MENCINTAI WANITA Dari ZONA_X

MENCINTAI WANITA Dari ZONA_X
Jemputan Lagi


__ADS_3

Waktu begitu cepat bergerak,siang kembali menyapa dengan teriknya.Tak ada hujan hari ini,sangat cerah.


Semua orang terlihat sibuk di Toko bunga terkenal ini,ada banyak pesanan bunga setiap harinya,belum lagi pengunjung yang datang secara langsung untuk membeli.


Toko bunga yang sudah sangat populer,semua pegawai sibuk dengan tugas mereka masing-masing.Ada yang mengurus buket bunga,ada yang sibuk mengatur bingkai bunga untuk dikirim ke berbagai acara dan ada yang khusus mengatur bingkai bunga untuk duka cita.Semua bekerja pada tugas masing-masing.


Dari bingkai dan buket-buket bunga ini,kita bisa merenung sedikit kalau hidup ini memang berputar dan tak ada yang bisa menentang takdir,ada yang menikah,merayakan hari lahir,melahirkan dan acara-acara bahagia lainnya.Kemudian takdir lain juga datang bahwa akan ada sebuah kematian,meninggalkan segalanya dan bingkai bunga duka cita inilah yang terkadang berdiri di halaman rumah sebagai belasungkawa dari mereka yang masih hidup,bentuk kepedulian terakhir mereka.


Masih di Beauty Flowers,waktu istirahat yang dibagi atas dua shift sudah tiba.Shift pertama terlihat sumringah karena mereka akan makan besar siang ini.Tadi sebelum Pak Anton dan Bu Anisa pulang,Bos Beauty Flowers ini sudah memesan banyak makanan dari restoran mahal untuk makan siang para pegawainya.Pemilik Beauty Flowers ini memang bos yang sangat baik kepada semua karyawannya.


"Hei,Maemunah..Kiran.Kita duluan yah"goda salah satu pegawai kepada Naina dan Kiran yang masih sibuk melayani pelanggan.Nama Naina dan Kiran masuk dalam daftar istirahat shift kedua hari ini,jadi mereka harus mengalah untuk menunggu menyantap makanan enak yang ada di belakang,di ruangan istirahat.


"Awas saja kalau kalian menghabiskan makanannya"bisik Naina kepada rekannya di shift pertama,membuat rekan-rekannya terkekeh.


"Berdoalah,semoga kami tidak khilaf dan menghabiskannya"balas rekannya menggodanya dan berlalu ke ruangan belakang.


"Giliran makan enak,eh kita masuk daftar shift kedua"umpat Kiran dengan suara pelan.


***


Mobil mewah memasuki halaman parkir Beauty Flowers,seorang supir membuka pintu bagian depan,turun seorang lelaki dengan setelan jas yang begitu rapi.


Lelaki ini berjalan mendekati pintu kaca Beauty Flowers.


Lelaki bertubuh atletis dengan setelan jas mahal,masuk ke dalam toko Beauty Flowers.


Seorang karyawati mendekatinya.


"Selamat datang di Toko kami,Tuan" Sapa Karyawati itu sangat ramah.


"Saya ingin bertemu penanggung jawab toko ini" ucap lelaki itu.


Semua pegawai menoleh kepadanya,termasuk Naina.


Astaga Sekretaris kutub,apa yang dia lakukan di sini.


Naina sangat terkejut melihat Ben berada di dalam Beauty Flowers.


"Sebentar,Tuan.Saya panggilkan dulu" ucap Karyawati itu dan segera menuju ruangan Selfy.


Kiran mendekati Naina.


"Hei,bukankah itu rekan Tuan Dennis?" bisik Kiran.


"Hhmmm,dia Sekretarisnya yang sangat setia,bahkan melebihi seorang kekasih" jawab Naina yang membuat Kiran terkekeh.


"Sudah,kembali bekerja!tidak usah pedulikan dia" lanjut Naina.


Terlihat Bu Selfy berjalan keluar ke arah Sekretaris Ben.

__ADS_1


"Maaf,Tuan.Saya Selfy,penanggung jawab toko ini.Ada yang bisa saya bantu?" ujar Selfy ramah.Selfy menatap Ben,memperhatikan.Rasanya ia pernah melihat wajah ini,tapi dimana?pikirnya.


"Saya Ben,Sekretaris Tuan Dennis Atmajaya,Direktur Atmajaya Group"Setelah Ben memperkenalkan diri,akhirnya ia ingat dimana ia pernah melihat wajah ini.Yah,kemarin dua lelaki yang bermain hujan di depan toko Beauty Flowers dan salah satunya adalah lelaki ini.


