Mafia Dan Aku

Mafia Dan Aku
bab 12.


__ADS_3

Chen mengantar dokter, saat sudah berada di luar Chen langsung bertanya pada dokter tentang apa yang di katakan tadi.


"hey... apa maksud dari yang kau katakan tadi" tanya Chen pada dokter yang memeriksa Liu tadi, dengan nada rendah agar tidak terdengar oleh Liu.


dokter terdiam sejenak saat mendengar pertanyaan dari Chen. sedetik kemudian ia tersenyum pada Chen. Chen mengernyitkan dahinya saat melihat dokter itu tersenyum pada nya.


"aku tidak butuh senyummu, yang aku butuh adalah jawaban dari pertanyaan ku tadi" ujar Chen ketus.


"begini tuan, tuan Liu tidak lagi sakit jantung atau semacamnya. dia baik-baik saja, yang saya tahu hal yang di alami oleh tuan Liu sering di alami juga oleh orang yang sedang jatuh cinta. jadi sepertinya tuan Liu sedang jatuh cinta saat ini" balas dokter panjang lebar.


Chen menganggukan kepalanya, saat mendengar penjelasan dari dokter.


" baiklah... kau boleh pergi sekarang.. Terima kasih " ujar Chen sambil tersenyum getir pada dokter dengan nada yang sedikit mengusir.


"baik tuan.. saya permisi" balas dokter seraya pergi dari hadapan Chen.

__ADS_1


setelah dokter pergi Chen kembali berfikir,


sepertinya yang di katakan oleh dokter tadi memang benar, mungkin itu yang di fikirkan oleh Chen.


sedangkan di dalam Liu sedang uring-uringan kepada para pelayan yang sedari tadi diam saja, sambil memerhatikan Liu dengan heran. mungkin yang sedang di fikirkan oleh para pelayan Liu adalah tidak mungkin Liu Yang kejam ini bisa jatuh cinta?


entahlah jika memang itu benar semoga Liu bisa merubah sifat kejamnya itu, kasihan gadis yang ia suka itu harus menghadapi sikap kejam Liu.


"kenapa kalian terus memerhatikan ku seperti itu... aku menggaji kalian itu untuk bekerja bukan untuk bermalas-malasan seperti ini. " ujar Liu memarahi para pelayannya.


para pelayan pun langsung pergi dari hadapan Liu dengan rasa takut karena Liu sudah marah. kecuali Aqila, dia masih di sana sambil menahan tawa, melihat wajah Liu yang sedang marah, sangat lucu menurutnya.


"tidak ada" balas Aqila sambil tersenyum.


deg..

__ADS_1


jantung Liu kembali berdetak kencang saat melihat Aqila tersenyum padanya.


"apa ini... ada apa dengan jantung ku? " batin Liu sambil memegang dadanya.


"ada apa? " tanya Aqila saat melihat Liu memegang dadanya.


"bukan urusan mu" balas Liu ketus. lalu Liu hendak pergi ke meja makan, karena memang sudah saatnya makan siang.


"kau sudah makan? " tanya Liu pada Aqila.


"belum" Jawab Aqila cepat, karena dia memang sudah sangat lapar, karena dia belum makan dari tadi pagi.


"ayo makan bersama... aku sudah lapar. " ajak Liu, lalu pergi menuju meja makan diikuti oleh Aqila di belakangnya.


Chen Yang melihat Liu mengajak Aqila untuk makan bersama, langsung berfikir apa mungkin Liu sekarang sedang jatuh cinta pada Aqila. secara selama ini kan Liu tidak pernah mengajak seseorang untuk makan bersama, apa lagi mengajak wanita, karena Selama ini Liu terlihat sangat anti dengan yang namanya wanita.

__ADS_1


sedangkan jika di hitung hitung Liu sudah 2 kali mengajak Aqila makan bersama, semalam dan sekarang..


"agrhh" ucap Chen lirih sambil mengacak-acak rambutnya, kepalanya terasa sakit memikirkan tentang tingkah laku bos nya itu.


__ADS_2