KISAH CINTA SI GADIS TOMBOI

KISAH CINTA SI GADIS TOMBOI
KATA SIAPA AKU TAK MENYUKAIMU?.


__ADS_3

┈••✾•◆❀🤍 Mutiara Hikmah.🤍❀◆•✾••┈


"Pasti Selalu Ada Hikmah Kebaikan Di Balik Kesulitan Dan Kemudahan Yang Telah Allah Takdirkan Bagi Mereka Yang Husnudzhon Kepada-Nya."


__Alhabib Quraisy Baharun__


•┈┈┈┈┈┈•✾•◆❀🤍❀◆•✾•┈┈┈┈┈┈•


"Baiklah saya akan memberikan tahu siapa gadis nakal tersebut. Para hadirin semuanya, Gadis nakal itu adalah istriku! Kirana Ardhita!"


Mendengar pengakuan dari Adnan sepontan para audien's kaget dan ruangan kembali riuh. Dan riuhnya diaula tersebut berasal dari mulut teman-teman Kirana, dan juga para guru yang amat kaget dengan pengakuannya Adnan.


Yaah, selain kepala sekolah dan Salsabila, tidak ada satupun yang tahu, kalau Kirana telah menikah dengan gurunya sendiri. Yang paling kaget sebenarnya, teman wanita satu kelasnya Kirana. Karena setahu mereka Kirana amat membenci Pak Guru yang menjadi idola mereka. "Tapi mengapa malah dia yang menjadi istrinya?" itulah yang menjadi kebisingan diaula tersebut.


Sedangkan Adnan, setelah mengungkapkan siapa Kirana didepan orang banyak. Ia langsung turun dari podium tanpa, tanpa memperdulikan lagi dengan kebisingan pada aula acara tersebut. Bahan ia langsung beranjak keluar dengan sedikit berlari-lari kecil. Untuk mengejar istri kecilnya yang ia tahu sedang marah kepadanya.


Setibanya ia diluar aula acara, matanya langsung berkeliaran mencari keberadaan Kirana. Hingga akhirnya matanya mengarah ke pintu gerbang sekolah, dimana ia melihat seorang gadis belia memasuki sebuah taksi dan langsung melaju setelah ia masuk. Dan Adnan langsung berlari kearah mobilnya, yang di dalamnya ada Fadhil, yang sedang bermain benda pipihnya.


"Cepat jalankan mobilnya! Dan kejar taksi yang membawa bini gue!" titah Adnan, setelah ia masuk secara tiba-tiba. Membuat Fadhil terkejut hingga benda pipih yang ia pegang terjatuh dari pegangannya.


"Akh! Lo bikin gue kaget aja sih! Nyelonong masuk tanpa memberi aba-aba dulu sih!" protes Fadhil, sembari ia mengambil benda pipihnya yang terjatuh.


"Sudah jangan banyak protes! Cepat jalankan mobilnya!" bentak Adnan, yang terlihat ada kecemasan dari raut wajahnya.

__ADS_1


"Iya iya! Sabar napa sih! Sewot banget jadi orang!" gerutu Fadhil, yang mulai menyalakan mesin mobilnya.


"Nggak ada sabar-sabar! Cepat jalankan mobilnya!" tegas Adnan, semakin kesal. Karena di dalam bayangannya, pasti taksi yang membawa istrinya sudah semakin menjauh.


"Iyaaa ini juga jalan!" balas Fadhil, yang akhirnya ia pun melajukan mobilnya, dengan perlahan. Setelah mobil sudah melewati pintu gerbang, dengan spontan Fadhil langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, sesuai dari keinginan Bosnya.


Adnan terlihat semakin resah tatkala mobil taksi yang membawa istrinya itu belum terlihat juga olehnya. "Sialan cepat sekali mobil taksi itu! Kenapa belum terlihat juga?!" gerutu Adnan kesal dengan mata masih mencari mobil taksi yang membawa Kirana.


