KISAH CINTA SI GADIS TOMBOI

KISAH CINTA SI GADIS TOMBOI
TERBAKAR CEMBURU.


__ADS_3

ೋ๑୨💛 Mutiara Alfaqiroh.💛୧๑ೋ


Jangan katakan pada Allah swt "Aku punya


masalah besar" tapi katakan pada masalah "Aku punya Allah swt yang maha besar


__Ali bin Abi Thalib__


ೋ๑୨୧๑ೋೋ๑୨💛୧๑ೋೋ๑୨୧๑ೋ


Di mobil Adnan.


Sementara itu Adnan, yang masih memaksa membawa Kirana, kini sudah berada di dalam mobilnya. Pada awalnya, Kirana terus berontak, karena ia tak ikut pada Adnan, yang bermaksud menemui, wanita didalam foto itu. Namun Adnan begitu berkeras mengajak Kirana, yang akhirnya ia pun pasrah mengikuti keinginan suaminya.


Disepanjang perjalanan, mobil begitu hening. Kirana bahkan enggan melirik Adnan, pandangannya hanya mengarah ke jendela samping di tempatnya duduk. Namun keheningan itu pecah dengan suara perut Kirana. Membuat Adnan kembali terbahak-bahak.


"Hahahaha, kasihan istriku ya? Akibat, terbakar cemburu, sampai mengabaikan perutnya," sindir Adnan, sembari ia mengambil kantongan plastik, yang tadi diberikan oleh Hani. Lalu ia letakkan di pangkuannya Kirana. "Makanlah sayang, agar kamu bisa menahan cemburu lebih kuat lagi. Karena cemburu itu akan menguras tenaga dan pikiran sayang," ucapnya lagi, masih terdengar menyindir.


"Nggak mau! Makan saja sama Pak Guru sendiri!" balas Kirana ketus sambil ia meletakkan kantongan plastik itu ke pangkuan Adnan lagi.


"Kana, saya masih kenyang, kan tadi saya sarapan. Berbeda dengan kamu tadi main pergi begitu saja tanpa sarapan dulu. Sekarang makanlah Kana, ingat loh kamu butuh tenaga, untuk menghadapi wanita yang kamu lihat difoto itukan? Kamu tidak maukan terlihat lemah didepannya hm? Maka makanlah Sayang," ujar Adnan, sembari ia memberikan kembali kantongan plastiknya pada Kirana.

__ADS_1


"Saya bukan wanita lemah Pak! Saya masih cukup kuat, tanpa harus makan sekali pun! Jadi tidak butuh makanan Pak Guru ini!" balas Kirana sambil mendorong kantong plastik itu, saat Adnan hendak menyerahkan padanya.


"Ya sudah kalau begitu, aku taruh di sini saja ya, biar kalau kamu sudah tidak bisa menahan rasa laparnya tinggal mengambilnya saja," kata Adnan, sembari ia meletakkan kantongan berisi makanan itu didepan kaca mobil depan tepat didepan Kirana.


Kirana hanya diam saja, ia terlihat begitu enggan menanggapi suaminya itu. Sehingga suasana mobil pun kembali hening. Hingga mobil Adnan memasuki gerbang sebuah rumah yang terlihat begitu besar dan mewah.


Kirana yang melihat rumah mewah tersebut langsung tercengang kagum melihatnya. Namun seketika ia teringat kembali dengan wajah wanita yang merangkul serta memeluk suaminya itu, membuat kekagumannya pun menghilang.


"Ayo kita turun!" ajak Adnan saat mobil sudah terpakai dengan sempurna.


"Tidak saya tidak mau turun! Pak Guru aja sana yang turun, kan biar bisa leluasa sama dia! Saling peluk, saling rangkulan bebas mah! Bahkan bisa lebihkan?! Kalau tanpa adanya saya!" ujar Kirana terdengar sangat ketus.


"Pokoknya saya tidak mau titik!" bantah Kirana, terlihat ia bersikeras tidak mau mengikuti keinginan suaminya.


