
┈••✾•◆❀🤍 Mutiara Hikmah.🤍❀◆•✾••┈
'Jika kamu berdoa dan kamu yakin bahwa dialah tulang rusukmu, maka terimalah dia bukan sebagai wanita yang sempurna, melainkan sebagai wanita yang terbaik.
Karena yang terbaik dari ALLAH bukanlah dia yang tidak pernah berbuat salah, tapi dia yang selalu berkata maaf untuk setiap kesalahannya dan ia yang punya sejuta maaf untuk kesalahanmu.
__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__
•┈┈┈┈┈┈•✾•◆❀🤍❀◆•✾•┈┈┈┈┈┈•
Sementara, diluar kamar Adnan dan Kirana.
Billa yang tadi sedikit terdorong oleh Adnan terlihat tercengang, saat melihat pintu kamar hotel mereka langsung ditutup oleh Adnan.
"Eh, kok gue diusir sih? Tega banget pak Guru!" gumam Billa setelah ia menyadari, kalau dirinya sudah diusir tak secara langsung oleh Adnan.
"Itu karena kamu sudah menggangu kenyamanan mereka berdua!"
Mendengar suara bariton yang berasal dari belakangnya. Membuat Billa tersentak kaget, dengan spontan ia langsung membalikkan badannya.
"Eh, Pak Fadhil!" sentak Billa, setelah melihat pemilik suara bariton tersebut. "Sejak kapan Bapak ada di situ?" tanyanya Heran, karena ternyata ia tak memperhatikan Fadhil yang sejak tadi sedang bersandar di sebuah dinding didepan kamarnya Adnan.
Mendengar pertanyaan Billa, Fadhil mengerutkan dahinya. "Sejak kapan? Ternyata mata kamu sudah rabun ya? Sudah cepatan kembali kekamar kita!" katanya yang kemudian ia langsung berjalan menuju ke pintu kamar mereka.
"Huh! Senak saja mengatain orang rabun! Dia kali tuh yang rabun!" gumam Billa kesal, karena dikatain rabun oleh suaminya sendiri.
"Mau sampai kapan kamu berdiri disana hah! Cepat masuk!" seru Fadhil yang masih berdiri di depan pintu kamarnya yang kini telah terbuka.
__ADS_1
"Iya iya ini juga mau masuk!" balas Billa, terlihat kesal. "Huh, galak banget sih! Dasar pria es, nggak punya hati!" gerutu Billa yang kemudian ia pun mulai melangkahkan kakinya menuju ke kamar yang baru saja dimasuki oleh Fadhli.
"Apa kamu bilang tadi?" tanya Fadhil yang ternyata ia mendengar gerutuan istri kecilnya itu.
"Eh, nggak bilang apa-apa kok Pak!" sangkal Billa sedikit kaget karena Fadhil membalikkan tubuhnya secara tiba-tiba dan langsung menatapnya dengan dingin.
"Pak, Pak! Emang aku Bapak kamu apa! Jangan panggil aku bapak! Kamu paham!" tegas Fadhil, membuat Billa semakin ngeri melihat suaminya yang biasanya dia pendiam, kenapa hari ini semakin galak.
"Iya iya, terus saya panggil apa dong? Apakah saya harus memanggil Suamiku?" tanya Billa yang terlihat polos.
Mendengar kata suamiku, Fadhil tersenyum tipis, entah kenapa hatinya merasa senang mendengar Istrinya, menyebut kata suamiku.
"Terserah kamu! Asalkan jangan panggil saya Bapak lagi! Karena aku bukan bapak kamu!" kata Fadhil yang kemudian ia langsung berjalan menuju ke kamar mandi, dan menghilang dibalik pintunya.
"Brrrr... " Billa bergidik seakan ia kedinginan. "Hiih!Dingin banget sih jadi orang! Lama kelamaan, gue bisa mati beku deh kalau terus-menerus didekat pria es itu!" gumamnya dengan mata masih menatap pintu kamar mandi yang didalamnya terdapat Fadhil.
"Aku akh! Gue lelah mikirin punya suami pria es! gumamnya lagi, yang kemudian ia membantingkan tubuhnya kesebuah ranjang yang berukuran besar, yang bersepraikan putih itu. Dengan posisi kaki yang masih berada di bawah, dan tubuh yang terlentang dengan melebarkan tangannya.
