
═══❉্͜͡💓 Mutiara Hikmah.💓❉্͜͡═══*
"Banyak orang mengira bahwa kebahagiaan itu bisa diraih dengan terpenuhinya segala keinginan. Tapi, tak banyak yang sadar bahwa kebahagiaan sesungguhnya itu justru diperoleh dengan memutus ketergantungan hati kepada sesuatu yang kita inginkan"
Konsep Bahagia sederhana yang harus selalu di ingat : "Kita tidak bisa apa-apa tanpa Allah, tapi kita bisa meraih segalanya dengan izin Allah.
So, Semangat berdoa, dan Selalu Bersyukur In shaa Allah Bahagia selalu menyertainya.
__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__
•═══════•❉্᭄͜͡💕❉্᭄͜͡•═══════•
Dikamar Adnan.
Setelah berpamitan pada orang tuanya. Adnan langsung membawa istrinya ke kamarnya. Dan kini mereka telah berada dikamar mereka. Nampak Adnan masih membimbing istrinya menuju ke tempat tidur mereka. Lalu ia pun menduduki Kirana disisi pembaringannya. Ia sebenarnya sempat sedih saat melihat istrinya menangis tadi.
"Kamu sudah nggak sedih lagikan Sayang?" tanya Adnan, sembari ia ikut duduk di sebelahnya Kirana. Lalu ia juga membersihkan sisa-sisa air mata, yang masih terlihat di pelupuk matanya Kirana.
"Tidak lagi kok By, justru Kana sedang bahagia. Karena Kana memiliki mertua yang begitu menyayangi Kana. Dan juga memiliki anak-anak yang lucu dan menggemaskan, jadi ngapain Kana sedih by?" balas Kirana, dengan pancaran mata yang terlihat ia sedang senang.
"Alhamdulillah, Biby senang mendengarnya Sayang," ucap Adnan, semabri ia membantu membukakan hijabnya Kirana. Namun seketika ia teringat perkataan Kirana yang bahagia hanya pada orang tua dan Anak-anaknya saja.
"Eh, tapi ngomong-ngomong, kamu merasa bahagia, hanya sama mereka sajakah? Apakah itu artinya kamu tidak bahagia bersama Biby?" tanya Adnan lagi, yang kini menatap lekat wajah istrinya, nampak sekali ia begitu penasaran dengan jawaban istrinya.
Melihat wajah suaminya yang terlihat antusias menunggu jawaban darinya. Membuat Kirana tersenyum tipis, dan ia jadi berkeinginan ingin menjahilinya dulu.
"Humm... Bahagia apa nggak yaa?" katanya, dengan gaya seolah ia sedang memikirkan sesuatu.
"Hah! Masa sampai harus berpikir seperti itu sih Sayang?" tanya Adnan terlihat sedikit kesal.
"Ya harus dong By, makanya Biby diam dulu deh, biar Kana memikirkannya dulu," goda Kirana yang sengaja memasang wajah seriusnya.
"Huh! Ya sudah, tidak usah dijawab!" balas Adnan, masih terlihat kesal, seraya ia melipatkan kedua tangannya.
"Is, is, is.. kayak suaminya Kana lagi marah yaa?"
"Siapa juga yang marah!" balas Adnan dengan ketus.
Melihat wajah suaminya yang semakin ketat, Kirana tersenyum lucu, dan langsung memeluknya. "Jangan marah dong By, maaf tadi Kana hanya bercanda kok," katanya didalam pelukan suaminya.
"Hmm lalu apa jawabannya?" tanya Adnan kembali yang ternyata ia masih penasaran dengan jawaban dari istri kecilnya itu.
Kirana tersenyum lembut, saat melihat wajah penasaran suaminya, lalu ia pun memegang pipi Adnan dengan tatapan lembutnya.
__ADS_1
"Tentu saja Kana bahagia By," katanya sembari ia memberikan kecupan singkat pada bibirnya Adnan.
"Bahkan Kana sangat-sangat bahagia. Karena memiliki suami yang begitu sabar dan penuh perhatian pada Kana. Dan begitu mencintai dan menyayangi Kana," lanjutnya, masih menatap wajah suaminya dengan mata yang terlihat mulai berkaca-kaca.
"Terima kasih ya By, terimakasih karena sudah membimbing Kana, dengan penuh kesabaran Hubby. Terima kasih karena mencintai dan menyayangi Kana dengan tulus. Dan terima kasih juga karena Hubby telah menjadikan Kana, wanita yang sempurna dan kini Kana telah menjadi seorang Ibu hiks... Terima kasih ya By hiks..terima kasih atas semua kebahagiaan yang telah Hubby berikan ke Kana, hiks..hiks.."
Mendengar ungkapan kebahagiaan yang tercurah dari mulut istrinya. Dengan dibarengi air mata yang sudah pasti itu air mata kebahagianya. Membuat hati Adnan langsung terenyuh. Ia pun langsung memeluk istrinya, bahkan ia juga memberikan kecupan lembut seluruh wajahnya.
"Sama-sama Sayangku," ucap Adnan sembari ia menghapus air Matanya Kirana. "Sekarang jangan nangis lagi ya? Masa sudah menjadi seorang bunda masih cengeng sih?" lanjutnya sedikit menggoda istrinya.
"Siapa juga yang nangis, inikan air mata kebahagiaan By," balas Kirana, terlihat lebih dewasa. Membuat Adnan tersenyum kagum.
