Mencari Langit Biru

Mencari Langit Biru
Chapter 42 Menyukai kamu


__ADS_3

Elang hanya duduk diam disamping Rea yang juga tidak mengeluarkan kata-kata semenjak naik ke atas bus tadi. Gadis itu berfikir bagaimana cara yang benar memberi tahu Elang kalau dia adalah kakaknya, atau lebih baik bertemu dan jujur ke tante Maya saja dulu, sepertinya tante Maya baik, pasti dia akan mengerti, pikir gadis itu.


Elang ternyata tertidur, tanpa sadar kepalanya merosot kesamping kanan, refleks Rea menggeser badannya, agar kepala Elang bisa bersandar dipundaknya, tapi sayang Elang malah terbangun melihat ke arah Rea yang sudah bergeser lebih dekat kepadanya. Elang merasakan perasaan ganjil di dadanya, kenapa belakangan gadis disebelahnya ini membuat dadanya serasa naik roller coaster.


"Maaf, tadi aku..." Rea tidak bisa melanjutkan kalimatnya hanya membuat gerakan, yang malah menunjukkan sekarang dia sedang salah tingkah"


Elang hanya tersenyum sambil berkata "Pantas Arkan menyukaimu"


Rea hanya bisa terdiam, tidak mengerti maksud Elang sama sekali.


"Kau begitu lucu dan menggemaskan" Elang berbicara dalam hati


Satu persatu bus sudah masuk ke area parkir museum, anak-anak sudah mulai turun, mereka sudah paham apa yang harus mereka kerjakan di tempat itu, Rea berjalan keluar bus, sudah menuruni satu anak tangga bus, tiba-tiba dia berbalik dan Brukkkkk menbrak dada orang yang berjalan dibelakangnya.


"Jangan katakan kejadian ini terulang lagi" gumam Rea dalam hati


Pelan-pelan mendongak melihat siapa yang ditabraknya tadi, ternyata bukan Elang.


"Maaf... maaf aku ga sengaja" Rea buru-buru naik kedalam bus menunduk malu, temannya yang ditabrak hanya tersenyum


"Apa aku sudah gila berharap kejadian yang sama terulang lagi" batin Rea masih sambil menunduk menuju kekursinya, menggerutui kelakuannya sendiri, tapi lagi-lagi

__ADS_1


"Bruukkkk" kepalanya membentur dada orang lagi


Rea menggelengkan kepalanya merasa konyol sekali kenapa bisa dua kali seperti ini, gadis itu mendongak, melihat wajah orang yang dia harapkan tadi sudah berdiri tepat didepannya sekarang


"HP Kan?" Elang sudah memegang sambil menunjukkan HP Rea


Rea mengambil HP nya dari tangan Elang, tersenyum malu


"Mungkin kalau hidungmu tidak menempel, pasti ketinggalan juga" canda Elang sambil berlalu melewati Rea


-----


Setalah melewati pintu masuk anak-anak sudah sibuk mengamati dan membaca setiap detail tulisan yang ada didepan mereka, Rea berjalan pelan sambil mengamati benda-benda yang dia lewati, dia memandang sebuah lukisan Langit berwarna biru, kemudian entah dari mana munculnya Arkan sudah berdiri disampingnya. Rea sadar Arkan sudah berdiri disampingnya.


"Lalu bagaimana rasanya dipeluk kakakmu?" tanya Arkan agak sedikit cemburu


"Sial, dia bukan kakakmu tau, apalagi kalau benar kamu bukan anak tante Lidia dan om Farhan, kalian tidak punya hubungan darah sama sekali"


"Hem...., rasanya sama saja seperti saat kamu meluk aku"


"Hei..." suara Arkan sedikit meninggi

__ADS_1


"Atau saat tante Laras meluk aku" lanjut Rea


"Ken bilang kamu pernah cerita bahwa kamu sudah menyukai cowok lain, bukan Elang"


"Memang" jawab Rea enteng


"Siapa?" tanya Arkan menyelidik


"Kamu..," jawab Rea tanpa beban sambil melihat ke arah Arkan, belum sempat Arkan berkata-kata Rea sudah menimpali


"Aku juga menyukai Lisa, Ivy, Cindy Sevia, Vira bahkan Randy, karena mereka semua baik padaku"


"Bukan perasaan suka yang seperti itu maksudku Andreadina" Arkan mulai kesal


"Lalu yang seperti apa??" tanya Rea berlagak bodoh


"Ah sudahlah " Arkan sudah berjalan meninggalkan gadis itu sendirian, Rea hanya tertawa melihat Arkan kesal


Gadis itu bukannya tidak tau bagaimana perasaan suka yang di maksud Arkan, tapi dia tidak ingin kehilangan Arkan, orang yang penting dalam hidupnya selama ini, kalau hubungan mereka lebih dari sekarang, Rea takut Jika terjadi sesuatu dia akan kehilangan Arkan selamanya.


----------

__ADS_1


(ya kalau pacaran ntar putus ujung-ujungnya jadi musuh, ga bisa deket lagi, ga bisa jadi Teman lagi πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚, Mari kita Pelukan, kita senasip πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚)


__ADS_2