
┈••✾•◆❀🤎 Mutiara Hikmah.🤎 ❀◆•✾••┈
"Pasti ada jalan bagi mereka yang mempunyai kemauan. Akan ada harapan bagi mereka yang tetap bertahan. Akan ada berbagai cara bagi mereka yang ingin berusaha. Karena sejatinya setiap manusia mempunyai hak untuk sukses, hak untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dan ingatlah untuk selalu melibatkan Allah, disetiap tujuanmu. In shaa Allah semuanya akan termudahkan."
__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__
•┈┈┈┈┈┈•✾•◆❀🤎❀◆•✾•┈┈┈┈┈┈•
Di Sekolah TB.
Karena masih sangat kesal pada suaminya, akhirnya Kirana memutuskan untuk pergi ke sekolah dengan menaiki taksi. Setibanya didepan gerbang sekolah tiba-tiba seseorang menepuk pundak Kirana dan di barengi dengan teriakkan seseorang.
"Woy..!" teriak seorang pria dan setelah itu ia langsung merangkul pundak Kirana. Membuat Kirana kaget, sehingga tangannya refleks menarik tangan orang tersebut lalu dengan spontan Kirana membantingnya kedepan. Seketika orang tersebut langsung menjerit kesakitan.
Seketika Pria itu menjerit kesakitan, sambil ia mengusap-usap bokongnya. "Awu..awu..awu..! Gila Lo ya Boi! Main banting gue aja Lo!" bentak pria bersargam itu, yang terlihat amat kesal.
"Mampos Lo! Siapa suruh main rangkul sembarangan hah?!" balas Kirana dengan suara yang nggak kalah kerasnya dengan pria itu.
Disaat bersamaan, seorang gadis berseragam sama dengan Kirana, datang menghampiri mereka.
"Apa yang terjadi disini? Kenapa Ariya duduk dibawah seperti itu Boi?" tanya gadis tersebut, yang saat ini berdiri bersejajar dengan Kirana.
"Tau! Tanya aja sendiri sana!" ketus Kirana, yang kemudian ia pun berlalu meninggalkan kedua temannya itu.
"Ketus amat tuh anak, lagi Pms apa tuh anak, pagi-pagi udah jutek aja!" gerutu gadis itu. "Ada apa sih sebenarnya Ar?" tanyanya lagi pada pria yang masih terduduk dibawah.
"Gue nggak tahu Bil, sepertinya dia sudah gila kali! Udah nggak usah hiraukan dia bantu gue dong bokong gue sakit banget nih!" ujar Ariya sembari ia mengulurkan tangannya pada gadis tersebut, yang ternyata Salsabila sahabatnya Kirana.
__ADS_1
"Ogah! Bangun aja sendiri gue mau kerja si Tomboi!" balas Billa, yang kemudian ia pun berlari masuk ke gerbang sekolah meninggalkan Ariya yang terlihat tambah kesal.
"Haiis! Punya teman nggak yang beres dah! Teman kesakitan nggak yang mau bantu!" gerutu Ariya yang kemudian ia akhirnya bangkit dengan sendirinya. Lalu dengan perlahan ia pun berjalan ikut memasuki gerbang sekolah juga.
******
Sementara Billa yang berlari mengejar Kirana, akhirnya sampai juga pada gadis tersebut, yang wajahnya masih terlihat bete.
"Boi, tunggu gue napa sih! Jalan Lo cepat banget sih?" panggil Billa, namun tidak mendapatkan respon dari Kirana, yang terlihat masih berjalan dengan cepat.
"Woy! Lo kenapa sih? Lo lagi marah sama gue ya?" tanya Billa sambil menarik tangan Kirana.
"Lepas nggak! Mau gue banting juga kayak Ariya hah?!" bentak Kirana dan dengan spontan Billa pun langsung melepaskan tangannya Kirana.
"Ay, seram banget sih Boi? Lo sebenarnya kenapa? Apa Lo marah karena laki Lo..."
Belum habis Billa menyelesaikan perkataannya Kirana langsung menutup mulut Billa begitu kuat.
"Um..umm..umm!" balas bila tidak jelas, karena mulutnya masih dibekap oleh Kirana. Mendengar perkataan sahabatnya nggak jelas Kirana pun langsung melepaskan bekapannya.
"Hah! Tega banget sih Lo, main bekap aja mulut orang!" protes Billa kesal.
"Mampos! Siapa suruh ngomong ngasal hah?!
"Iya sorry, sorry! Habis Lo sih gue tanya baik-baik, malah jutek aja ma gue! Jadi guekan mikirnya Lo lagi ada masalah ama, itu Lo lah!" dalih Billa.
"Tidak usah bahas dia! Gue lagi empet ama dia!" kata Kirana yang kemudian ia mulai melanjutkan langkahnya.
__ADS_1
"Tuhkan jangan-jangan benar lagi, dia selingkuh," ujar Bila, seketika Kirana langsung menghentikan langkahnya.
"Apa maksud Lo?" tanyanya terlihat penasaran.
"Itu Boi, tadi malam setelah gue upload foto gue dan Roy di Ig tanpa sengaja, gue lihat akun seorang wanita, sedang berfoto bersama laki Lo Boi," ujar Billa, menceritakan apa yang ia lihat, di sebuah salah satu akun sosmed.
"Eh, benarkah? Coba gue lihat?" tanya Kirana terlihat begitu penasaran.
"Bentar!" kata Billa yang kemudian ia pun langsung membuka tasnya, dan langsung mengambil benda pipihnya. Lalu ia pun langsung membuka salah satu aplikasi sosmednya. Setelah mencari sebuah nama, di aplikasi yang sudah ia buka, muncul sebarisan foto-foto dan salah satunya, ada foto yang amat ia kenali.
Wajah Kirana langsung berubah, saat melihat sebuah foto seorang wanita dan seorang pria, dengan berpose, saling merangkul, dengan wajah keduanya terlihat sedang tersenyum bahagia.
"Dasar Guru killer Playboy! Sudah punya istri, bisa-bisanya dia selingkuh!" umpat Kirana terlihat amat emosi.
Melihat wajah sahabatnya, yang terlihat sudah memerah menahan amarah, Billa pun berusaha meredamkannya. "Sabar Boi, siapa tahu aja, itu kisah lama mereka, sebelum dia menikah dengan kamu."
"Tau akh! Pokoknya gue harus tanyakan sekarang juga! Kalau benar dia selingkuh maka hari ini juga gue langsung menggugat dia!" cetus Kirana, yang kemudian ia membalikkan tubuhnya bermaksud kembali menuju gerbang sekolah.
"Eh, tapi Boi, bentar lagikan mau bel!" seru Billa, sambil ia mengikuti Kirana kembali dari belakang.
"Gue bolos hari ini! Bilang gue sakit!" balas Kirana yang kemudian ia berlari menuju pintu gerbang. Sementara Billa akhirnya berhenti mengikutinya.
"Haiis.. Bakalan ada perang dunia ini," gumamnya sambil menggelengkan kepalanya.
┈┈••✾•◆❀◆•✾••┈┈
JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR TERUS YA..🙏🥰
__ADS_1
Jangan pelit dong untuk Bonusin Author dengan VOTE nya. Biar Author semakin semangat nih 🥺
dan berikan LIKE , seta Hadiahnya juga ya 😁😁 dan jangan lupa juga KOMENTAR para Readers akan menjadi pemicu inspirasi Author..Jadi jangan lupa ya guys 🙏😉 Syukron 😊🙏