Mafia Dan Aku

Mafia Dan Aku
aku pergi


__ADS_3

Saat ini Chen dan Aqila sedang berada di meja makan menikmati sarapan pagi mereka sembari menunggu kedatangan Liu.


“ selamat pagi ” sapa Liu sambil berjalan kearah meja makan. Menghampiri Aqila dan Chen.


Namun tidak ada Jawaban Sama sekali dari Aqila maupun Chen. Dalam hati Liu hanya bisa menertawakan rencana konyol Aqila dan Chen.


Masih dengan Menahan tawanya Liu segera duduk dan mengambil makanan untuk dirinya sendiri.


Chen sedikit melirik ke arah Liu yang sedang mengambil makanan kedalam piringnya dan hal itu membuat Chen sangat terkejut.


“ apa ini, mengapa boss memakai baju santai? ” gumam Chen, mulai merasa ada yang tidak beres di sini.


“ ehmm ” Chen berdehem berniat menarik perhatian Liu. Dan hal itu berhasil membuat Liu serta Aqila langsung menatap Chen.


“ aku tahu apa yang sedang kau pikirkan Chen ” gumam Liu sembari tersenyum kecil.


“ aku akan pergi kekantor ” ujar Chen dengan berharap ada seseorang yang akan menghentikannya agar tidak pergi kekantor.

__ADS_1


“ ya silahkan ” balas Liu dengan senang hati.


Sebenarnya tadi Liu sudah siap untuk pergi ke kantor. Namun sebelum pergi Liu memutuskan untuk melihat Aqila terlebih dahulu. Dan tanpa di sengaja Liu mendengar percakapan antara Aqila dan Chen yang memiliki rencana untuk membuat kesal dirinya.


Dan di saat itu pula Liu memutuskan untuk tidak jadi pergi kekantor, karena apa? Tentu saja karena Chen sendiri yang akan pergi. Jadi semua urusan kantor bisa di urus oleh Chen. Liu memilih untuk tetap di mansion menghabiskan waktu bersama dengan Aqila.


“ ka...kau tidak pergi juga boss? ” tanya Chen sedikit khawatir. Jika Liu tidak pergi ke kantor maka rencana dirinya untuk bersantai akan kandas dan sudah pasti semua masalah kantor akan diserahkan sepenuhnya kepada dirinya. Dan itu berarti bukan dirinya yang mengerjai Liu tetapi dirinya lah yang di kerjai oleh Liu.


Mendengar ucapan Chen Aqila langsung menoleh ke arah Liu. Dan benar saja Liu hanya memakai pakaian santai bukan Stelan kerja. Jadi itu berarti Liu akan tetap berada di mansion bersama dengan dirinya.


“ jika kau yang akan pergi kekantor maka untuk apa aku pergi juga ” balas Liu acuh lalu melanjutkan kembali sarapannya.


“ kau benar aku adalah boss nya. Jadi aku perintahkan kau untuk pergi sekarang juga. Jangan sampai telat. Ingat itu ” balas dengan tersenyum menang.


“ apa? Ini gila. Kau tahu kan jika aku ini belum sepenuhnya pulih ” protes Chen lagi.


“ Kemarin aku sudah memberi mu waktu satu hari untuk istirahat, tapi. Semalam kau sendiri kan yang bilang jika hari ini kau akan pergi bekerja. Jadi jangan salah kan aku ” balas Liu tidak peduli dengan wajah kesal Chen.

__ADS_1


“ Chen menurut ku dia berkata benar. Disini dia lah boss nya dan kau hanya tangan kanannya, jadi... ” Aqila ikut bersuara kepada Chen dengan nada kecil seperti orang yang sedang berbisik.


“ mengapa kau malah membelanya. Kau ingatkan dengan rencana kita tadi. ” balas China ikut berbisik.


“ iya aku ingat ta...” belum selesai Aqila meneruskan ucapannya. Liu segera memotong ucapan nya.


“ ada aku disini dan aku bisa mendengar ucapan kalian berdua ” ujar Liu memotong ucapan Aqila.


“ ahh, sial ” umpat Chen frustasi. Lalu Chen menatap Liu dengan tatapan seperti orang yang sedang meminta sebuah pertolongan.


Liu yang tahu arti dari tatapan Chen langsung berkata “ kau harus pergi sekarang, sebelum terlambat ” dengan sangat tegas.


“ kau jahat boss! ” ujar Chen sebelum pergi.


Dan saat ini di meja makan hanya ada Liu dan Aqila saja. Jadi saat ini Liu tinggal memikirkan bagaimana caranya mendapatkan maaf dari Aqila.


Dan ada satu hal yang perlu kalian ketahui, sebenarnya semalaman Liu tidak bisa tidur karena merasa bersalah pada Aqila. jadi memutuskan untuk mengerjakan sebagian tugas kantor agar cepat mengantuk. tapi hasilnya tetap saja Liu tidak bisa tidur sampai pagi menjelang.

__ADS_1


🥀 di sini author cuma mau bilang MAAF buat kalian para readers 🥺🥀


__ADS_2