KISAH CINTA SI GADIS TOMBOI

KISAH CINTA SI GADIS TOMBOI
SELAMAT DATANG BABY TRIPLES.


__ADS_3

═══❉্͜͡💓 Mutiara Hikmah.💓❉্͜͡═══*


"Hidup ini hanya tentang berkah Allah, sebab tanpa berkah dari-Nya hidup yang kita miliki takkan berarti apa-apa. Bila kita merasakan manisnya kehidupan, itu tak lain hanya karena Allah telah menganugrahi kita nikmat yang luar biasa


Jangan khawatir tak dapat berkah dari Allah, bilamana kita telah bersungguh-sungguh berjalan di koridor yang ditetapkan-Nya. Maka biarpun lelah tetaplah percaya bahwa Allah mempunyai hadiah yang indah setelahnya.


Kita harus tahu, bahwa apapun yang membuat “Lelah” bila hati sudah “Lillah”, maka semuanya akan serba “Alhamdulillah*”


__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__


•═══════•❉্᭄͜͡💕❉্᭄͜͡•═══════•


Di kediaman keluarga Rizwan.


Terlihat beberapa orang sedang mendekorasi tenda-tenda yang telah berdiri di halaman rumah orang tua Adnan. Nampaknya akan ada acara disana. Sementara didalam rumah juga terlihat ramai dengan para keluarga yang ikut membantu mempersiapkan segala sesuatunya untuk Acara tersebut.


Begitu juga dengan Sari, yang terlihat ikut sibuk juga, dalam hal masak memasak. Karena ia tak ingin mengecewakan para tamunya nanti. Namun yang dilakukannya malah membuat Rizwan menjadi khawatir.


"Mah, apa yang kamu lakukan disini Mah? Bukannya bersiap-siap, sebentar lagi cucu kita akan sampai loh Mah. Dan lagian kamukan baru sembuh! Ngapain juga malah sibuk didapur sih! Kan sudah ada para Bibi yang akan mempersiapkan makanannya Mah!"tegur Rizwan, tatkala ia melihat istrinya sedang ikut membantu para pembantu memasak.


"Iya Pah, Mama tahu kok, Mama cuma ingin mempersiapkan makanan kesukaan Kana Pah. Dia pasti akan selalu lapar, kan dia harus menyusui tiga bayi Pah," balas Sari terlihat begitu bersemangat.

__ADS_1


"Tapi Mah sudah ada para Bibikan! Sudahlah Mah, jangan membantah lagi! Ayo sekarang bersiap-siap, tadi Fadhil telpon Papa, dan dia mengatakan kalau mereka sudah dijalan, sebentar lagi sampai, Mah!" ujar Rizwan, sedikit agak tegas. Karena ia tahu pasti istrinya akan membantah lagi bila ia berkata lembut.


"Eh, benarkah Pah? Kalau begitu Mama mau siap-siap deh!" kata sari, terlihat bersemangat untuk bersiap-siap. "Bi, aku tinggal ya, nanti tolong persiapkan makanan untuk Kana ya Bi," ujarnya sebelum ia pergi.


"Baiklah Nyonya,"


Setelah mendapatkan jawaban dari pembantunya Sari pun langsung bergegas untuk bersiap-siap, karena sebentar lagi ia ingin menyambut kedatangan Adnan, Kirana dan cucu tripletsnya.


Yaa, setelah dokter menyatakan kondisi Baby triplets mereka telah normal, seperti bayi pada umumnya, bahkan dokter juga sudah memperolehkan mereka pulang. Membuat Adnan begitu senang dan ia pun langsung mengabari kedua orang tuanya.


Mendengar Adnan dan keluarga kecilnya hendak pulang, membuat Rizwan dan Sari begitu bahagia. Sehingga mereka mempersiapkan acara syukuran untuk menyambut kedatangan, Anak mantu berserta para cucu mereka dan Rizwan juga sudah menyiapkan acara penabalan nama untuk para cucunya.


"Kok lama ya Pah? Bukankah kata Papa tadi mereka sudah mau sampaikan? Ini sudah lebih dari setengah jam loh Pah, tapi mereka kok belum sampai juga sih?" tanya Sari, terlihat ia sudah tidak sabaran.


"Mungkin juga ya Pah. Tapi Mama kasihan pada para tamu, yang dari tadi sudah pada menunggu Pah," ujar Sari dengan tatapan mata mengarah ke tenda yang disana sudah ramai dengan para tamu undangan.


"Papa juga kasian dengan cucu-cucu kita Mah, pasti mereka lelah didalam mobil," ucap Rizwan yang ternyata ia sedang membayangkan para cucunya.


"Eh benar juga ya Pah! Ya Allah Pah merekakan waktu lahirnya prematur, apa nggak papa mereka berlama-lama didalam mobil Pah?" balas Sari, yang kini wajahnya terlihat begitu mencemaskan ketiga cucunya.


"In shaa Allah nggak papa Mah, kita doakan saja, semoga Allah melindungi mereka, ya Mah," ujar Rizwan, menenangkan istrinya.

__ADS_1


"Aamiin ya Allah," sambut Sari, dan disaat bersamaan terdengar suara klakson mobil.


"Eh, itu kayaknya mereka deh Pah! Ayo kita keluar Pah," kata Sari, terlihat bersemangat dan dengan spontan ia pun bergegas keluar. Dan benar saja, ternyata suara klakson tadi berasal dari mobil yang membawa Adnan berserta keluarga kecilnya.


"Alhamdulillah, benar itu mereka," kata Rizwan, sembari ia mengangkat tangannya seperti memberikan kode, pada para pemuda yang terlihat dari beberapa dari mereka membawa gendang rabana.


Setelah mendapatkan kode dari Rizwan, para pemuda itupun langsung melantunkan lagu Sholawat secara bersamaan. Rizwan memang sengaja mengundang mereka untuk menyambut kedatangan para cucu-cucunya.


Mendapatkan sambutan yang begitu meriah dengan di iringin dengan lagu sholawat, membuat Kirana yang sedang memangku Baby girl dan Adnan yang memangku kedua Baby Boy, nampak begitu senang, dengan penyambutan yang dipersiapkan oleh kedua orang tuanya.


"Maa shaa Allah Sayang, anak-anak kita membawa keberkahan, lihatlah kakek dan nenek mereka menyambut kita, begitu meriah," ujar Adnan yang


"Alhamdulillah By, Semoga saja mereka juga akan membawa kebahagiaan untuk keluarga kita ya By" balas Kirana, yang terlihat dari raut wajahnya, ia nampak bahagia.


"Aamiin ya Allah, ya sudah ayo Sayang, kita turun, lihat tuh, Mama dan Papa seperti sudah tidak sabar ingin melihat cucu mereka," ajak Adnan, yang terlihat ia sudah bersiap-siap untuk turun dari mobilnya, setelah Fadhil membuka pintu mobilnya.


" Iya By," balas Kirana singkat dan ia pun mulai ikut turun dari mobilnya. Dan langsung disambut oleh Sari dan Rizwan.


"Selamat datang Baby triplets Cucu Opah dan Omah!"


...┈┈••✾•◆❀◆•✾••┈┈...

__ADS_1


JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR TERUS YA Guys..🙏🥰 Bonusin author dong dengan VOTEnya, jangan pelit yaa😉 dan jangan lupa juga ya berikan LIKE, Hadiah, Bintang 🌟 serta komentarnya ya guys Biar novel ini bisa bersinar 😉 Oke guys 🥰 Syukron 🥰😘.


__ADS_2