KISAH CINTA SI GADIS TOMBOI

KISAH CINTA SI GADIS TOMBOI
HARUS PUASA.


__ADS_3

"Billa? Bolehkah aku memilikimu?" tanya Fadhil dengan suara lembutnya, namun terdengar berat. Karena sepertinya ia sudah dikuasai oleh hasratnya.


"Maksudnya Kakak?" tanya Billa, dengan wajah polosnya.


"Sayang, aku ingin menjadikanmu milikku seutuhnya. Jadi bolehkah aku menyentuhmu Sayang?" tanya Fadhil kembali, yang kini matanya sudah memerah, menahan hasratnya yang terlihat sudah memuncak.


Mendengar Fadhil, menyebutkan dirinya Sayang, jantung Billa seketika berdetak begitu kencang. Apalagi saat mendengar Fadhil yang meminta izin untuk mengambil haknya. Membuat ia bingung harus bersikap bagaimana pada suaminya. Ada perasaan takut didalam dirinya. Karena ia pernah mendengar seseorang yang melakukan hubungan intim pertama kali, akan sangat sakit sekali.


Melihat istrinya belum memberikan jawaban, membuat Fadhil semakin gelisah. Karena perasaan ingin segera mencubuinya semakin besar.


"Sayang mengapa kamu diam? Apakah aku tidak boleh memilikimu hm?" tanya Fadhil dengan suara yang semakin berat.


"Bi-billa, ta-takut Kak? Ka-kata orang sangat sakit," kata Billa, terdengar gugup.


"Aku janji, akan melakukannya dengan pelan-pelan saja, biar kamu tidak merasakan sakit. Apakah kamu bersedia sayang?" ujar Fadhil begitu lembut, membuat Billa akhirnya menganggukkan kepalanya dengan perlahan.


Fadhil yang mendapatkan lampu hijau dari Billa terlihat begitu senang. "Terimakasih Sayang, aku janji akan melakukannya dengan perlahan" ucapnya sembari ia mengecup dahi Billa dengan lembut, setelah itu turun menuju kedua kelopak matanya, kemudian turun kembali menuju pucuk hidung mancungnya Billa. Setelah itu bibirnya kembali turun, dan kali ini ketempat yang menjadi favorit barunya, yaitu bibir merah milik Bila.


Cukup lama Fadhil bermain disana, ia begitu menikmati bibir bila yang bak seperti permen baginya. Begitu juga dengan Billa, yang terlihat ia juga ikut menikmati permainan bibir suaminya yang begitu lembut. Hingga tanpa terasa, kini tangannya sudah melingkar sempurna dileher suaminya.


Setelah merasa puas bermain diarea bibir, kini petualangan Fadil berlanjut dan kali ini ia mulai menelusuri bagian leher jenjang Billa, bahkan ia sempat memberikan tanda kepemilikannya disana. Membuat Billa tanpa sadar mengeluarkan suara aneh menurutnya. Namun membuat Fadhil menjadi semangat, hingga tanpa terasa tangannya sudah mulai membuka handuk putih yang dipakai Billa tadi.


Petualangan Fadhil terus berlanjut dan kini ia mulai menelusuri area perbukitan. Dan bermain-main disana, membuka tubuh Billa tiba-tiba mengejang. Dan tak berapa terdengarlah jeritan kenikmatan pertamanya. Membuat Fadhil tersenyum puas mendengar. Sehingga rasa ingin berpetualang ketempat selanjutnya semakin besar.


Namun sebelum itu ia mengalihkan Billa dahulu dengan bibirnya agar ia tak merasakan sesuatu yang mulai menelusuri kebagian intimnya. Namun ternyata tetap dirasakan juga oleh Billa. Sehingga ia menjerit kesakitan, bahkan ia sempat menggigit bibir Fadhil, yang sedang menempel di bibirnya. Namun tidak di hiraukan oleh Fadhil, ia terus memainkan tubuhnya, sampai rasa sakit Billa berubah menjadi kenikmatan.


Suasana semakin panas, sehingga acc hotel yang begitu dingin tidak lagi terasa bagi mereka. Karena keduanya sudah benar-benar terhanyut di dalam lautan panas mahligai percintaan mereka.


*****


Sementara itu disisi lain, dikamar Adnan dan Kirana. Nampak Adnan begitu heran melihat Istri kecilnya, yang tak henti-hentinya mengunyah. Bahkan ia terperangah saat melihat Kirana mengambil nasi kebuli miliknya dan memakannya dengan lahap.


__ADS_1


Padahal sebelumnya Kirana tidak menyukai makanan khas Arab itu. Karena ia tak menyukai makanan yang mengandung daging kambing. Adnan hanya bisa menelan silvanya dengan paksa, saat melihat istrinya yang begitu lahapnya sehingga ia tak memperdulikan suaminya ia sebelumnya juga sedang lapar. Setelah nasi kebuli habis.


"By, Kana mau lagi, masih lapar By" kata Kirana, membuat Adnan kaget.


"What! Sayang kamu sudah makan dua porsi loh masa masih lapar sih?" tanya Adnan, terlihat tak percaya, kalau istrinya yang biasa makan sangat memilih, kini apapun ia makan.


