Mafia Dan Aku

Mafia Dan Aku
butuh penerjemah


__ADS_3

Di pagi harinya, Aqila mulai membuka matanya. mata Aqila sembab karena menangis semalaman. Aqila mencoba untuk menggerakkan tubuhnya, tentu saja dia tidak akan bisa bergerak karena tubuh nya terikat.


beberapa saat kemudian, terdengar deru langkah kaki yang mendekat kearah Aqila.


"siapa itu, apakah pria kejam itu yang kemari? ". batin Aqila.


yang di takuti Aqila ternyata benar, yang datang adalah Liu dan Chen.


" sudah bangun kau rupanya " ucap Liu.


mendengar ucap Liu, tubuh Aqila langsung gemetar ketakutan.


"ya Tuhan.. tolong lah hamba mu ini, jangan sampai pria kejam ini menyiksa ku. cukup bibi ku saja, jangan orang ini." ucap Aqila dalam hati.


Liu tersenyum senang melihat Aqila yang sedang ketakutan. bagi nya sangat lah menyenangkan bila melihat seseorang ketakutan apa lagi sampai memohon untuk hidup.


"sayang sekali sekarang aku tidak bisa menyiksa mu, karena masih ada urusan yang lebih penting di luar sana." ucap Liu sambil menunjukkan senyum iblisnya pada Aqila.


Aqila sedikit lega, setidaknya untuk pagi ini ia tidak di siksa oleh Liu.


Liu langsung beranjak pergi dari tempat itu meninggalkan Aqila, sebenarnya ia sudah tidak sabar untuk menyiksa Aqila, tapi di kantor nya sedang ada masalah. ia harus datang kekantor secepatnya.


***


di kantor Liu


di dalam sebuah ruangan terlihat Liu sedang berbincang dengan Robin.


Robin merupakan seorang mafia asal Indonesia. ia juga terkenal kejam dan licik.


mereka sedang berbincang mengenai senjata ilegal. Robin ingin membeli senjata dari Liu,


Liu tidak terlalu percaya dengan Robin karena sifat licik Robin, Liu takut Robin akan mengkhianati nya karena sudah banyak orang di luar sana yang di tipu oleh Robin.apa lagi Liu tidak mengerti sama sekali bahasa Indonesia, oleh karena itu Liu harus berhati-hati dengan Robin.

__ADS_1


Liu bisa beberapa bahasa tapi tidak dengan bahasa Indonesia, karena dia tidak pernah berfikir akan bekerjasama sama dengan orang Indonesia. jadi Liu berfikir untuk mencari orang yang bisa Berbahasa Indonesia yang dapat di percaya.


tentu saja di jaman sekarang ini cukup sulit untuk mendapatkan orang yang bisa di percaya.


setelah berbincang dengan Robin, mereka memutuskan untuk bertransaksi lusa.


di tempat yang telah di sepakati bersama. tentunya tempat itu harus aman, agar polisi tidak bisa melacak mereka.


setelah itu Robin langsung pergi meninggalkan ruangan itu, dengan senyum licik nya. dia berfikir Liu pasti akan mudah untuk di tipu, karena dia tau jika Liu dan Chen tidak ada yang mengerti bahasa Indonesia.


dia tak tahu sebenarnya Liu sudah tau maksud dari nya.


setelah Robin pergi Liu langsung menyuruh Chen untuk mencari orang yang bisa bahasa Indonesia. yang dapat di ajak kerja sama.


"Chen... cepat cari orang yang bisa bahasa Indonesia dan tentunya yang dapat kita percaya" ujar Liu


" baik boss" ujar Chen


sebenarnya Chen tidak setuju dengan kerja sama ini. tapi apa lah daya. dia tak bisa menentang Liu. karena Liu punya rencana sendiri untuk menghancurkan rencana licik Robin.


Chen ingat dengan Aqila yang sedang menjadi tahanan Liu di rumah. jika di lihat dari wajah nya sepertinya Aqila bukan asli warga China. Chen memutuskan untuk mencari tahu tentang Aqila.


Chen tersenyum puas setelah mengetahui identitas Aqila.


"ketemu" gumam Chen.


ia memutuskan untuk memberitahu Liu tentang Aqila. mereka bisa menggunakan Aqila sebagai penerjemah nanti.


meskipun sebenarnya mereka tidak terlalu butuh seorang penerjemah. karena mereka bisa menggunakan bahasa Inggris. tapi apa salahnya untuk berjaga-jaga. karena tadi Robin sering menggunakan bahasa Indonesia.


sedangkan di ruang kerja Liu sedang sibuk dengan komputer dan berkas-berkas yang ada di hadapan nya. terdengar ada yang mengetuk pintu.


"tok... tok... tok."

__ADS_1


"boss ini saya, boleh saya masuk" tanya Chen dari balik pintu.


"masuk saja" jawab Liu datar.


Chen membuka pintu lalu masuk kedalam.


setelah sampai di hadapan Liu,


" ada apa? " tanya Liu, saat Chen sudah berdiri di depan meja kerja nya..


"boss, saya sudah menemukan orang yang boss inginkan. " jawab Chen.


"kau yakin? apa dia dapat di percaya"


"*tentu saja boss, saya sangat yakin. "


"hemm.. siapa orang nya*? " tanya Liu sedikit penasaran.


" wanita yang sedang menjadi tahanan di rumah boss,saya sudah mencari tau tentang wanita itu. ternyata wanita itu orang Indonesia.nama nya Aqila humayra boss. saya yakin dia bisa membantu kita boss. " jawab Chen, sambil menjelaskan kan.


Liu sedikit terkejut dengan jawaban dari Chen, ia berfikir tidak mungkin wanita itu mau membantu diri nya, sedangkan wanita itu sangat takut pada nya.


"jangan wanita itu. dia tidak mungkin mau membantu kita. cari yang lain saja." perintah Liu.


"tapi boss,, sudah tidak mungkin mencari orang yang dapat dipercaya dengan mudah saat ini, hanya ada wanita itu sekarang." jawab Chen sambil meyakinkan Liu.


"bagaimana cara kita untuk meyakinkan dia." ujar Liu.


"kita bisa mengatakan pada nya, bahwa kita bisa melepaskan dia jika dia mau membantu kita boss." Jawab Chen.


"baiklah, setelah pulang nanti kita bisa menemui nya di rumah." jawab Liu, dia berfikir tidak ada salah nya untuk mencoba, jika gadis itu tidak mau tentu saja dia akan menyiksa sampai dia mau.


" baik boss" jawab Chen senang karena Liu setuju denganya.

__ADS_1


__ADS_2