
Aqila yang sedang ketakutan, berusaha untuk pergi dari sana dengan perlahan, namun sungguh apes aqila malah menginjak kaleng bekas minuman. sontak aqila kaget.
"boss,, sepertinya ada orang yang melihat kita" ujar chen kepada liu.
"sial,, tunggu apa lagi bodoh!! cepat tangkap orang itu, jangan sampai lolos, jika lolos maka nyawa kalian akan melayang" teriak liu pada anak buah nya.
"baik boss" ucap para anak buah kompak.
aqila tau diri nya dalam bahaya langsung lari dengan sekuat tenaga, agar tidak tertangkap oleh mereka.
"gawatt jika aku tertangkap, maka habis lah aku. " batin aqila.
meskipun aqila berusaha lari sekuat tenaga, namun ternyata mereka lebih cepat.
aqila pun tertangkap, lalu aqila di tarik dibawa paksa kehadapan liu sang bos.
"Aaaa.lepas kan aku" teriak aqila, sambil meronta, namun tenaga aqila tidak lah sekuat para pria itu.
"bawa dia kemari, cepat! " ujar liu pada anak buah nya.
"mau kita apakan wanita ini boss" tanya chen kepada liu. "apa kita bunuh saja sekalian? " sambung chen lagi.
__ADS_1
liu tersenyum sinis. "tidak! jangan langsung di bunuh kita buat dia menderita dahulu." ujar liu pada chen.
aqila yang sudah sangat ketakutan tidak bisa berbuat apa apa, kecuali menangis, badan nya sudah sangat gematar, keringat dingin sudah bercucuran.
tidak di sangka dia akan pergi menyusul ayah dan ibu nya secap ini. di usia yang masih muda.
"to...tolong lepas kan aku, ak...aku mohon" ucap aqila, gugup sambil terus menangis.
plaak satu tamparan berhasil mendarat di pipi mulus aqila.
"apa? melepaskan mu, enak saja. " ujar liu pada aqila, dengan nada tinggi.
" apa yang sudah kau lihat tadi, haah? " teriak liu pada aqila.
ucap aqila yang masih gugup dan menangis.
"jika tidak melihat apa apa, kanapa tadi kau lari" ucap liu dengan tatapan membunuh nya.
"sungguh, aku benar-benar tidak melihat apapun tadi, " jawab aqila makin takut.
"ohh rupanya kau tak mau jujur ya, kau tau aku tidak suka dengan pembohong, mereka semua mati itu karna telah berbohong pada ku." ujar liu sambil mengisi peluru ke dalam pistol nya, lalu mengarahkan pistol nya ke aqila, pada saat liu akan menarik pelatuk nya. tiba tiba chen mendekat dan membisikkan sesuatu pada liu.
__ADS_1
"sial... " umpat liu, lalu menyimpan kembali pistol nya dan berjalan pergi.
" boss bagaimana dengan wanita ini? " tanya chen pada liu.
liu menghentikan langkah nya dan mendengus kesal. "huuuh"
"semoga saja dia mau melepaskan aku" ucap aqila dalam hati.
"bawa dia sekalian" ucap liu sambil melanjutkan langkah nya.
aqila terkejut dan langsung membelalakan mata nya, "mati lah aku" batin aqila.
"tapi boss" ucap chen
"tidak ada tapi tapi, ku bilang bawa ya bawa" bentak liu pada chen.
"baik boss" ucap chen, dia tidak bisa melawan perintah boss nya ini, jika melawan maka habis lah dia.
mereka lalu pergi meninggalkan rumah tua itu. liu masuk kedalam sebuah mobil mewah, di ikuti para anak buah dan juga aqila. baru beberapa meter mereka pergi tiba tiba rumah tua itu meledak buumm.
maaf ya ka,, banyak tipu tipu nya😁
__ADS_1
ini novel pertama aku , mohon jangan di buly ya ka, 🙏
semoga kakak semua suka🙏