
malam ini adalah malam yang sudah di sepakati oleh Liu dan Robin. Liu sedang Bersiap-siap tak lupa dia pun membawa pistol yang di simpan di dalam jas nya, setelah siap Liu langsung turun kebawah menghampiri Chen yang sudah menunggu di depan pintu keluar bersama dengan Aqila.
yaa Aqila mau menjadi penerjemah Liu, karena dia berfikir jika dia menolak pasti dia akan langsung di bunuh oleh Liu,setidaknya jika dia menerima menjadi penerjemah dia akan hidup sedikit lebih lama. dia akan hidup sampai dia tidak di butuhkan lagi.
Aqila berfikir seperti itu karena dia sempat mendengar percakapan Liu dan Chen beberapa waktu yang lalu. bahwa dia akan di perlakuan dengan kejam lagi oleh Liu saat dia sudah tidak di butuhkan lagi. itulah yang membuat Aqila mau menerima tawaran yang Chen berikan padanya tentu saja atas seizin Liu.
sesampainya di bawah Liu memperhatikan Aqila dari atas hingga bawah.Aqila yang sadar sedang di perhatikan oleh Liu langsung menundukkan kepalanya takut.
"cihh" ujar Liu sambil memperhatikan Aqila. Liu Menunjukan wajah jijik melihat Aqila.
"Chen apa kau yakin akan membawa wanita ini bersama kita? " tanya Liu pada Chen.
Chen sedikit bingung mendengar pertanyaan dari bosnya itu. apa ada yang salah jika membawa Aqila bersama mereka , padahal kan Liu sudah menyetujui hal ini, tapi kenapa sekarang dia bertanya seperti itu.
"memangnya ada yang salah boss?" bukan nya menjawab pertanyaan Liu, Chen malah balik bertanya.
" apa kau ingin membuat ku malu di hadapan Robin nanti? " ujar Liu pada Chen dengan sedikit kesal.
"jika kau malu, kenapa kau setuju aku menjadi penerjemah mu" batin Aqila, saat mendengar pertanyaan Liu pada Chen.
Chen makin di buat bingung oleh pertanyaan Liu, menurutnya tidak ada yang salah dengan Aqila.
"maksudnya boss? " Chen bertanya lagi pada Liu karena dia tidak mengerti dengan ucapan Liu tadi.
__ADS_1
"kau lihat lah penampilan wanita itu, bahkan pakaiannya saja tidak berubah sejak awal dia di sini" ujar Liu yang kesal dengan penampilan Aqila yang tidak pernah berganti pakaian dari hari pertama mereka bertemu.
ya Aqila memang belum berganti pakaian karena di memang tidak memiliki pakaian ganti.
" apa kau tidak memberikan dia pakaian ganti? " tanya Liu pada Chen lagi.
mendengar itu Chen langsung menyengir kuda. dia bener bener sibuk sampai lupa dengan kebutuhan Aqila.
"hehehe...maaf boss" ujar Chen terkekeh.
"lalu sekarang bagaimana boss" tanya Chen lagi.
"cepat belikan dia pakaian, buat dia layak menjadi penerjemah ku. aku tidak mau di buat malu oleh nya" ujar Liu pada Chen sambil melirik Aqila.
mendengar perintah dari Liu Chen langsung menghubungi seseorang untuk membawakan pakaian untuk di kenakan oleh Aqila.
setelah menunggu sekitar 20 menit akhirnya pakaian untuk Aqila sampai, ada banyak sekali pakaian yang datang,ada sekitar 100 pasang pakaian untuk Aqila.
"cepat kau ganti pakaian jelek dan bau milik mu itu" ujar Liu pada Aqila dengan nada mengejek.
"kau harus terlihat bener bener seperti penerjemah seorang Liu changhai, jangan membuat aku malu dengan penampilan jelek mu itu" sambung Liu.
mendengar perkataan Liu Aqila hanya bisa Menggerutu dalam hati saja dia tidak berani bicara langsung pada Liu.
__ADS_1
"huuh dasar" batin Aqila, sambil mengambil semua pakaian nya dan berlalu pergi meninggalkan Liu dan Chen menuju kamar yang di tempatinya untuk berganti pakaian.
setelah selesai berganti pakaian Aqila hendak keluar menemui Liu dan Chen yang sedang menunggu nya, Tiba-tiba di berfikir jika berdandan sedikit tidak ada salah nya, dia memakai bedak dan Memoleskan sedikit lipstik di bibir nya.
"selesai" gumam Aqila. sambil tersenyum menatap dirinya dari cermin.
Aqila langsung keluar menuju ruangan yang sudah ada Liu dan Chen tadi. dia berfikir Liu pasti akan marah padanya karena telah membuatnya menunggu.
"aku sudah selesai,, mari kita pergi " ucap Aqila.
sontak saja Liu dan Chen langsung mencari sumber suara. Liu tidak bisa berkata apa apa saat Aqila sudah berada di hadapan nya dengan menggunakan pakaian yang di berikannya tadi, dengan make-up natural. membuat Aqila terlihat sangat cantik dan anggun.
"waw" ucap Liu tanpa sadar, saat melihat Aqila.
Aqila dan Chen langsung menatap Liu dengan heran karena mendengar ucapan Liu tadi. Liu yang baru sadar dengan ucapan nya tadi langsung mengalihkan pembicaraan.
"ada apa kenapa kalian memandang ku seperti itu, sudah cepat kita pergi sekarang waktu kita tidak banyak" ujar Liu berdiri dari duduk nya dan langsung beranjak pergi.
Aqila dan Chen langsung mengikuti Liu dari belakang. Chen masih bingung dengan apa yang di dengar nya tadi seorang Liu changhai mengagumi seorang wanita, itu mustahil.
"cantik juga" batin Liu sambil tersenyum sedikit. dia menggeleng geleng kan kepalanya tanda tak setuju jika dia berfikir bahwa Aqila cantik.
"wanita jelek seperti itu kenapa aku bilang cantik,,, aneh kau Liu" teriak Liu dalam hati nya.
__ADS_1
mereka akhirnya pergi menuju tempat di mana mereka akan melakukan transaksi. dengan di kawal banyak Pengawal Liu. untuk berjaga-jaga.
di sepanjang perjalanan Aqila hanya diam saja tak mengeluarkan sepatah kata pun.