Mafia Dan Aku

Mafia Dan Aku
kesal chen


__ADS_3

mendengar ucapan dari Chen membuat Liu merasa sedikit bersalah karena telah melampiaskan kekesalannya pada Chen. tapi itu salah Chen juga kan? dia pergi ke kamar untuk mengambil laptop tetapi tidak bilang pada Liu. jadi ini bukan sepenuhnya salah Liu kan?.


sejak tadi Chen diam saja, ia tidak mau memulai percakapan dengan Liu, karena ia masih kesal dengan Liu. ia hanya sibuk mengotak-atik laptop nya untuk mencari tau informasi tentang pria tua tadi.


awas saja jika Chen bertemu lagi dengan dengan pria tua itu pasti langsung di Hajar tuh orang. karena jika di pikir Liu marah padanya karena ulah pria tua itu.


“ kalian kenapa? ” tanya Aqila yang tiba-tiba datang. membuat Liu dan Chen terkejut.


sebenarnya Aqila sudah memerhatikan Liu dan Chen sejak tadi. Aqila melihat Chen sesekali melirik kearah Liu dengan tatapan kesal. sedangkan Liu hanya diam saja dengan wajah datarnya. pasti terjadi sesuatu di antara mereka, itulah yang dipikirkan oleh Aqila saat ini.


“ bisa tidak, kau jangan seperti hantu yang tiba-tiba muncul begini ” sungut Chen. masih merasa terkejut dengan kedatangan Aqila yang tiba-tiba.


sedangkan Liu hanya memerhatikan Aqila dari atas sampai bawah. dan tatapan nya terhenti pada tangan kiri Aqila yang dari di pegang pria tua tadi.

__ADS_1


“ apa kau sudah membersihkan tubuhmu sampai benar-benar bersih? ” tanya Liu masih menatap tangan Aqila.


“ iya sudah.. memangnya ada apa dengan tubuh ku? ” Tanya Aqila.


“ apa kau tidak tau jika tubuhmu itu bau ” sambung Chen sambil cekikikan tapi masih tetap fokus pada layar laptopnya.


“ enak saja.. kau itu yang bau ” Aqila membalas ejekan Chen.


“ kau ” tolak Chen.


“ hey ” bentak Liu pada Chen dan juga Aqila. ia kesal karena merasa di abaikan oleh Aqila


“ ada apa dengan mu boss ”. tanya Chen heran kenapa Liu membentak ia juga Aqila.

__ADS_1


Liu bangkit dari duduknya dan segera menghampiri Aqila. dan mengabaikan pertanyaan dari Chen.


“ ikut aku ” Liu Manarik tangan Aqila.


“auw sakit ” Aqila merasa sakit di tangan yang di tarik oleh Liu. karena Liu menggenggam tangannya dengan sangat erat. tidak seperti biasanya.


“ mangkanya ikuti saja aku jangan melawan ” ujar Liu sambil sedikit meregangkan genggamannya agar Aqila tidak merasa sakit lagi.


Aqila hanya diam saja tak berani bicara lagi pada Liu. karena Liu hanya membawanya kemeja makan untuk makan malam bersama dengannya berdua saja. bukan membawanya ke tempat penyiksaan jadi Aqila tidak perlu memberontak. toh dia juga sudah lapar.


setelah menghabiskan makan malam Liu menyuruh Aqila langsung masuk kedalam kamar. dan jangan keluar kamar. Liu mengancam Aqila jika Liu sampai tau Aqila keluar dari kamar, Aqila akan mendapat hukuman dari Liu. tentu saja Aqila menurut daripada dirinya mendapat hukuman lebih baik dia diam dikamar dan tidur jauh lebih baik.


sedangkan Liu langsung menuju kamarnya di lantai atas untuk membersihkan dirinya. ia ingin berendam dengan air hangat agar tubuhnya sedikit rileks. setelah apa yang terjadi hari ini membuat kesal sekaligus lelah.

__ADS_1


masa bodok dengan Chen jika dia sudah selesai dari tugas nya pasti dia akan mencari Liu untuk memberi tau semuanya.


__ADS_2