LDR dengan perbedaan waktu yang jauh.
Ditempat ku sekarang pukul 4 pagi, sedangkan di tempat Jacob sekarang baru sekitar pukul 8 malam.
Di jam segini dia mulai bersantai, dia baru pulang kerja sepertinya.
"Yes baby," ucapku begitu wajahnya muncul di layar ponsel miliku. Sesekali aku menguap saat menunggu dia berbicara.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
i'm back. Makasih banget loh buat kalian yang masih setia baca cerita ini. Lope Lope pokonya buat kelian semua.