KISAH CINTA SI GADIS TOMBOI

KISAH CINTA SI GADIS TOMBOI
DIA ISTRIKU!.


__ADS_3

┈••✾•◆❀🤍 Mutiara Hikmah🤍❀◆•✾••┈


''SABAR" kata-kata yang gampang diucapkan. Namun sangat sulit menjalankannya !


Karena untuk menjadi orang yang sabar tidaklah mudah. Pada awalnya kesabaran itu begitu pahit, Namun, pada akhirnya buah dari kesabaran itu akan manis rasanya!


إن شاء الله...


Intinya Ikhlas, Sabar, Tawakal Dan Bersyukur, Kunci yang paling utama dalam menjalani kehidupan. Bila ingin buah indah.


__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__


•┈┈┈┈┈┈•✾•◆❀🤍❀◆•✾•┈┈┈┈┈┈•


Karena rasa penasaran, bercampur dengan rasa cemburu, akhirnya kirana memutuskan bolos sekolah. Dan saat ini ia juga sudah berada didalam taksi, yang bertujuan, ke kantornya Adnan. Selama dalam perjalanan, ia tak henti-hentinya memandangi layar handphone milik Billa yang kebetulan ia bawa.


Empat puluh lima menit kemudian, akhirnya ia sampai disebuah gedung bertingkat tinggi itu. Dan setelah ia turun dari taksinya Kirana pun langsung berjalan menuju pintu masuk lobby perusahaan yang bertuliskan ARS grup itu. Namun saat ia hendak memasuki pintu lobby, tiba-tiba seorang scurity mengehentikannya.


"Maaf Nona, Anak sekolah tidak diizinkan masuk kedalam. Silahkan Anda pergi pergi dari sini!" kata security, dengan tegas.


"Eh, kok security berbeda ya?" gumam Kirana, sembari matanya melihat sekeliling area pintu lobiy, seperti mencari sesuatu. "Maaf pak scurity yang kemarin berjaga disini mana?" tanya Kirana, yang ternyata ia sedang mencari dua orang security yang sempat menahannya kemarin.


"Yang mana? Dan siapa namanya?" tanya Scurity tersebut.


"Saya tidak tahu sih siapa namanya, cuma dia tahu siapa saya," kata Kirana dengan mata yang masih melihat sekelilingnya.


"Sepertinya yang sedang Anda cari, hari ini dia mendapatkan tugas di sore hari. Jadi kalau Anda ingin bertemu dengan mereka, bisa datang disore hari saja Nona!" ujar Scurity itu yang masih menghadang pintu masuk perusahaan Adnan tersebut.

__ADS_1


"Tapi saya tidak datang untuk menemui Scurity itu, saya datang ingin menemui CEO perusahaan ini pak," balas Kirana masih terlihat sopan.


"Maaf Nona, Anda tidak di izinkan masuk! Karena ini sudah menjadi peraturan perusahaan. Untuk tidak memperbolehkan orang berseragam masuk. Jadi saya harap Anda silahkan pergi dari sini. Disaat bersamaan seorang pria seragam security juga pun menghampiri mereka.


"Ada apa ini?" tanya Scurity yang baru saja datang.


"Ini Pak, Nona ini datang ingin menemui Pak CEO, katanya Pak," balas Scurity yang sejak tadi bersama Kirana.


"Ooh, maaf ya dek, Pak CEO disini tidak bisa ditemukan sembarangan orang, apalagi anak sekolah seperti Adek ini. Dan peraturan disini juga melarang pelajar masuk ke kantor ini. Jadi Adek sebaiknya pulang saja ya, atau pergi sekolah, ini masih jam sekolahkan? Jadi Pergilah kesekolah, jadi anak yang pintar biar bisa masuk ke kantor ini oke," tutur security yang terlihat lebih tua, dari Scurity yang awal. Bahkan ia memberikan penjelasan pada kirana lebih lembut dan ramah.


"Pak kalau saya mengatakan, saya Istri, CEO Anda, apakah Anda akan percaya Pak?" tanya Kirana. Dan spontan kedua Scurity itu saling pandang, dan tak lama mereka tertawa secara bersamaan.


"Hahaha, kamu ada-ada saja sih Dek? Sudah jangan banyak menghayal, belajar dulu yang benar, jadi anak yang pintar, baru kamu bisa bermimpi menjadi istri CEO kami, itu pun kalau kamu beruntung ya dek," balas Scurity tua itu lagi, masih tertawa sedikit mengejek.


