
Setelah acara makan siang selesai, kami para anak muda pergi ke area bermain ski. Sebenarnya aku tidak mau ikut bermain karena aku tidak bisa dan belum pernah melakukannya sebelumnya. Tapi karena Jacob memaksa jadi aku menurut saja untuk ikut dengannya.
Oh iya untuk membuatnya tidak ngambek,lagi tadi aku sudah berjanji padanya untuk menuruti apapun kemauannya selama satu hari ini.
Alhasil disinilah aku sekarang, berjalan di atas salju dengan papan seluncur. Jacob dengan sabar mengajariku, meskipun beberapa kali aku terjatuh. Aku hanya mencoba di pinggiran saja, aku masih sayang dengan nyawaku kalo harus ikut meluncur dengan yang lain. Jacob juga tidak memaksaku melakukannya karena dia tau aku benar-benar takut. Aku hanya menonton, dari pinggir sini saja.
"Menikmati menjadi cinderella eoh?" suara sumbang yang ada di sebelahku tiba-tiba terdengar. Siapa lagi yang berbicara sinis begitu kalau bukan Shelby.
"Tentu saja," kataku dengan senyuman. Aku tau dia pasti akan mengatakan hal-hal yang akan membuatku insecure.
"Saat ini Jacob hanya sedang menikmati perannya menjadi rakyat jelata, jadi kamu harus bersiap-siap. Setelah dia puas dengan rasa ingin tahunya, dia pasti akan segera kembali pada tempatnya dan akan meninggalkanmu secepatnya, " katanya sarkasme.
"Lalu dia akan datang padamu begitu?" Aku mendekat padanya lalu berbisik, " In your dream!" balasku tak kalah kejam.
Aku melihat Jacob yang melambaikan tangannya ke arahku. Lalu aku balas lambaian tangannya sambil ku berikan senyum terbaikku padanya. Jacob terlihat senang sekali, dia bermain dengan teman-temannya dengan sangat gembira. Mungkin dia sedang bernostalgia sekarang. Dan Shelby, wanita itu langsung pergi karena kesal setelah aku membalasnya, dia pikir aku akan mudah di tindas olehnya hanya karena dia berasal dari kelurga kaya raya gitu.
__ADS_1
...****************...
Hari sudah hampir gelap, akhirnya kami kembali ke resort. Di saat musim dingin begini matahari memang tenggelam lebih cepat, padahal sekarang baru jam empat sore. Sepertinya kalo matahari belum akan tenggelam Jacob tidak akan mengakhiri waktu bermainnya itu. Kami orang terakhir yang kembali, itu pun aku yang memaksanya karena aku sudah kedinginan dan sudah hampir tidak ada orang disini.
Dan sekarang kami sedang berada di tempat pemandian air hangat. Kami sedang berendam air hangat di sebuah jacuzzi. Setelah bermain salju seharian, berendam di jacuzzi air hangat begini adalah hal yang sangat menyenangkan. Aku hampir saja menutup mataku karena saking menikmatinya.
Aku merasakan pergerakan di dalam air, Jacob berpindah posisi ke belakangku. Dia mengangkat tubuhku agar aku duduk di pangkuannya, lalu memutar tubuhku agar menghadap padanya.
"Jacob ini tempat terbuka, jangan macam-macam" aku mulai was-was dengan pergerakannya itu.
Saat ini dia sedang menyesap pundakku, membelainya, lalu mulai menciumi leher, serta telingaku juga sesekali di kulumnya. Membuatku menggelinjang geli merasakan sensasinya.
"Jacob aku takut ada yang melihat kita," kataku sambil menahan des*h*n lalu melihat kiri kanan takut ada orang lain disini.
"Kita orang terakhir disini, percaya padaku," Jacob masih terus berusaha membujukku.
__ADS_1
" Kamu sudah berjanji akan menuruti apapun yang aku minta hari ini, lagipula malam ini kita tidur terpisah jadi...," dia tidak melanjutkan lagi kata-katanya karena aku sudah putuskan untuk menurutinya kali ini dan mulutnya sudah aku bungkam dengan bibirku yang tentu saja langsung di lahapnya dengan rakus. Dia menciumku dengan penuh gairah yang menggelora.
Jacob menyeringai, lalu mulai melakukan apa yang sejak awal ingin dia lakukan padaku.
"Lakukan dengan cepat Jacob!"
"Aye... Aye... Kapten," jawabnya sambil tertawa kegirangan.
Jacob segera memutar tubuhku supaya membelakanginya, lalu mulai menyeruakan miliknya dengan perlahan.
Dia memelukku dari belakang sambil memaju mundurkan tubuhnya dengan leluasa. Tangannya yang berada di atas buah dadaku tidak tinggal diam, dia meremasnya sambil mende$*h keenakan.
Melakukannya di tempat terbuka seperti ini memiliki sensasi tersendiri ternyata, ini sangat memicu adrenalin. Jacob memang gila, dan aku sangat mencintainya dengan segala kegilaannya itu.
__ADS_1
Yang baca mohon tinggalkan jejak ya, jempolnya tolong gunakan untuk pencet tombol like, favorit, vote dan komentar nya. Terimakasih sudah setia membaca cerita hasil menghalu author abal ini. Mari kita menghalu bersama. Love you guys muach muach.!
Oh iya jangan lupa share cerita ini di media sosial kalian dan bersabar ya menunggu part selanjutnya. (๑˃̵ ᴗ ˂̵)و