
Jacob menghampiriku. "Kenapa wajahmu murung begitu?"
"Aku memikirkan Max, sepertinya dia sudah mengetahuinya."
"Bagus dong kalau begitu," bisiknya sambil memelukku dari belakang.
"Aku sangat merasa bersalah sekarang."
Jacob mengendus tengkukku, lalu mulai mengecup bagian leher belakang sampai ke telinga. Aku memejamkan mata merasakan sentuhannya. Kali ini aku tida berusaha untuk menolak sentuhannya lagi, sekarang aku menikmatinya.
Jacob membalik tubuhku, membuat posisi kami saling berhadapan.
"Jangan melulu memikirkan kebaikan untuk orang lain, sesekali egois untuk kebahagian diri kita sendiri tidak mengapa."
Jacob benar, selama ini aku terlalu memikirkan kebaikan untuk orang lain. Meskipun hasilnya tidak benar-benar baik. Kalo saja dulu aku berani untuk egois dan tidak terlalu memikirkan dampak buruk video itu untuk Jacob, mungkin aku dan Jacob tidak akan berpisah.
"Kamu benar ... ," kataku sambil memandang wajah Jacob yang berada sangat dekat dengan wajahku ini. Kemudian aku menyambar bibirnya, menciumnya dengan dalam dan sedikit menuntut. Kali ini biarkan aku yang memulai, agar dia tahu bahwa aku juga sangat menginginkannya.
__ADS_1
Awalnya dia terdiam saat menerima ciumanku. Sepertinya dia terkejut karena kali ini aku yang memulai lebih dulu. Setelah keterkejutannya hilang, dia membalas ciumanku dengan lebih agresif. Jacob memang tipe yang dominan, dia selalu ingin memegang kendali. Dalam hal bercinta pun dia tidak membiarkan orang lain yang mengendalikan permainan.
"Aku tidak akan membiarkan kamu pergi lagi," bisiknya di sela-sela pagutan kami. Jacob mengangkat tubuhku, lalu membaringkan aku di tempat tidur. Dia berada di atas tubuhku, saat dia mencondongkan badannya untuk mencumbu ku lagi, aku menghentikannya.
"Biarkan kali ini aku yang memimpin," aku berbisik sambil menjilat telinganya.
Jacob menegang, lalu melenguh sambil memejamkan matanya. Di saat dia lengah, aku buru-buru mendorong tubuhnya. Dia terlentang di sebelahku. Aku duduk di atas perutnya, lalu menarik bajunya ke atas dengan sekali hentakan yang kemudian aku lempar ke Sembarang arah. Jacob sekarang tidur terlentang dengan kedua tangannya yang dia jadikan bantalan untung kepalanya sendiri.
"Baiklah, aku akan diam. Lakukan apapun yang kamu sukai."
Aku tertawa, lalu mulai menyentuh setiap bagian tubuhnya yang menurutku sangat menarik. Di mulai dengan otot lengannya yang terlihat semakin menonjol dengan posisinya sekarang. Kemudian aku membelai dada bidangnya lalu berlanjut menyusuri setiap kotak otot perutnya. Tubuhnya semakin seksi sekarang, dia sepertinya sangat menjaga sekali setiap otot-otot itu agar tetap bertahan di tubuhnya.
Dia menarik ku sampai terjatuh menimpa tubuhnya lalu membalikan keadaan. Dengan segera Jacob melucuti setiap kain yang melekat di tubuhku. Sekali dominan tetap saja dominan.
Jacob berhenti sejenak dan memperhatikan tubuhku yang saat ini sudah tanpa busana. "Tubuhmu semakin matang dan seksi honey," bisiknya seduktif. Tanpa basa basi dia segera menyerang ku tanpa ampun. Menyatukan tubuh kami yang memang sudah saling mendamba. Kami sama-sama menggapai kenikmatan satu sama lain.
Aku sudah sangat kelelahan, tapi tenaganya sekan tidak berkurang sedikitpun. Sepanjang malam dia tidak berhenti melakukannya. Hanya istirahat beberapa saat lalu memulainya lagi dan lagi.
__ADS_1
***
Duk... Duk... Duk...
Suara pintu yang di ketuk dengan brutal itu sangat mengganggu tidurku. Aku sangat kesal. Aku masih sangat lelah dan sangat mengantuk sekali. Baru beberapa jam saja aku bisa beristirahat dari gempuran serigala yang mengamuk, sekarang sudah di paksa bangun lagi.
Jacob masih tertidur lelap, suara gedoran pintu sekencang itu tidak mengusik tidurnya sedikitpun.
Duk... Duk... Duk...
Suara ketukan itu semakin menjadi karena aku tidak kunjung membukanya.
"Iya tunggu sebentar ... ," teriakku sambil memakai baju terdekat yang bisa aku raih yang ternyata hanya ada baju Jacob yang kebetulan berada di dekatku.
Yang baca mohon tinggalkan jejak ya, jempolnya tolong gunakan untuk pencet tombol like, favorit, vote dan komentar nya. Terimakasih sudah setia membaca cerita hasil menghalu author abal ini. Mari kita menghalu bersama. Love you guys muach muach.!
Hayoloh siapa yang gedor pintu kamar mereka pagi-pagi!
__ADS_1
Jangan-jangan mereka kena razia satpol PP... wkwkwkwk