KISAH CINTA SI GADIS TOMBOI

KISAH CINTA SI GADIS TOMBOI
ISTRI MANJAKU MINTA DIPELUK.


__ADS_3

┈••✾•◆❀🤍 Mutiara Hikmah🤍❀◆•✾••┈


"Yakinlah, tak ada satupun manusia di muka bumi yang diberi kelebihan tanpa dikaruniai kekurangan. Begitu pula sebaliknya, tidak ada seorangpun yang hanya dikasih kekurangan tanpa disertai kelebihan.


Jadilah dirimu sendiri. Jangan pernah mengeluhkan kekurangan diri. Jangan pernah mengatakan bahwa Tuhan tidak adil padamu hanya karena merasa engkau tidak memiliki apa yang dimiliki orang lain. Masing-masing orang diciptakan dengan sangat spesial oleh-Nya. Tidak ada satupun orang yang sama persis denganmu. Engkau adalah karya eksklusif yang diciptakan Allah."


__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__


•┈┈┈┈┈┈•✾•◆❀🤍❀◆•✾•┈┈┈┈┈┈•


Rasa penyesalan Adnan semakin besar, bahkan rasa takut mulai menyeruak dikala istri kecilnya, terkulai lemah karena saat ia Kirana sedang demam setelah kejadian itu. Karena demamnya semakin tinggi, Adnan pun memanggil dokter pribadinya sekaligus sahabatnya sendiri untuk memperiksa keadaan Kirana.


"Gimana keadaan dia Reno?" tanya Adnan, setelah ia melihat Reno memperiksa keadaan Kirana.


"Sepertinya dia syok, apa yang terjadi?" tanya Reno, kembali.


Awalnya Adnan enggan menceritakan perihal mengapa Istrinya mengalami Syok hingga demam, tapi karena ia juga takut terjadi apa-apa pada Istrinya, akhirnya Adnan jujur, kalau istrinya sakit setelah berhubungan badan dengannya. Ia juga menceritakan, kalau Kirana sempat pendarahan.


"Apakah itu karena usianya yang masih terlalu muda Ren?" tanya Adnan dengan wajah seriusnya terlihat.


"Emangnya berapa umur bini Lo Nan?" tanya Reno balik.


"Dua hari lagi berumur delapan belas tahun," jawab Adnan sedikit ragu.


"Gila Lo ya? Anak cencen Lo Nikahi?" protes Reno, terlihat kaget.


"Ya mau gimana lagi, sudah menjadi jodoh, apa bisa memprotesnya sama pemberi jodoh hah?"


"Eh, iya juga sih sorry bro," ucap Reno, yang dia selalu ngeri kalau udah menyangkut dengan Pemilik alam semesta. "Tapi gue rasa bukan itu deh, karena umur tujuh belas bagi seorang wanita sudah cukup dewasa," lanjut Reno, lagi.


"Lalu karena apa?" tanya Adnan sangat penasaran.

__ADS_1


"Gini ya bro, selaput dara wanita itu ada empat macam, 1.Normal Hymen 2. Microperforate Hymen



Imperforate Hymen 4. Septate Hymen, dan ketebalannya juga berbeda-beda Bro," jelas Reno, menerangkan ilmu yang pernah ia pelajari.



"Terus menurut Lo, bini gue kategori yang mana?" tanya Adnan penasaran.


"Nah tadi Lo mengatakan, bini Lo sempat pendarahankan?" tanya Reno dan langsung di anggukkan oleh Adnan.


"Nah berarti ada dua kemungkinan, yang dimiliki bini Lo, Imperforate Hymen dan Septate Hymen


Imperforate Hymen


Tipe seperti ini juga termasuk anatomi selaput dara yang berbahaya. Karena selaput dara menutupi lubang intimnya wanita.


“Biasanya ia akan mengalami sakit perut yang sangat hebat karena ketutup total. Sakit perut ketika mengalami ketika mens namun tidak ada darah yang keluar," jelas Reno panjang lebar. "Sekarang gue tanya bini Lo kalau halangan gimana?" tanyanya lagi, membuat Adnan bingung menjawabnya karena memang ia tidak pernah mengetahui saat Kirana datang bulan.


"Ah, Lo laki apa coba, masa bini sedang datang bulan nggak tahu sih?!"


