Mencari Langit Biru

Mencari Langit Biru
Chapter 29 Jendela dan Kamar


__ADS_3


Sabtu sore dirumah, Arkan sudah sibuk mengepak barangnya untuk pindah ke Kota XX, kota yang sama dengan Rea, dia senang sekali apalagi tau akan satu sekolah dengan gadis yang sangat disukainya itu.


"Senang nya" om Andi sudah berdiri didepan pintu kamar anak nya


"Ya seneng donk pah, mau ketemu calon istrinya" ledek tante Laras yang juga sudah berdiri didepan pintu


"Husss mama rahasia tau" sahut Arkan


Tante Laras kemudian menutup mulutnya dengan kedua tangannya, om Andi tertawa heran memandang bergantian kedua orang yang sangat dia sayangi itu.


"Main rahasia-rahasiaan nih sekarang?" om Andi masuk dan duduk dikasur Arkan, disusul tante Laras yang duduk dikursi meja belajar Arkan, memandangi wajah anaknya yang sumringah.


"Kenapa sih kamu malah pengen kos? bukan nya lebih baik tinggal dirumah yang sama dengan Rea? disana masih ada kamar kosong" om Andi pura pura bertanya melirik ke arah istrinya yang tersenyum dari tadi


"Bukan muhrim pah" Jawab tante Laras


Arkan cuma tersenyum


"Kalau ketemu terus ga ada kangen-kangen nya ntar pah " Jawab Arkan sambil berdiri menutup koper nya


"Papa Kayak ga pernah muda aja" Arkan menggoda om Andi


"Kalau gitu besok kuliah di luar negeri aja ya kamu!" om Andi melirik tante Laras

__ADS_1


Tante laras hanya senyam senyum dari tadi


"Ga lah pah " Jawab Arkan


"Lho katanya mau nurut permintaan mama sama papa" ledek Om Andi


Arkan melihat ke arah mama nya, berfikir pasti pembicaraan mereka kemarin sudah dibocorkan mama ke papanya.


Tante laras tau kalau anaknya sedang memandang curiga ke arahnya kemudian berdiri.


"Asal kamu bahagia, mama sama papa pasti dukung" ucap tante Laras sambil memeluk anaknya


-----------


Minggu sore Rea sudah ada di sekolah bersama teman temannya untuk membersihkan kelas. Ada yang menyapu, merapikan taman depan kelas, ada juga yang membuat tulisan dan kata mutiara untuk ditempel ke dinding kelas. Rea Naik keatas bangku untuk membersihakan kaca jendela.


Gadis itu kemudian duduk dan mulai mengelap kaca jendela, saat Rea sibuk mengelap ternyata Elang juga sedang mengelap kaca jendela yang sama dari luar kelas, alhasil pandangan mereka bertemu, mereka sama-sama memghentikan tangan dengan posisi masih menempel pada jendela,


Rea tersadar kemudian menyemprotkan cairan pembersih kaca ke arah Elang, Elang refleks menghindarkan wajahnya, Rea tertawa karena cairan itu mengenai jendela bukan ke muka Elang langsung jadi kenapa harus menghindar.


Flash back


Rea Masih Penasaran kemana Ken pergi bersama Elang siang itu, kenapa wajah Ken sumringah. Rea membuka status teman temannya di HP lalu melihat update terbaru dari Ken. Ternyata mereka berdua pergi ke sbuah Panti asuhan, sepertinya mereka berdua sudah rutin pergi ke Panti asuhan itu karena yang ditunjukkan Ken adalah sebuah video pendek mereka bernyanyi bersama anak anak Panti dengan sangat akrab.


Flash back off

__ADS_1


Rea duduk didepan kelas yang sudah tertata bersih, sambil meluruskan kakinya, tiba tiba seseorang menyodorkan minuman ke arahnya, ternyata Cindy.


Rea mengambil minuman dari tangan Cindy, mengucapkan terima kasih. Penasaran dia memberanikan diri bertanya pada Cindy


"Sin kamu ikut study wisata kan?


"Kenapa? kalau ga ikut, apa mau kamu bayarin juga? " senyum Cindy sambil minum


Rea agak terkejut mendengar jawaban Cindy, tapi memang benar kalau belum bayar Rea ingin membantu Cindy.


"Aku Kan kerja part time Re, aku udah bayar pake gaji ku sendiri" jawab Cindy bangga


"Kau memang keren" Jawab Rea sambil geleng-geleng menggigit sedotan minumannya


---


Disaat yang Sama Arkan sudah sampai dikota XX , dia lebih memilih kos karena sebenarnya dia juga ingin belajar mandiri. kos Arkan juga terbilang mewah, fasilitasnya diatas rata rata tempat kos lainnya bahkan penghuni kamar sebelah sebelah nya kebanyakan membawa mobil, hanya ada 10 Kamar dikosan ini. 5 Kamar di lantai satu dan 5 Kamar di lantai dua, Kamar Arkan ada di lantai dua.


Arkan membuka kamar kos nya untuk pertama kali, menyeret kopernya masuk, kemudian merebahkan tubuhnya diatas kasur, menatap ke sekeliling, tiba tiba seorang menerobos masuk, Arkan kaget.


"Lha siapa loe? ngapain loe disini?" tanya laki laki yang menerobos masuk tadi


Arkan melonjak kaget ternyata dia salah masuk kamar.


"Maaf kayaknya gue salah kamar Mas" Jawab Arkan sambil menarik kopernya keluar

__ADS_1


"Nah loe ga ngerasa buka pake kunci main masuk aja"


Arkan cuma tersenyum sambil berlalu meninggalkan kamar itu, dipikirannya "lha loe kenapa pergi kamar loe ga loe kunci , kalau ada maling gimana , dasar ****"


__ADS_2