
mansion Liu
Liu sedang duduk di ruang makan sambil menatap Chen tajam. karena ulah Chen semua rencana Liu gagal. harusnya semalam Liu bisa menikmati waktu berdua bersama Aqila.
andai saja semalam Chen tidak bertindak ceroboh dengan menembak Clara di area hotel.
“ sudah lah boss, bukankah aku sudah minta maaf.. semalam aku tidak bisa lagi menahan emosiku boss lagipula ini tidak sepenuhnya salah ku tapi Mereka juga bersalah.” untuk kesekian kalinya Chen berusaha memberi pengertian pada Liu.
“ aku tidak melarang kau untuk menyakiti mereka, bahkan jika kau membunuh mereka pun aku tidak masalah...” ucap Liu datar.
“ lalu sekarang apa masalahnya? ” tanya Chen.
__ADS_1
“ seharusnya kau gunakan otak mu itu untuk memikirkan akibatnya. kau lihat sekarang Aqila marah padaku dan dia tidak mau berbicara apalagi bertemu dengan ku... Sekarang aku harus bagaimana?”
“ jika masalah Aqila itu salah boss sendiri. mengapa boss biarkan Aqila melihat aku menembak sepupunya itu ”
“ hey bodoh! aku mana tau jika kau akan benar-benar menembak dia. aku mengira kau hanya akan menakut-nakuti mereka ” ucap Liu mengingat kejadian semalam. saat Aqila mengajak dirinya untuk melihat apa yang akan di lakukan Chen pada Clara. tanpa pikir panjang Liu langsung menuruti keinginan Aqila karena menurut Liu, Chen tidak akan bertindak bodoh di area hotel. tapi ternyata saat Liu dan Aqila baru sampai mereka melihat Chen menembak kaki Clara dan memecat Alex.
dan itu berhasil membuat Aqila marah besar pada Liu dan juga Chen. karena sebelumnya Liu berkata bahwa Chen tidak akan menyakiti mereka tanpa seizin dari Liu.
“ boss orang seperti mereka itu tidak bisa jika hanya di takut-takuti. dan masalah Aqila kau kan bisa mengancamnya jika dia tidak mau memaafkan.”
“ apa? ” pekik Chen. “ boss aku tau jika aku salah, tapi kau jangan memecat ku seperti ini lah. kau tau kan bahwa aku ini hanyalah manusia biasa yang masih suka melakukan kesalahan. bahkan pemimpin negara pun suka melakukan kesalahan ” protes Chen tidak terima jika dirinya di gantikan, yang artinya dirinya akan di pecat. ini adalah mimpi buruk bagi Chen.
__ADS_1
sampai kapanpun Chen pasti tidak akan terima jika dirinya di pecat oleh Liu. karena hanya Liu lah yang mau menggaji dirinya dengan gaji yang besar dan tinggal di rumah yang mewah seperti ini.
“ aku janji boss, aku akan membantumu untuk mendapatkan maaf dari Aqila secepatnya. tapi kau juga harus berjanji bahwa kau tidak akan memecat ku. bagaimana? ” Chen mencoba untuk bernegosiasi dengan Liu.
“ baiklah, ku beri kau Waktu 24 jam untuk membujuk Aqila agar memaafkan ku atas kesalahan yang tidak ku perbuat ” balas Liu.
“ apa? 24 jam?, yang benar saja boss.” protes Chen.
“ kalau kau tidak sanggup tak apa. tapi ingat! bahwa kau akan tergantikan secepatnya ”
“ ahh.. ini membuat ku gila.” ujar Chen frustasi.
__ADS_1
“ bagaimana? ” Tanya Liu sambil tersenyum licik.
“ baiklah boss ” balas Chen.