"Tenang Bos, biar gue hidupkan GPS milik bini Lo" sela Fadhil, yang kemudian ia pun mulai menghidupkan layar kecil pada mobilnya. Dan terlihatlah titik keberadaan Kirana. "Dapat! Sepertinya bini Lo mengarah ke area pemakaman bos," lanjut Fadhil yang terlihat masih fokus dengan kemudinya.


"Bagus! Cepat kita susul dia!" tegas Adnan, yang sepertinya ia sudah tidak sabar lagi ingin bertemu dengan istri kecilnya itu. Karena sebenarnya ia amat merindukannya.


"Oke Bos!" Fadhil pun langsung menambah kecepatan mobilnya, yang kini sedang menuju ke pemakaman orang tuanya Kirana. Dan Lima belas menit kemudian, mobilnya mereka pun area pemakaman. dan berhenti tepat di depan gerbang pemakaman.


"Bunda, Alhamdulilah, Kana sudah lulus sekolah dan Kana juga mendapatkan nilai yang tinggi. Humm Bunda, boleh tidak, Kana tidak melanjutkan pendidikan perguruan tingginya? Kana ingin bekerja langsung saja Bunda. Karena Kana tidak ingin merepotkan Pak Guru lagi, dan Kana tidak ingin menyusahi keluarga Pak Guru lagi. Mungkin Pak Guru menjauhi Kana karena ia tidak menyukai Kana yang selalu menyusahkannya. Jadi boleh ya Bunda?" keluh Kana sembari ia mengusap-ngusap batu nisan sang Bunda. pada awalnya ia masih biasa-biasa saja, namun lama kelamaan matanya mulai berkaca-kaca.


"Kata siapa aku tak menyukaimu hm?"


Mendengar suara bass Adnan membuat Kirana tersentak, dan dengan spontan ia berdiri. Namun karena posisi berdiri Adnan tepat di belakangnya, membuat Kirana yang hendak berdiri terkenak bagian dengkulnya Adnan, membuat ia hampir saja ia tersungkur. Namun dengan cepat Adnan melingkarkan tangannya pada perutnya Kirana. Dan langsung menariknya sehingga kini ia memeluk Kirana dari belakang.


"Haiis nih bocah masih saja ceroboh yaa!" kata Adnan dengan spontan.


"Kok jadi saya yang disalahin sih Pak! Kan Pak Guru yang salah! Ngapain coba berdiri tepat di belakang saya? Membuat saya mau berdiri jadi susahkan!" protes Kirana, yang tak suka dirinya disalahin oleh Adnan.

__ADS_1


"Iya iya, saya ngaku salah, saya minta maaf. Sekarang jawab pertanyaan saya tadi, siapa yang bilang saya tak menyukai kamu hm?" balas Adnan terlihat mengalah.


"Saya akan jawab Pak! Tapi lepaskan dulu tangan pak guru dari perut saya!" kata Kirana sambil berusaha melepaskan diri dari lingkaran tangannya Adnan yang masih berada di perutnya.


"Tidak! Saya tidak mau melepaskannya, karena Bunda terlihat senang melihat kita seperti ini" ucap Adnan asal.


"Eh, emangnya Bunda melihat kita?" tanya Kirana polos sembari matanya melihat sekeliling makam ibunya.


"Hu'um, Bunda melihat kita Kana, dan ia ingin melihat kita selalu seperti ini," balas Adnan masih asal. Membuat Kirana akhirnya diam tak berusaha melepaskan diri lagi dari Adnan. Membuat Adnan langsung tersenyum penuh kemenangan.


"Sekarang jawablah, siapa yang mengatakan aku tak menyukaimu lagi hm?" tanya Adnan lagi, dengan posisi ia masih memeluk Kirana dari belakang.


"Yaah kata sayalah Pak!"


┈┈••✾•◆❀◆•✾••┈┈


JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR TERUS YA..🙏🥰


Bonusin dengan VOTE bila menyukai karya Author.


dan LIKE Bila inggin memberikan semangat.


"KOMENTAR para Readers akan menjadi pemicu inspirasi Author..Jadi jangan lupa ya guys 🙏😉 Syukron 😊🙏

__ADS_1


__ADS_2