"Ya itu karena gue karena, gue beberapa ini diluar negeri. Ya Lo kan tahu, gue belum ingin nyentuh dia selagi, dia dalam masa pendidikannya," jelas Adnan apa adanya. "Oh iya, gue ingat, kemarin gue sempet pulang saat kekamar mandi gue lihat ada pembalut kok disana berarti Bini gue normal dong?" lanjut Adnan.


"Hmm, tidak salah lagi berarti yang bini Lo miliki,


Septate Hymen. Tipe selaput dara ini terdapat adanya sekat di antara lubang intimnya. Hymen yang bersekat bisa mengalami mens seperti biasa.


Tapi saat pertama kali berhubungan akan terjadi pendarahan. Bahkan ada yang tidak bisa berhubungan tergantung tebalnya sekat itu sendiri," jelas Reno lagi.


Mendengar penjelasan dari Reno, Adnan sedikit kaget saat mendengarnya. "Hah? Pantas saja dia pendarahan, terus apakah akan seperti itu seterusnya, bila gue menyentuhnya lagi?" tanyanya begitu penasaran, ada perasaan cemas saat menunggu jawaban dari Reno.

__ADS_1


"Ya tergantung, kalau Lo setelah ini, Lo menunda terlalu lama, bisa jadi akan pendarahan lagi bro. Emang sih pada awal-awal nanti ia tetap akan merasa kesakitan, tapi nanti kalau sudah terbiasa nggak akan sakit lagi," jelas Reno.


"Apa menurut Lo setelah ini dia nggak akan trauma?" tanya Adnan cemas.


"Gue, nggak bisa pastikan Bro, tapi gue saranin Lo berikan perhatian sedikit lebih padanya. Mudah-mudahan saja yang Lo takutkan tidak terjadi" balas Reno, sembari ia menepuk pundak Adnan.


"Udah jangan terlalu khawatir, gue yakin bini Lo kuat kok. Ya sudah gue pamit ya gue ada janji nih, dan jangan lupa minum obat teratur untuk bini Lo, dan itu juga gue kasih Antiseptik cair berikan saat ia berendam dengan air hangat, oke," jelas Reno lagi sembari ia memberikan beberapa obat pada Adnan dan juga satu botol Antiseptik cair.


"Oke, thanks ya bro" ucap Adnan sembari ia mengambil obat-obatan tersebut.


"Yu sudah gue pamit Assalamu'alaikum"


"Wa'alaikumus salam." Setelah mendapatkan jawaban dari Adnan Reno langsung melangkah keluar dari kamarnya Adnan.


Sedangkan Adnan langsung menghampiri ketempat tidur, yang diatasnya terdapat Istrinya yang terlihat masih terlelap. Setelah ia berada di tepi ranjangnya, ia pun duduk tepat disisi istrinya. Ia pandangi wajah pucat sang istri, sembari ia membelai lembut pada kepalanya, ia juga membenarkan anak-anak rambut yang satu dua nyasar ke wajahnya.


"Maaf ya Sayang, karena ketidak tahuan Mas kamu jadi sakit seperti ini," ucap Adnan lirih, dengan wajah yang terlihat sendu memandang wajah Kirana. Lalu ia pun memberikan kecupan lembut pada dahinya dengan penuh kasih sayang.


Karena merasa tidurnya terusik, Kirana pun membuka matanya dengan perlahan. "Pak Guru?" ucapnya lirih.


"Iya Sayang, ada apa? Adakah yang kamu inginkan Sayang?" tanya Adnan terlihat senang saat melihat istrinya membuka matanya.


"Kana nggak ingin apa-apa kok, Kana cuma ingin dipeluk" katanya terdengar manja.


"Alhamdulillah, Akhirnya, istri manjaku minta dipeluk juga, I'm coming baby" ucap Adnan, yang tanpa menunda-nunda lagi ia langsung memeluk istrinya.


┈┈••✾•◆❀◆•✾••┈┈


JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR TERUS YA..🙏🥰


Bonusin dengan VOTE bila menyukai karya Author.

__ADS_1


dan LIKE Bila inggin memberikan semangat.


"KOMENTAR para Readers akan menjadi pemicu inspirasi Author..Jadi jangan lupa ya guys 🙏😉 Syukron 😊🙏


__ADS_2