Mafia Dan Aku

Mafia Dan Aku
meeting


__ADS_3

pagi hari Liu membuka matanya, dan ia melihat langit-langit rumah nya.


“apa ini, ini bukan kamar ku” ujar Liu sambil memegangi kepalanya yang terasa sedikit sakit Akibat dari mabuk (pengar).


brugkk. Tiba-tiba Liu terjatuh ke lantai saat dia membalikkan tubuh nya. ia tidak sadar jika ia sedang tidur di sofa.


“ auwww ” rintih Liu kesakitan.


“ sial.. siapa yang berani menaruh ku di sofa ” ujar Liu geram. saat sudah bangkit dan duduk di sofa sembari memegangi pinggang nya yang terasa nyeri Akibat terjatuh.


“sudah bangun tuan ” tanya Aqila tiba-tiba, yang membuat Liu terkejut.


“ dari mana datanya gadis ini? sudah seperti hantu saja datang tiba-tiba” batin Liu kesal karena sudah di kejutkan dengan kedatangan Aqila yang tiba-tiba.


“ ada apa tuan? ” tanya Aqila bingung melihat raut wajah Liu.


“tidak ada” balas Liu gelagapan. “ jam berapa sekarang ?” tanya Liu pada Aqila.


“sekarang jam 9 pagi tuan ” jawab Aqila.


entahlah sekarang Aqila sudah sedikit berani untuk menjawab pertanyaan dari Liu. karena sekarang Liu tidak seseram seperti awal bertemu.

__ADS_1


Liu terkejut mendengar Jawaban dari Aqila. ia pun berusaha untuk bangkit dari duduk nya namun kepalanya kembali terasa sakit.


“auwww ” rintih Liu lagi sambil memegangi kepalanya.


“butuh bantuan tuan ” tawar Aqila.


“tidak perlu ” jawab Liu ketus, ia tidak mau dekat-dekat dengan Aqila apalagi sampai bersentuhan. karena itu pasti akan membuat jantungnya berdetak kencang seakan mau meledak.


“ siapa yang menidurkan ku di sini ” tanya Liu menyelidik.


“ a.. aku, tapi! ” belum sempat Aqila yang melanjutkan ucapannya tapi suka di potong oleh Liu.


Liu kesal sekali dengan Aqila, belum apa apa Aqila sudah berani pada nya.


Chen yang mendengar teriakan Liu langsung terbangun karena terkejut.


“ astaga... orang itu, masih pagi sudah teriak-teriak. mengagetkan saja ” ujar Chen tanpa sadar orang yang di bicarakan nya ada di dekatnya.


“ bicara apa kau barusan? ” tanya Liu kesal, karena mendengar keluhan Chen tentang dirinya.


Chen langsung menengok kearah sumber suara. ia terkejut ternyata Liu ada di dekatnya dan pastinya Liu mendengar semua ucapannya tadi.

__ADS_1


“ bicara apa boss ” Chen berusaha mengelak, ia tidak mau kena amarah Liu di pagi hari.


“cih.. kau fikir aku tuli. haah ” teriak Liu semakin kesal pada Chen.


“ maaf boss ” ujar Chen nyengir kuda. ia berharap Liu mau memaafkan nya.


Liu berdecak sebal lalu memalingkan wajahnya malas melihat wajah Chen yang sok imut menurutnya.


“ astaga ” teriak Chen, sambil menutup mulutnya dan membelalakan matanya.


“ ada apa? ” tanya Liu heran.


“jam berapa sekarang boss? kita harus pergi kekantor karena ada meeting dengan klien penting hari ini, jam 9 pagi ” ujar Chen mulai panik, ia langsung bangkit dan berlari kekamar nya untuk segera bersiap menuju kantor.


Liu juga langsung bangkit dan menuju kamarnya untuk bersiap, sedangkan Aqila langsung menuju meja makan karena ia sudah merasa sangat lapar.


setelah selesai bersiap Liu turun menuju lantai bawah dan langsung ke meja makan


untuk sarapan.


sesampainya di meja makan Liu melihat Aqila sudah ada di meja makan sedang asik memakan makanannya dengan lahap. Liu tersenyum melihat Aqila yang begitu imut saat mulut nya penuh terisi makanan. ingin sekali rasanya ia mencubit manja pipi Aqila.

__ADS_1


__ADS_2