Mafia Dan Aku

Mafia Dan Aku
diperlakukan dengan baik


__ADS_3

setelah dokter pergi Aqila mulai membuka mata nya perlahan, ia masih merasakan sakit di kepala. ia terkejut melihat sekeliling nya.


" di mana aku? " gumam Aqila yang heran karna dia berada di dalam sebuah kamar. padahal tadi dia Masih di ikat di dalam gudang.


"kau sudah bangun? " tanya Chen pada Aqila.


"ak.. aku kenapa? " tanya Aqila yang mulia ketakutan karena melihat Chen dan Liu di kamar itu sedang memperhatikan nya.


"kau tadi pingsan" jawab Chen. "apa kau baik-baik saja sekarang? "sambung Chen lagi.


" iya aku baik-baik saja " ucap Aqila berusaha menyembunyikan ketakutan nya.


Liu hanya diam saja mendengar percakapan Chen dan Aqila, entah kenapa kekesalan Liu pada Chen makin bertambah karena Chen sangat perhatian pada Aqila. akhirnya Liu memutuskan untuk pergi dari kamar itu dengan perasaan lega dan kesal, lega karena Aqila sudah sadar dan baik-baik saja. kesal karena Chen yang begitu peduli dengan Aqila.


Chen yang melihat boss nya pergi langsung mengikuti boss nya dari belakang.


" ada apa?...kenapa kau mengikutiku terus? " Tanya Liu yang kesal karena Chen terus mengikutinya.

__ADS_1


"hemmmm... begini boss. " Chen terdiam dan tak melanjutkan perkataannya.


Liu menutup mata nya lalu mendengus kesal.


" ada apa katakan saja, jangan membuat ku marah" ujar Liu menahan emosinya, karena Chen tidak melanjutkan kalimatnya.


" tapi boss harus berjanji untuk tidak marah pada ku nanti" ujar Chen yang mulia ketakutan karena boss nya sudah mulai marah.


" hemm baik lah aku berjanji, cepat katakan " ujar Liu sambil menatap tajam Chen.


" *boss kita kan sedang membutuhkan gadis itu untuk menjadi penerjemah kita,, menurutku jika kita memperlakukan dia dengan kasar pasti dia akan menolak."


" iya boss... itu pun kalau boss setuju "


" apa kau sudah gila haah" teriak Liu pada Chen. " mana mungkin aku memperlakukan orang yang tidak berguna dengan baik, berani sekali kau bicara begitu pada ku, apa kau sudah bosan hidup*? " ujar Liu Yang sudah tidak bisa menahan emosi nya.


"bukan begitu boss,, kita memperlakukan dia dengan baik untuk saat ini saja ,, setelah kita selesai dan kita tidak membutuhkan nya lagi, kita akan memperlakukan dia seperti semula boss,, " ucap Chen mencoba memberi pengertian pada Liu.

__ADS_1


Liu terdiam sejenak, dia memikirkan apa yang di katakan oleh Chen ada benar nya juga, lagian mana ada orang yang mau membantu tapi dengan cara di ancam, jika memang ada orang yang mau,pasti dia tidak akan selalu jujur.


" baik lah aku setuju, kau urus saja dia. " ujar Liu yang mulai menerima pendapat Chen.


"Terima kasih boss,, akan ku pastikan dia mau membantu kita" ujar Chen dengan semangat, karena mendapatkan persetujuan dari boss nya.


Liu lalu pergi meninggalkan Chen menuju meja makan,dia sudah mulai lapar karena dia belum makan malam.


Liu yang sedang asik menikmati makanan nya tiba-tiba teringat akan Kata-kata dokter tadi kalau Aqila kekurangan cairan tubuh dan butuh asupan gizi. Liu memanggilnya pelayanannya dan menyuruh sang pelayanan agar mengirim kan makanan dan vitamin pada Aqila.


" pelayanan " panggil Liu pada pelayannya.


" iya tuan" jawab sang pelayanan sambil menghampiri tuanya.


"bawakan makan dan vitamin kepada wanita itu, beri dia makan yang bergizi, pastikan dia makan dengan benar" ujar Liu pada sang pelayan.


" baik tuan" jawab sang pelayan, lalu pergi menyiapkan makanan untuk Aqila.

__ADS_1


***


__ADS_2