Mafia Dan Aku

Mafia Dan Aku
10 hari lagi


__ADS_3

setelah kejadian tadi, Liu memerintahkan para anak buahnya yang ada di sekitarnya untuk tidak mengenakan pakaian serba hitam. takut jika kejadian tadi terulang lagi.


dan jangan tanyakan tentang kedua orang tadi, tentu saja Liu sudah menghukum mereka. dengan hukuman yang lumayan menguras darah. bagaimana tidak, Liu dengan santainya menembak kaki mereka.


saat ini Liu sedang sibuk dengan pekerjaannya yang tiada habisnya. sedangkan Aqila telah tertidur pulas di sofa. menangis membuatnya menjadi mengantuk.


“ apa kau sibuk boss?” tanya Chen yang entah sejak kapan berada di dalam ruangan Liu.


Liu yang sedikit terkejut dengan kedatangan Chen yang tiba-tiba. hanya bisa memejamkan matanya menahan emosi. sungguh Chen sudah seperti hantu saja.


“ menurutmu ” balas Liu ketus, menatap tajam Chen.


“ ah padahal aku datang kemari ingin membahas tentang pernikahan mu dengan Aqila ” Ujar Chen dengan nada yang dibuat seperti orang yang sedang kecewa.


“ tidak perlu, aku bisa mengurusnya sendiri ” balas Liu dengan santai, lalu kembali melanjutkan pekerjaannya.


“ kau yakin tidak butuh bantuan ku boss? ” tanya Chen memastikan. tidak biasanya boss nya ini tidak merepotkan dirinya.


“ kapan kau dan Aqila akan menikah? ” tanya Chen lagi saat pertanyaannya yang sebelumnya hanya di abaikan oleh Liu.


“ apa kau begitu ingin tahu Chen? ” bukanya menjawab Liu malah balik bertanya.

__ADS_1


“ tentu saja boss, ” balas Chen menatap serius Liu.


“ 10 hari lagi ” balas Liu singkat. dan hal itu membuat Chen terkejut.


“ apa? ” teriak Chen tidak percaya, “ boss, apa kau yakin dengan waktu yang tepat kau tentukan? ” sambung Chen menatap Liu serius.


“ memangnya mengapa? ” tanya Liu.


“ boss kau belum memesan gaun pengantin, dan menyiapkan tempat untuk menggelar acara pernikahan mu. bagaimana bisa kau hanya membutuhkan waktu 10 hari.


“ kau tidak perlu khawatir Chen, aku sudah menyiapkan semuanya dengan sempurna. ” balas Liu dengan menyeringai puas.


ya Liu benar seharusnya Chen tidak perlu khawatir, karena Liu telah menyiapkan semuanya dari jauh-jauh hari. hanya saja Liu masih bingung dengan tempat yang akan ia gunakan untuk mengadakan pesta pernikahan nya nanti. karena Liu tidak bisa memilih tempat sembarang. ah ayolah Liu adalah seorang boss mafia pasti berita tentang pernikahan nya akan menggemparkan dunia mafia. dan hal itu bisa saja di gunakan oleh para musuh Liu untuk menghancurkan Liu.


jadi Liu harus benar-benar memilih tempat yang aman untuk menggelar pesta pernikahan nya. jika dirinya tidak mau terjadi hal yang tidak diinginkan.


“ baiklah terserah dirimu saja boss, ” balas Chen pasrah dengan keputusan Liu.


Chen melangkahkan kakinya keluar dari ruangan Liu. dengan perasaan yang... ah entahlah Chen sendiri tidak tahu. antara senang atau sedih.


Chen memilih untuk kembali ke ruangan dan melanjutkan pekerjaannya yang tertunda. sedangkan Jia Li yang melihat raut wajah Chen yang seperti sedang tidak baik-baik saja menjadi penasaran.

__ADS_1


dan Jia Li memberanikan diri untuk bertanya langsung kepada Chen.


“ apa yang sedang terjadi tuan? ” tanya Jia Li sedikit gugup.


“ entahlah aku sendiri tidak tahu, pernikahannya sebentar lagi. tetapi mengapa aku merasa seperti ini. ” balas Chen lesu. Chen sedih karena sepertinya boss nya itu sudah tidak butuh lagi bantuan nya. namun Chen Juga merasa senang dengan pernikahan Liu.


*deg.


“ apa pernikahan*? ” gumam Jia Li, merasa sesak saat Chen berkata seperti itu.


“ ah aku ucapkan selamat tuan, seharusnya kau bahagia dengan pernikahan mu bukan nya sedih. ” Ujar Jia Li. memaksakan diri untuk tersenyum padahal dadanya terasa sangat sesak sekali.


“ tentu saja aku bahagia, hanya saja... ” Chen menggantung kalimatnya, saat dirinya baru menyadari ucapan Jia Li tadi. “ tunggu,, kau berkata apa tadi? pernikahan ku? ” tanya Chen pada Jia Li.


“ tentu saja tuan, memangnya pernikahan siapa lagi ” balas Jia Li bingung, mengapa Chen terlihat terkejut seperti itu.


“ ah yaampun yang benar saja, apa kau mengira aku yang akan menikah?, ” Chen menatap tak percaya pada Jia Li. “ yang akan menikah itu boss ku, bukan diriku ” sambung Chen dengan nada kesal.


jangankan untuk menikah, kekasih saja Chen tidak ada.


“ apa, jadi selama ini aku telah salah mengira. ” gumam Jia Li merasa malu sendiri. ah pantas saja tadi Chen terlihat ragu-ragu saat akan menyentuh wanita cantik tadi. ternyata wanita cantik itu adalah kekasih boss nya. ah maksudnya kekasih sang pemilik perusahaan tempat dirinya bekerja.

__ADS_1


“ yaampun aku bodoh sekali! ” gumam Jia Li merutuki kebodohannya sendiri. “ siapa wanita beruntung itu, beruntung sekali wanita itu bisa mendapatkan boss besar yang banyak di incar oleh banyak wanita. ” sambung Jia Li.


__ADS_2