Mafia Dan Aku

Mafia Dan Aku
transaksi lagi


__ADS_3

semenjak kejadian itu. Aqila selalu berusaha untuk menghindari Liu. karena ia merasa gugup jika bertemu dengan Liu.


Aqila sedang asik menonton TV di ruang keluarga yang di temani dengan cemilan. Aqila suka sekali dengan drama Asia. terutama China, Korea, Jepang dan juga Thailand.


ketika sedang asik menonton TV Aqila tak sengaja melihat Liu turun dari lantai atas, dengan pakaian yang rapi. jangan lupa dengan kalung yang ia kenakan yang bersimbol L yang berarti Liu.


“ di mana Chen?” tanya Liu pada Aqila saat sudah sampai di tempat Aqila berada.


Aqila hanya menggeleng kan kepala tanda tidak tahu keberadaan Chen.


“ aku di sini boss ” ujar Chen tiba-tiba muncul dari belakang Liu.


“ kau sudah siap? ” tanya Liu sambil membalikkan tubuhnya. yang langsung mendapat anggukan dari Chen.


Aqila di buat terpesona oleh penampilan dua orang pria di hadapannya ini. mereka tidak seperti mafia melainkan seperti model tidak! lebih tepatnya seperti aktor tampan yang ada di drama yang di tonton oleh Aqila bahkan lebih tampan. beruntung sekali Aqila bisa tinggal dengan dua orang pria tampan.


“ mau pergi kemana?” tanya Aqila saat sudah puas memandangi Liu dan Chen.


“ ada transaksi malam ini ” ujar Liu datar.


” aku tidak ikut ” belum apa-apa Aqila sudah menolak lebih dulu.


“ kau harus ikut!, kau pikir tinggal dan makan di sini itu gratis. kau kan penerjemah kami jadi kau harus ikut ” protes Chen.


“ Aku tidak mau! ” tolak Aqila. ia takut jika nanti ia akan melihat kejadian seperti yang sebelumnya. ia takut saat melihat Liu jadi monster kejam yang tak kenal ampun.


“ kau harus ikut ” kali ini Liu yang bicara.


“ tidak! aku takut. lebih baik aku di rumah saja ” rengek Aqila.

__ADS_1


“ kau yakin tidak mau ikut? ” tanya Liu sambil memberikan tatapan tajam pada Aqila.


” tidak! ” Aqila menolak lagi.


“ chen beri aku pisau yang paling tajam.” ujar Liu sambil mengulurkan tangannya meminta pisau pada Chen.


“ tunggu sebentar boss ” Chen mengambil pisau dari saku jaket nya. “ ini bos ” Chen memberikan pisau nya pada Liu.


“ apa kau masih yakin tidak mau ikut ” ujar Liu dengan nada mengancam.


nyali Aqila langsung menciut saat Liu memainkan pisau seperti ingin menyayat wajah Aqila. jadi dengan berat hati Aqila pun mau ikut Liu pergi.


“ let's go ” ujar Chen semangat.


***


“ halo selamat datang teman. ” ujar Zhang sambil tersenyum pada Liu.


Liu hanya tersenyum sinis melihat tingkah Zhang yang sok akrab dengan nya. ia tau bahwa senyuman Zhang itu palsu.


“ wauw... siapa gadis ini? ” Zhang menatap Aqila dengan kagum. ia berjalan mendekati Aqila yang berbeda di belakang Liu.


“ hai manis " sapa Zhang pada Aqila. yang di balas dengan senyum kecut dari Aqila.


“ jika kau menyentuh nya. maka akan ku pastikan tangan mu itu akan terpisah dari tubuhmu ” ujar Liu memperingati Zhang agar Zhang tidak menyentuh Aqila.


“ cantik..aku ingin memiliki nya ” batin Zhang.


“ ohh ayolah teman.. memangnya dia siapa kenapa aku tidak boleh menyentuh nya? ” tanya Zhang pada Liu.

__ADS_1


“ sudahlah. cepat kita mulai transaksi nya ” ujar Liu malas menjawab pertanyaan Zhang.


“ baiklah ” balas Zhang.


transaksi pun di mulai, Zhang meminta beberapa senjata dan obat-obatan dari Liu dengan harga yang fantastis.


“ apa ini uang asli? ” tanya Liu.


“ tentu saja itu asli. ada apa? apa kau meragukan ku? ” protes Zhang.


“ tentu!! semua orang itu meragukan bagi ku. aku tidak mau kejadian kemarin terulang lagi. yang hampir membuat ku rugi besar ” ujar Liu.


“ tapi aku bukan orang seperti itu.” balas Zhang. “ apa aku boleh tau siapa orang yang mau menipu seorang Liu Shanghai? ” tanya Zhang penasaran.


“ dia itu R...” Liu menggantungkan kalimatnya. “ sudah lah kau juga tidak akan tau.. dia itu hanya mafia abal-abal ” sambung Liu. hampir saja tadi Liu keceplosan. untuk mafia seperti Liu ini harus berhati-hati jika tidak akan bahaya untuk dirinya.


“ baiklah kalau begitu.. senang bisa bertemu dengan mu lagi teman.” ujar Zhang.


“ baik ” balas Liu datar.


disaat sedang transaksi begini Chen kebanyakan diam dia akan bicara jika di tanya. ia akan di sibukkan untuk mengawasi sekitar.


transaksi pun kelar tidak butuh waktu lama hanya dua jam saja. karena semuanya berjalan dengan lancar tidak ada kendala apapun.


🥀🥀🥀


MAKASIH YA BUAT YANG UDAH KASIH SEMANGAT...


LOVE YOU LAH BUAT KALIAN ♥️

__ADS_1


__ADS_2