Kekasihku Ternyata Tuan Muda

Kekasihku Ternyata Tuan Muda
It Hurts


__ADS_3

"Aku sudah mengetahui semua tentangmu dan latar belakangmu juga," katanya dengan tegas. Apa nenek tua ini menguntit, niat sekali dia sampai menyelidiki tentang aku begitu.


"Aku tau kamu gadis yang baik, tapi semua latar belakangmu itu tidak cukup untuk menjadi pasangan Jacob." Aku mendongak melihat ke arah wajahnya saat nama Jacob di sebut, pasalnya aku dan Peter kan belum mengatakan perihal aku yang menjadi kekasih pura-puranya itu. Ah iya, nenek tua ini pasti memata-matai ku, atau mungkin si Shelby itu yang mengadu.


"Tadinya aku membiarkan kamu bersama Peter, tapi tidak dengan Jacob. Jacob mempunyai tanggung jawab yang besar, dan dia membutuhkan pasangan yang seimbang dengan kedudukannya. Semua demi masa depan keluarga kami. Jadi aku memintamu berhenti menggoda Jacob mulai dari sekarang. Jangan serakah Linda." Isabella berbicara sambil menatap padaku dengan nyalang.


"Anda salah paham, aku dan Peter kami tidak benar-benar berhubungan. Semua itu hanya pura-pura, aku membantu Peter untuk--" Ucapan ku terhenti karena Isabella melemparkan beberapa foto ke atas meja dihadapan ku.


"Jadi sekarang kamu sudah berubah haluan. Peter akan kamu buang karena sudah berhasil menggoda Jacob, begitu?" nenek tua itu tidak menanggapi omonganku sebelumnya.


Aku mengambil foto-foto itu lalu melihatnya dengan mata yang melotot. Aku heran dari mana nenek tua itu mendapatkan ini semua. Ini adalah foto yang waktu itu di pakai oleh Peter untuk memanas-manasi mantan kekasihnya. Fotoku dengannya saat berada di hotel waktu itu. Kalau di lihat orang lain, semua orang pasti akan menyangka kalau kami tidur bersama. Walaupun kenyataanya tidak demikian. Aku memijit kepalaku yang mendadak tambah migran ini.


"Apa itu juga pura-pura?" katanya lagi dengan sedikit penekanan.


"Aku bisa jelaskan, anda bisa bertanya pada Peter jika anda pikir saya berbohong. Dan Jacob pun--"

__ADS_1


"Cukup Linda, aku tidak mau kamu menghancurkan masa depan keluarga ini. Sebelum semuanya menjadi lebih rumit, aku mohon padamu dengan sangat. Tolong lepaskan Jacob. Saat ini kalian masih muda, Jacob pun belum bisa berpikir dengan rasional sehingga matanya dibutakan oleh cinta." Dia menghela nafas.


"Kalo Shelby tidak bergerak dengan cepat, saat ini pasti tindakan bodoh yang kalian lakukan semalam sudah tersebar."


Deg... Jadi benar Shelby yang mengadu.


"Sebelum kamu mengacaukan semuanya, aku mohon dengan sangat tinggalkan Jacob."


...****************...


Aku harus berpikir, bagaimana caranya agar Jacob mau melepaskan ku.


Saat aku akan berbelok, aku melihat Peter yang akan memasuki lift.


"Peter, tunggu..." aku berteriak, menghentikan dia yang sudah akan melangkah memasuki lift itu.

__ADS_1


"Linda. Ada apa?"


"Ikut aku! Aku butuh bantuan mu dengan segera." kataku sambil menarik tangannya agar mengikuti ku. Aku mengajaknya masuk ke dalam kamarku.


Saat melihat Peter tadi, seketika terlintas ide gila dipikiran ku.


Kami masuk ke dalam kamarku, dan dengan sengaja aku tidak menutup pintunya.


"Ada apa ? " tanya Peter sambil menjatuhkan tubuhnya pada sofa.


"Kau berhutang padaku, sekarang aku akan menagihnya. Kali ini hanya kamu yang bisa membantuku! "


"Who... Who... Who... Terburu-buru sekali. Ceritakan pelan-pelan oke. Tarik nafasmu dalam-dalam." instruksinya.


Yang baca mohon tinggalkan jejak ya, jempolnya tolong gunakan untuk pencet tombol like, favorit, vote dan komentar nya. Terimakasih sudah setia membaca cerita hasil menghalu author abal ini. Mari kita menghalu bersama. Love you guys muach muach.!

__ADS_1


Oh iya jangan lupa share cerita ini di media sosial kalian dan bersabar ya menunggu part selanjutnya. (๑˃̵ ᴗ ˂̵)و


__ADS_2