"Tapi itu adalah faktanya Pak! Saya istri sah CEO Anda! Kalau Anda tidak percaya cepat panggil CEO Anda kemari!" ujar Kirana, terlihat mulai kesal karena merasa ditertawakan.


"Saya memang tidak memiliki nomor dia, bisakah Anda memberikan nomornya biar saya telpon langsung dihadapan Anda!" kata Kirana, yang sepertinya ia masih berusaha menahan emosinya, yang sebenarnya hatinya sudah panas, karena di tertawakan.


"Sudah, hentikan Dek, tidak usah membual lagi! Dan silahkan Adek pergi dari sini! Cepat pergi dari sini? Jangan sampai kesabaran saya habis!" ujar Scurity tua terdengar tegas.


Karena merasa diusir, emosi Kirana pun langsung meluap-luap, dan memaksa dirinya untuk masuk, sambil berteriak-teriak memanggil nama Adnan didepan pintu lobby perusahaannya.


"ADNAN RAYYAN SALIM! KELUAR LO! JANGAN SAMPAI GUE BAKAR PERUBAHAN LO YAA!" teriak Kirana, dengan suara yang begitu lantangnya, sehingga ia menjadi pusat perhatian seisi lobiy kantor Adnan itu.


"Dasar Anak nakal! Pergi kamu dari sini cepat!" seru Scurity tua yang terlihat ia ikut menjadi kesal melihat tingkah Kirana. Melihat itu Kirana akhirnya melawan kedua Scurity tersebut. Dan pertempuran pun tidak bisa terhindarkan.


********

__ADS_1


Sementara itu dilantai atas.


Keributan yang terjadi didepan lobby, sampai juga, ketelinga para karyawan yang berada dilantai atas. Sehingga, menjadi bahan pembicaraan mereka. Dan bahkan terdengar juga ke telinganya Fadhil asistennya Adnan. Karena rasa penasaran begitu besar akhirnya Fadhil, langsung mengecek Cctv yang ada di lobby, di layar laptopnya.


Betapa kagetnya ia setelah melihat itu, hingga ia langsung menuju ke ruangannya Adnan. Bahkan ia memasuki ruangan itu tanpa mengetuk terlebih dahulu, membuat Adnan menjadi kesal melihatnya.


"Sejak kapan, diperbolehkan masuk ke ruangan gue tanpa mengetuk pintu hah?!" tanya Adnan, dengan mata yang menatap tajam pada Fadhil.


"Sorry, sorry Bos! Ini darurat, bini Lo sedang mengamuk noh, didepan lobby! Sehingga Scurity yang menghadapinya kewalahan!" jelas Fadhil, membuat Adnan kaget mendengarnya.


"Apaa! Ayo kita kesana!" ajak Adnan, yang kemudian ia langsung bangkit dari kursi kebesarannya. Dengan langkah cepat ia pun Keluar dari ruangannya dan langsung menuju lift dan turun kebawah.


Setibanya Adnan di sana ia melihat, Kirana yang masih bertarung dengan kedua Scuritynya. Dan Adnan pun langsung menghampiri mereka.


"HENTIKAN!" teriak Adnan dan akhirnya pertarungan pun berhenti. "Ada apa ini, hah?" tanya Adnan kepada kedua Scuritynya.


"Maaf Pak, Adek kecil ini memaksa masuk, untuk menemui Anda dan dia mengatakan kalau dia adalah istrinya Anda pak!" jelas Scurity tua. Mendengar itu wajah Adnan berubah terlihat sekali ia menjadi marah.


"Kalian berdua dengar baik-baik! Yang dia katakan benar! Kalau DIA ISTRIKU!"


_________


┈┈••✾•◆❀◆•✾••┈┈


Author sudah dauble update loh.😉


Jangan pelit dong untuk Bonusin Author dengan VOTE nya Oke. Biar Author semakin semangat nih 😉 Dan kalau dalam waktu tiga jam banyak yang ngasih author VOTE, atau Hadiah dan Bintang. In shaa Allah, Author akan update kembali 😉

__ADS_1


So jangan lupa ya dukung author terus.Dan lupa juga untuk berikan LIKE , serta komentarnya Oke 🙏😉 Biar Author semangat loh🥰..Jadi jangan lupa ya guys 🙏😉 Syukron 🥰🙏


__ADS_2