"Kana juga nggak tahu By, kenapa perutnya masih terasa lapar. Ayo dong By pesan lagi, Kana masih lapar nih," rengek Kirana, sambil mengguncangkan tangannya Adnan.


"Sayang, Biby bukan tak mau mengasih, tapi apakah ini baik untuk kamu Sayang, karena sebelumnya kamu juga sudah makan kunafakan sayang," kata Adnan, yang terlihat cemas akan keanehan istrinya.


"Iikh! Pokoknya Kana ingin lagi By, cepat pesankan lagi!" rengek Kirana yang masih memohon agar suami memberi makanan lagi untuknya.


Adnan tak habis pikir dengan nafsu makan istrinya yang terlihat menjadi berlebihan. Padahal Kirana juga sudah memakan bagiannya. Namun Kirana masih mengatakan ingin makan lagi, sehingga ia merengek-rengek bak anak kecil yang sedang meminta sesuatu.


"Sayang kamu baru memakan dua porsi, tidakkah menunggu sebentar lagi. Agar makanan yang baru dimakan tadi tercernakan di perut kamu, Sayang" ujar Adnan, yang masih berusaha merayu istrinya.


"Nggak mau! Kalau Hubby nggak mau kasih, ya udah Kana pergi cari sendiri!" cetus Kirana, ia terlihat kesal, lalu ia langsung beranjak dari duduknya, dengan wajah, terlihat marah sehingga bibirnya menjadi panjang kedepan. Membuat Adnan malah gemas melihatnya.


"Haiiis, istri kecilku kalau mengambek bikin gemas! Rasanya ingin segera memakannya. Eh Astaghfirullah guekan harus puasa, sampai janin Kana benar-benar kuat. Haiis, tapi sampai kapan, ini saja aku sudah nggak kuat!" batin Adnan terlihat frustasi.


JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR TERUS YA Guys..🙏🥰 Bonusin author dengan VOTEnya Dong biar semangat nih. 😉 dan jangan lupa juga ya berikan LIKE, Hadiah serta komentarnya ya guys 😉.


Oh iya, selagi menunggu Author update kembali. Yuk kepoin novel Adik kesayangan Author yang bernama


...••✾•◆💓ERMA_ROVIKO💓◆•✾••...


Biar tambah penasaran author kasih cuplikannya deh. cus Cekidot 😉


...💓Si Cupu Untuk Tuan Samuel 💓...


Bab 11 Karena aku majikanmu


Samuel menatap tajam gadis berkacamata tebal, mengepang rambut dan gigi yang di pagar membuatnya terasa geli. "Kenapa kau menatapku begitu?" tanya Eve sinis.

__ADS_1


"Karena penampilanmu yang terlihat sangat jelek," ejek Samuel sembari menyeringai.


"Kau boleh mengejekku sekarang, tunggu saja tanggal mainnya!" seloroh Eve yang sangat kesal, ingin rasanya mencakar-cakar wajah tampan dari majikan dadakannya.


"Wah, sepertinya kau tersinggung. Tapi, itu bagus! Aku ingin lihat, bagaimana Boneka santet memperjuangkan dan membuktikan."


"Lihat saja nanti dan berhentilah memanggilku dengan boneka santet! Nama ku Eve, E-V-E." Ucapnya seraya mengeja nama.


"Aku lebih nyaman memanggilmu boneka santet," ujar Samuel acuh tak acuh.


"Sangat menyebalkan!"


"Karena kemarin kau kabur dan juga menendang tongkat sakti ku, maka kau akan dihukum," ucap Samuel dengan tajam.


"Ck, siapa kau yang berani mengaturku?"


Samuel berjalan menghampiri gadis kecil itu, menyentil kening Eve membuat empunya meringis. "Auh…kau kasar sekali," cetus Eve yang mengusap keningnya yang terasa panas.


"Itu hukuman karena kau membuat aku kesal!" sahut Samuel dengan santai.


"Apa setiap kali kau kesal akan menyentil keningku?" cetus Eve yang tak terima dengan perlakuan pria itu.


"Ya, bisa saja dikatakan begitu. Karena kemarin kau pergi terburu-buru, hari ini kau harus bekerja lembur." Ucap Samuel yang membuat Eve sangat kesal.


"Mana bisa begitu!" protesnya disertai tatapan tajam.


"Bisa, karena aku adalah majikanmu. Apa kau mengerti?" tekan Samuel yang memarahi gadis itu.


Eve menghela nafas dengan berat, dengan terpaksa dia mengangguk setuju membuat sang majikan tersenyum puas. "Baiklah."


Samuel berlalu pergi menuju kantor, sedangkan Eve mulai mengerjakan tugasnya sebagai pelayan. "Pria itu benar-benar membuat kesabaranku habis, pertama kak Niko, kedua Liam, dan sekarang Samuel. Lengkap sudah penderitaanku, ingin rasanya aku membuat ketiga pria menyebalkan itu menghilang dari muka bumi ini." Monolognya seraya bersih-bersih.


__ADS_1


Pasti penasarankan😉 yuk akh kepoin. Jangan lupa berikan dukungannya juga ya guys 😉


SYUKRON 🥰🙏


__ADS_2