"Maaf jika saya mengganggu,apa sekarang sudah waktunya istirahat untuk pegawai anda?" tanya Ben.


"Iya,Tuan.Shift pertama sedang istirahat.Maaf Tuan,tapi kenapa anda menanyakan itu?"ujar Selfy.


"Saya kesini ingin menjemput salah satu karyawati anda atas perintah Tuan muda,Dennis Atmajaya" lanjut Ben.


Selfy mulai paham dengan ucapan lelaki di hadapannya ini.


Sementara di sudut lain,Naina terkejut mendengarnya.Walau ia sibuk bekerja,tetap saja sejak ia fokus mendengarkan setiap ucapan Ben.


"Maksudnya?"Selfy menunjuk Naina yang langsung dianggukkan oleh Ben.


Naina segera membelakangi Ben dan Selfy,berpura-pura mengatur bunga.


Aku mohon Bu Selfy jangan biarkan dia membawaku.Gumamnya


Selfy tersenyum kepada Ben.


"Tentu saja bisa,Tuan.Bagaimana mungkin kami menolak jika itu permintaan Tuan muda,Dennis Atmajaya.Lagian,keluarga Atmajaya dan kantornya adalah langganan bunga kami" ujar Selfy.Ia meyakini kalau Naina dan Tuan muda itu memiliki hubungan spesial.Itu dugaan sementaranya.


Astaga Bu Selfy.


"Naina"Selfy memanggil Naina yang jaraknya tidak jauh darinya.


Naina berbalik dengan sangat berat.


" Iya,Bu"


"Kemarilah!" panggil Selfy kepadanya.


Naina berjalan dengan semua kutukan-kutukan di benaknya untuk Tuan Sekretaris ini.


"Ada yang bisa saya bantu,Bu" ujar Naina kepada Selfy.


"Kamu mengenal Tuan ini,bukan?" tanya Selfy kepadanya.


Naina hanya menampakkan senyum keterpaksaannya.


"Kamu kalau ada janji harusnya bilang lebih awal,kan aku bisa kasih kamu shift pertama" ujar Selfy


"Maaf Bu,tapi sepertinya saya tidak punya janji atau akan pergi kemana-mana" jawab Naina yang berharap ada keajaiban agar ia tidak pergi bersama Sekretaris ini.


"Sudahlah,tidak usah berbasa-basi"goda Selfy kepadanya.


"Tuan muda sudah menunggumu,ayo pergilah!"lanjut Selfy.

__ADS_1


"Ta-tapi...Bu"


"Sudah,pergilah!" ujar Selfy lagi.


"Maaf,Nona.Tolong jangan membuang waktu" ujar Sekretaris Ben.


Astaga,kamu sudah memanggilku Nona.Manis sekali.


"Silahkan,Nona" Sekretaris ben merentangkan satu tangannya mempersilahkan Naina berjalan lebih dulu.


Dengan keadaan terpaksa akhirnya Naina melangkahkan kakinya,berjalan keluar dari Beauty Flowers.


"Maemunah" Selfy memanggilnya.


"Tidak usah berpikir untuk cepat pulang,nikmati saja harimu" Selfy menggodanya lagi,membuat wajah Naina semakin kusut.


"Terima kasih,permisi" ujar Ben membungkukkan sedikit tubuhnya.


"Iya,Tuan.Sama-sama" balas Selfy dengan tubuh membungkuk juga.


Naina dan Ben berjalan keluar melewati pintu kaca.


Terlihat seorang supir sudah membukakan pintu belakang untuk Naina.Kali ini Naina dijemput menggunakan mobil yang sangat mewah,tidak ada lagi mobil penyamaran karena tujuan mereka bukan ke Zona X.


"Silahkan,Nona" ujar Sang supir.


Naina naik ke kursi belakang.


Sang supir kemudian membukakan pintu depan untuk Sekretaris Ben.


Akhirnya mobil mewah ini melaju meninggalkan Beauty Flowers dengan membawa salah satu gadis terbaik dari Toko bunga terkenal ini.


Sementara di dalam toko.


Kiran berlari kecil mendekati Selfy.


"Astaga,si Maemunah dijemput mobil mewah.Dia mau kemana,Bu" tanya Kiran kepada Selfy.


"Bertemu dengan pangerannya,sebentar lagi dia akan menjadi seorang ratu" balas Selfy tersenyum,membayangkan Naina bersanding dengan seorang putra Konglomerat.


"Maemunah,sungguh kamu sangat beruntung" ujar Kiran memegang kedua pipinya dengan pandangan ke arah luar jalan.


_______


Jangan lupa tinggalkan jejaknya selalu yah para readers kesayangan author😍


like,koment,vote dsb😍


terima kasih🙏

__ADS_1


__ADS_2