"Memangnya kenapa kalau kita tidur ditempat tidur yang sama hm? Apakah ada larangannya kalau suami istri itu tidak boleh tidur bersama hm?" tanyanya, membuat mata Billa langsung menoleh kearahnya. Dan terlihatlah Fadhil yang baru keluar dari kamar mandi dengan memakai handuk sebatas pinggang saja, menampilkan tubuh kekarnya. Ditambah lagi rambutnya yang basah, membuatnya terlihat seksi Dimata Billa.
Sehingga membuat Billa terkesima saa melihat kesempurnaan tubuh suaminya. Hingga tanpa terasa air liur menetes begitu saja, karena mulutnya yang tanpa sadar ternganga dengan sendirinya.
Fadhil yang melihat istrinya menjatuhkan air liur, ia pun tersenyum tipis, karena Billa terlihat lucu dimatanya. "Sebegitu inginnya kamu mencicipi tubuhku hm? Sampai air liur jatuh nggak kerasa yaa?" goda Fadhil, membuat Billa tersadar, dan langsung membuang wajahnya.
"Huh! ge'er banget sih jadi orang! Siapa juga yang menginginkan tubuh kamu! Huh Pria dingin seperti Anda tidak akan ada cewek yang tertarik tau!" gerutu Billa, yang masih memalingkan wajahnya, karena sebenarnya ia sudah kepalang malu karena ketahuan oleh Fadhil saat ia mengeluarkan Air liurnya.
Mendengar ocehan dari istri kecilnya, membuat Fadhil, merasa tertantang, dan ia langsung mendekati Billa yang masih memalingkan wajahnya. Sehingga ia tidak tahu kalau Fadhil sudah dihadapannya.
__ADS_1
"Benarkah tidak akan ada cewek yang tertarik padaku hm? Tapi itu tidak masalah, kalau mereka tidak tertarik padaku. Tapi akan bermasalah, bila istriku sendiri yang tidak tertarik padaku," ucap Fadhil sembari tangannya meraih dagu Billa, yang tanpa memberi aba-aba, ia langsung meraih bibir ranumnya. Seketika mata Billa membulat kaget saat bibirnya sudah dikuasai oleh Fadhil.
"Uum...!"
...┈┈••✾•◆❀◆•✾••┈┈...
JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR TERUS YA Guys..🙏🥰 Bonusin author dengan VOTEnya Dong biar semangat nih. 😉 dan jangan lupa juga ya berikan LIKE, Hadiah serta komentarnya ya guys 😉.
Oh iya guys Author mau minta maaf nih berhubung. novel Author yang berjudul
♥️ Sayang Bunda Hingga Akhirat ♥️ masih bermasalah dengan pihak NT, jadi Novel itu belum bisa diteruskan 😔 Tapi kalau, nanti sudah mendapatkan Izinnya In shaa Allah, Author akan lanjutkan kembali kok.😉
Nah sebagai gantinya Author tadi sudah melaunchingkan novel terbaru Author yang lainnya, yang berjudul :
••✾♥️ TERJERAT NIKAH GANTUNG ♥️•✾••
Biar tambah penasaran author kasih Sinopsisnya novelnya deh Cekidot 😉.
Sinopsis Novel:
Haniah Az-Zahra, gadis berusia 21 tahun, yang selalu menutupi kecantikannya dengan cadarnya. Haniah memiliki sifat pemalu dan selalu taat kepada Rabbnya. Haniah juga terkenal sangat baik pada siapapun. Hingga banyak para pria yang menjadi penasaran padanya.
Namun sayang ternyata ia sudah berstatus menikah di KTPnya. Walaupun ia tak pernah tahu lagi bentuk suaminya sekarang. Karena saat Haniah menikah masih berumur 12 tahun. Dan itu terjadi karena orang tuanya terikat oleh sebuah janji pada seorang sahabatnya, dan karena anak teman Ayahnya itu yang bernama Atha Hafizh Alfarezi, itu hendak melanjutkan pendidikannya diluar negeri, Membuat sang Ayah mendesak anaknya untuk menikahi Haniah terlebih dahulu, dan pernikahan gantung pun akhirnya di alami oleh Haniah.
Setelah 9 tahun berlalu, Atha Hafizh Alfarezi yang kini berusia 27 tahun itu pun telah berubah menjadi pria tampan, yang akhirnya ia telah kembali ke negaranya. Namun kembalinya dia tidak seorang diri, melainkan bersama seorang wanita cantik nan seksi.
__ADS_1
Bagaimana kisah kelanjutan pernikahan Haniah..?
Yuk kepoin ya guys 🙏😉 Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya juga di jadikan favoritnya juga oke 😉🙏