"Kamu mau turun sendiri! Atau saya akan memaksa kamu turun dan menggendong kamu masuk kedalam hm?" tanya Adnan masih terlihat santai.


"Jangan memaksa saya Pak! Kalau saya bilang tidak mau, yaa tidak mau!" ketus Kirana, yang masih keras kepala dengan pendiriannya.


"Oke kalau begitu!" kata Adnan yang kemudian ia pun langsung turun dari mobilnya dan kemudian ia berjalan memutari mobilnya itu dan berhenti tepat di depan pintu mobilnya disisinya Kirana. Lalu dengan cepat ia pun membuka pintu mobilnya tersebut. Setelah terbuka ia pun langsung menggendong Kirana dengan paksa.


"Apa yang Pak Guru lakukan! Akh!" pekik Kirana karena ia sempat meronta alhasil kepalanya kejedut dengan dinding mobil, bagian pintu keluar. Dengan spontan ia mengusap kepalanya sambil mulai merota lagi, saat mereka sudah berada di luar mobil. "Kyaak.. turunkan saya Pak! Saya tidak mau masuk pokoknya!" teriaknya masih terus meronta.

__ADS_1


Kirana masih berteriak-teriak sambil meronta-ronta minta diturunkan. Namun tak di hiraukan oleh Adnan. ia terus menggendong tubuh Kirana dengan cara memanggulnya di pundaknya, dan kemudian ia pun berjalan dengan gagahnya memasuki rumah besar nan mewah itu.


Karena teriakan-teriakan Kirana begitu kencang dan lantang. Membuat seisi rumah besar itu kaget mendengarnya. Termasuk seorang wanita paruh baya yang sedang duduk santai di ruangan keluarga, ikut tersentak, dan ia pun Langsung bangkit dari duduknya, dan langsung menghampiri kesumber suara teriakkan tersebut. Betapa kagetnya ia saat melihat Adnan yang sedang membopong Kirana.


"Astaghfirullaaah! Ada apa ini Adnan? Kenapa kamu menggendong Kana seperti itu hah? Kamu pikir Kana beras iya?!" tanya Wanita paruh baya, itu yang terlihat begitu kaget, hingga ia terlihat marah pada Adnan karena memperlakukan istri seperti sedang memanggul barang.


"Maaf Mah! Adnan melakukannya karena terpaksa! Karena menantu Mamah ini, sedang terbakar cemburu, hingga ia tidak mau masuk kerumah ini Mah! Makanya Adnan menggendongnya secara paksa seperti itu. Karena tenaga menantu Mama terlalu kuat untuk ditangani dengan lembut Mah," balas Adnan sembari ia menghampiri salah satu sofa yang terlihat begitu empuk.


"Terbakar cemburu?" gumam wanita paruh baya itu, yang sudah di pastikan ia adalah Sari ibunya Adnan. "Adnan apa yang kamu lakukan?!" bentak Sari saat ia melihat Adnan membanting tubuh Kirana, disalah satu sofa empuk yang berada di ruang keluarganya.


"Kyaak!" teriak Kirana kaget saat Adnan membanting dirinya di salah satu sofa empuk disana. Ia juga terlihat kaget saat melihat wajah wanita paruh baya yang sedang berdiri di samping sofa ia berada.


"Mama!"


┈┈••✾•◆❀◆•✾••┈┈


Hari ini Author akan dauble update loh.😉


Tapi dengan syarat jangan pelit dong untuk Bonusin Author dengan VOTE nya Oke. Biar Author semakin semangat nih 😉 Dan kalau dalam waktu tiga jam banyak yang ngasih author dukungan, Vote atau Hadiah dan Bintang. In shaa Allah, Author akan update kembali 😉


So jangan lupa ya dukung author terus.Dan lupa juga untuk berikan LIKE , serta komentarnya Oke 🙏😉 Biar Author semangat loh🥰..Jadi jangan lupa ya guys 🙏😉 Syukron 🥰🙏

__ADS_1


__ADS_2