"Ma shaa Allah, Istri tomboinya Biby, sudah dewasa ternyata, ya," goda Adnan sembari ia menoel pucuk hidungnya Kirana.
"Iya dong By! Sekarang Kanakan sudah menjadi seorang Ibu," balas Kirana, dengan mata yang terlihat berbinar.
"Alhamdulillah, Biby juga sangat bersyukur sekali Sayang. Karena kita telah melewati segala ujian-ujian yang selalu menerpa kita. Namun pada akhirnya ujian yang kita lalui sekarang berbuah manis," ujar Adnan, sembari ia menyandarkan tubuhnya dikepala tempat tidurnya.
"Sini Sayang," katanya lagi, minta Kirana agar duduk di sampingnya. Dan Kirana pun mengikuti keinginan suaminya, ia menggeserkan tubuhnya dan hendak bersandar di dipan namun Adnan langsung merangkulnya, membuat ia akhirnya bersandar di dadanya Adnan.
"Kamu tahu Sayang? Biby juga sangat bersyukur sekali memiliki kamu Sayang. Rasanya kebahagiaan Biby telah lengkap dengan kehadiran anak-anak kita. Terima kasih ya Sayang, kamu telah menjadikan Biby, seorang pria yang sempurna. Karena kini Biby bukan hanya berpangkat sebagai seorang suami, saja, tapi juga berpangkat seorang Ayah, dan itu semua berkat kamu Sayang," ucap Adnan sembari ia memandang lekat wajah Kirana yang juga sedang memandang dirinya.
"Sekali lagi terimakasih bidadari tomboiku, Biby sangat mencintaimu," ucap Adnan lagi, begitu tulus, sembari ia mengecup lembut dahi istrinya.
"Kana?" panggil Adnan dengan lembut.
"Iya By?" balas Kirana dengan lembut juga.
"Kapan Biby di perbolehkan, memproses anak keempat dan kelimanya kita Sayang?" tanya Adnan sedikit bercanda.
"Haah? Iiiss Biby! Luka perut Kana saja belum kering! Sudah minta anak lagi!" protes Kirana sambil memanyunkan bibirnya. Membuat Adnan langsung tertawa gemas melihatnya.
"Hahahaha, Biby cuma bercanda kok Sayang, mana mungkin Biby tega, melakukannya. Terkecuali kalau kamu yang memintanya," balas Adnan sembari ia mengedipkan sebelah matanya.
"Iikh apaan sih By, genit banget sih!" kata Kirana terlihat sekali ia sedang tersipu malu. Membuat Adnan lagi-lagi tertawa gemas melihat istri tomboinya yang kini telah menjadi wanita dewasa, dan juga pemalu. Membuat ia semakin menyayangi istri kecilnya itu.
"Terima kasih ya Allah, karena Engkau telah memberikan kami kebahagiaan yang Indah" batin Adnan dan Kirana sehati.
*┈┉━━•❖❀💖.E.D.N.💖❀❖•━━━┉┈*
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu.
Dear Readers..
__ADS_1
Alhamdulillah, Author sudah menyelesaikan novel
💓 KISAH CINTA SI GADIS TOMBOI💓
Semoga para Readers kesayanganku terpuaskan dari hasil akhir cerita ini. Dan Author memohon maaf lahir dan batin 🙏 bila dalam masa novel ini Aktif, author selalu membuat kalian kecewa. Sekali lagi maaf ya guys.
Oke guys sekali lagi terimakasih banyak atas Doa serta dukungannya selama ini. Author juga sangat berterimakasih. Karena suda setia menantikan Author Update 🙏.
Semoga penantian kalian in shaa Allah berbuah manis. Karena ada sedikit ilmu yang terdapat di cerita ini, dan semoga menjadi bermanfaat untuk kita semua.
Author juga berterimakasih atas doa-doa yang sering Author baca di kolom komentar. Semoga apapun yang kalian doakan untuk Author maka itu jugalah yang akan kalian dapatkan. Author tidak bisa membalas kebaikan kalian semua. Hanya Allah lah yang akan membalasnya. Sekali lagi terimakasih banyak ya guys.
In shaa Allah Author juga selalu berdoa. Semoga kalian selalu dalam lindungi Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan di limpahkan kebahagiaan hingga Akhirat kelak. Aamiin Aamiin ya Allah.
Baiklah Author pamit ya guys 🙏😉 Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🙏😊😇
🙏♥️LOVE YOU ALL😘♥️🙏
🥰SEE YOU DIKARYA AUTHOR LAINNYA YA 😉
Oh iya bagi yang menunggu kehadiran novel terbaru Author yang berjudul.
...💖 Gadis Bercadar Bermata Hijau...
...V...
...Duda Beranak kembar Empat 💖...
Akan liris In shaa Allah di tanggal 15 Juni jadi jangan lupa nantikan ya Guys 😉🥰
Karena in shaa Allah akan seru loh 😉 Nih Author kasih bocoran sedikit deh. Nanti didalam cerita ini akan author gabungkan para Anak-anak dari tokoh-tokoh novel Author yang sudah tamat. Anaknya siapa aja yaa? Humm Rahasia dong 😉
Jadi jangan lupa ya, nantikan tanggal mainnya oke 😉.
Ya sudah kalau begitu Author pamit ya 🤭
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ♥️
♥️LOVE YOU ALL😘♥️
🥰SEE YOU DIKARYA AUTHOR LAINNYA YA 😉
__ADS_1