
Sudah dua bulan berlalu sejak kejadian itu, aku masih belum bisa menghubunginya sampai sekarang.
Selama dua bulan ini Sian dan Niel adalah dua orang yang tidak pernah berhenti menghiburku, mereka kasihan melihatku yang selalu murung ini. Niel merasa bersalah padaku setelah tau dia menjadi salah satu penyebab kesalah pahaman antara aku dan Jacob. Dia selalu meminta maaf.
Sian selalu mengajak ku ke pesta ataupun club yang menurutnya seru. Meski aku tidak menikmatinya aku tetap ikut dengan Sian karena menghargai usahanya itu.
Terakhir aku mendengar kabar dari Thea kalo Jacob sekarang sudah sepenuhnya mengambil alih pekerjaan ayahnya makanya dia sangat sibuk, karena ayahnya masih dalam keadaan sakit keras yang entah akan bisa sembuh seperti sedia kala lagi atau tidak hanya Tuhan yang tahu. Sejak ayahnya terkena serangan jantung waktu itu, beliau sadar tapi tidak bisa bergerak normal lagi alias struk kalo biasa kita bilang.
***
Saat ini kami sedang mengadakan pesta kecil-kecilan, kami sedang mengadakan BBQ di rumah. Hanya ada kami para penghuni rumah juga ada Stevan dan Neal tentu saja.
Jasen, dia sedang memainkan gitarnya lalu memainkan sebuah lagu melow yang liriknya sedikit menyinggungku.
Semua orang sekarang menatap padanya dengan mata melotot.
" Who... Who... Who... Aku salah apa, kenapa kalian semua memelototi ku begitu? Kalian sangat menyeramkan, " katanya heran. Jasen memang satu-satunya orang yang tidak tahu masalahku. Dia tidak peka sekali.
" Tenang guys. Aku baik- baik saja, " kataku sambil tersenyum.
" Linda. Kemari lah " kata Thea. Aku yang sedang membakar daging mendekat, lalu memberikan capitan pada Jasen. Dia pasrah menerimanya dan Menggantikan tugasku membakar daging.
Aku duduk di sebelah Thea. " Linda aku mendengar kabar dari ayahku. Akhir tahun ini Jacob akan pulang untuk merayakan Natal dan tahun baru di rumahnya yang ada di Kent. " Aku mengerutkan keningku karena masih belum mengerti tentang arah pembicaraan ini.
" Kent adalah kampung halamanku juga, " Sambung Thea lagi. " Ayo kita berlibur di kampung halamanku. Ku dengar ibu Jacob akan mengadakan pesta ulang tahunnya secara besar-besaran tahun ini, dia mengundang sangat banyak orang. "
" Ya, aku sangat mau tentu saja, " kataku dengan semangat dan mata yang berbinar.
" Baiklah kalo begitu liburan akhir tahun kita akan pergi ke rumah Thea " kata Sian juga tak kalah semangatnya dariku.
" Stevan dan aku, kami akan menyusul setelah kita menyelesaikan pekerjaan akhir tahun " Neal menimpali. Stevan dan Neal mereka memang sedang dalam masa kerja magang di tahun ke tiga kuliahnya ini.
" Nanti aku akan membantumu menjelaskan kesalahpahaman tentang kita. " Neal masih tetap merasa bersalah padaku.
" Aku boleh ikut juga ya, boleh kan ? " kata Jasen menimpali, meskipun dia tidak sedang duduk di dekat kami tapi telinganya itu tajam sekali bisa mendengar pembicaraan kami yang jaraknya lumayan jauh darinya ini.
" Tidak! Kau temani saja ibu mu ke gereja dan rayakan natal di rumah, " kata Sian sedikit mengencangkan suaranya.
" Kau kejam sekali, " rengek Jasen.
Semua orang tertawa mendengarnya.
Aku menarik nafas dengan dalam, aku nervous sepertinya.
Rasanya aku sudah tidak sabar untuk pergi menyusul ke tempat Jacob berada. Baru membayangkannya saja senyumku sudah mengembang. Aku sangat merindukannya.
Aku mengambil gitar Jasen yang kebetulan ada di sebelahku, lalu aku menyanyikan satu lagi yang beberapa hari ini sering ku dengarkan jika sedang merindukannya.
All I hear is raindrops
Yang kudengar hanyalah tetes hujan
Falling on the rooftop
Terjatuh di atas atap
Oh baby, tell me why'd you have to go
Oh kasih, katakan padaku mengapa kau harus pergi
__ADS_1
'Cause this pain I feel it won't go away
Karena luka yang kurasa ini tak mau pergi
And today I'm officially missing you
Dan hari ini aku sungguh merindukanmu
I thought that from this heartache, I could escape
Kupikir dari sakit hati ini, aku bisa lari
But I've fronted long enough to know
Tapi cukup lama tlah kucoba hingga kutahu
There ain't no way
Tak ada jalan
And today, I'm officially missing you
Dan hari ini, aku sungguh merindukanmu
Ooh...
Can't nobody do it like you
Tak ada yang bisa melakukannya sama sepertimu
Said every little thing you do, hey, baby
Said it stays on my mind
Semua itu membekas di benakku
And I'm officially
Dan aku sungguh
All I do is lay around
Yang kulakukan hanyalah tidur-tiduran
Two years full of tears
Dua tahun yang penuh air mata
From looking at your face on the wall
Karena pandangi wajahmu di dinding
Just a week ago you were my baby
Seminggu yang lalu kau adalah kekasihku
Now I don't even know you at all
Kini aku sama sekali tak mengenalmu
__ADS_1
I don't know you at all
Aku sama sekali tak mengenalmu
Well, I wish that you would call me right now
Kuberharap kau 'kan hubungiku saat ini
So that I could get through to you somehow
Agar kau bisa memahamiku
But I guess it's safe to say, baby
Tapi kurasa tak mengapa tuk katakan, kasih
Safe to say that I'm officially missing you
Tak mengapa tuk katakan bahwa aku sungguh merindukanmu
Well, I thought I could just get over you, baby
Kukira aku bisa dengan mudah melupakanmu, kasih
But I see there's something I just can't do
Tapi kutahu ada sesuatu yang tak bisa kulakukan
From the way you would hold me
Dari caramu mendekapku
To the sweet things you told me
Hingga hal-hal manis yang kau katakan padaku
I just can't find a way to let go of you
Aku tak bisa temukan cara 'tuk lepaskanmu
It's official
Sungguh
Hoo... you know that I'm missing you, yeah, yes
Hoo... Kau tahu bahwa aku merindukanmu
All I hear is raindrops, ooh, yeah
Yang kudengar hanyalah tetes air hujan
And I'm officially missing you
Dan aku sungguh merindukanmu
**Tamia, I'm officially Missing you**
__ADS_1
Yang baca mohon tinggalkan jejak ya, jempolnya tolong gunakan untuk pencet tombol like, favorit, vote dan komentar nya. Terimakasih sudah setia membaca cerita hasil menghalu author abal ini. Mari kita menghalu bersama. Love you guys muach muach.!