Menemukan Cinta Sejati Aishah

Menemukan Cinta Sejati Aishah
Pernikahan Pak Banu


__ADS_3

Acara pertunangan Aryo berjalan dengan lancar. Siangnya semua anggota keluarga pulang ke rumah masing-masing. Aishah mendapat pesan untuk melakukan kelanjutan interview kerjanya. Aishah sengaja berangkat pagi agar mendapat kesempatan paling awal. Dan ternyata benar, Aishah mendapat antrian pertama. Aishah dapat menjawab semua pertanyaan dengan mudah dan lancar. Aishah pun akhirnya dapat diterima kerja di perusahaan besar itu.


Aishah sangat bersyukur karena dapat diterima kerja di perusahaan yang besar. Aishah selalu berusaha bekerja dengan baik sehingga prestasinya cepat berkembang. Tapi Aishah tidak tahu kalau perusahaan tempatnya bekerja adalah perusahaan milik Aldi. Sehingga kedekatan mereka semakin sulit untuk dihindarkan.


Siang itu cuaca sangat panas. Dokter Viola sengaja datang ke kantor untuk mengajak Aldi makan siang bersama. Dokter Viola memang sering datang ke kantor untuk mentraktir makan siang para karyawan yang bekerja kepada Aldi. Sehingga hampir semua karyawan Aldi mengenal sosok Viola yang terkenal dengan kebaikan hatinya.


"Aish, makan siang bareng yuk! Kebetulan aku sudah membawa banyak makanan untuk dimakan bersama. Sayangkan jika tidak habis." Viola memanggil Aishah yang kebetulan lewat di dekat Aldi dan Viola yang sedang makan siang.


"Terima kasih Dokter Viola. Aku makan di luar saja. Aku tidak mau mengganggu kalian berdua." Aishah menolak dengan halus dengan diiringi senyuman.


"Ayolah kita makan bersama-sama di sini." Dokter Viola menghampiri Aishah lalu menarik tangannya agar Aishah duduk di dekatnya. Akhirnya Aishah pun mau makan bersama mereka. Dokter Viola tampak sangat ramah dengan semua karyawan Aldi.


Hal itu justru membuat Aishah semakin merasa tidak enak hati jika sampai Dokter Viola tahu tentang perasaan Aldi kepadanya dan sebaliknya. Akhirnya Aishah selalu menghindar setiap kali dirinya berpapasan dengan Aldi. Bahkan ketika Aldi ingin bertemu dengannya, Aishah akan mencari berbagai alasan untuk menjauh.


tut…. tut….


Suara dering ponsel Aishah berbunyi. Pertanda ada satu pesan yang masuk. Aishah segera mengambil ponselnya yang berada di dalam tas, lalu membuka pesan yang masuk tadi.


Ayah : Aish, lusa Ayah akan menikah dengan Bu Tari. Kamu harus datang ya?


Aishah : Wah selamat ya Yah. Aish sangat senang mendengarnya. Aish pasti datang.

__ADS_1


Aishah sangat bahagia mendengar Pak Banu akan menikah dengan Bu Tari. Selain karena Bu Tari orangnya sangat baik, Bu Tari juga bisa menjadi istri yang baik untuk Pak Banu. Namun, Aishah masih takut jika harus bertemu dengan mantan suaminya yaitu Radit. Rasanya ada trauma mendalam yang membuat Aishah takut untuk bertemu dengan Radit lagi. Aishah harus mencari orang yang bisa melindunginya saat datang ke acara pernikahan Pak Banu nanti.


Aishah berpikir keras, siapa gerangan yang bisa menemaninya ke acara pernikahan orang yang dulu pernah menjadi Ayah mertuanya itu. Aishah harus memastikan orang yang menemaninya itu harus lebih kuat daripada Radit. Namun, Aishah tidak tahu harus meminta bantuan kepada siapa lagi. Ternyata Dokter Dariel berencana untuk datang juga ke acara pernikahan Pak Banu. Akhirnya Aishah dan Dokter Dariel, berangkat bersama ke pesta pernikahan Pak Banu.


Aishah dan Dokter Dariel terlihat sangat serasi. Mereka secara tidak sengaja memakai pakaian yang berwarna sama. Dan semua itu diketahui oleh Aldi. Aldi merasa sangat cemburu melihat Aishah dan Dokter Dariel pergi bersama. Namun, dia juga tidak bisa berbuat apa-apa. Karena memang dirinya tidak mempunyai hak apapun atas Aishah.


Dan benar saja, ketakutan Aishah benar-benar terjadi. Sepertinya Radit masih menyimpan dendam dengan Aishah, sehingga selalu berusaha untuk mencelakakan orang yang dekat dengan Aishah. Radit berusaha mendekati Aishah untuk mendapatkan kembali simpati dari Aishah. Untung saja ada Dokter Dariel yang dengan tanggap melindungi Aishah.


Dokter Dariel selalu berada di samping Aishah sampai acara berakhir.


"Selamat menempuh hidup baru ya Yah. semoga bisa menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah." Aishah menyalami Pak Banu.


Dari berita yang beredar, kini Radit berubah menjadi orang yang sangat mudah emosi. Setiap hari kerjanya marah-marah terus menerus. Bahkan Radit sudah mulai tergiur dengan minuman keras. Hidup Radit kini benar-benar hancur. Sementara Kirana kerjanya hanya belanja dan belanja. Kirana sangat boros dengan uang. Dia tidak memikirkan bagaimana cara menghemat uang. Hidup Radit benar-benar sudah kacau.


Hingga pada suatu hari Radit memiliki hutang yang sangat besar. Radit tidak bisa membayar semua hutang-hutangnya. Usut diusut ternyata Kiranalah yang telah berhutang dan menangguhkan tagihannya kepada perusahaan. Hingga perusahaan Radit mengalami kebangkrutan. Kini Radit tinggal di rumah Pak Banu bersama dengan Kirana. Pak Banu sendiri sebenarnya enggan mengurus anaknya itu. Namun, walau bagaimanapun Radit adalah anak semata wayangnya yang harus dikasihi.


_________________________________


Hari demi hari hubungan Aishah dan Dokter Dariel semakin dekat saja. Namun, tidak dengan hati mereka. Dokter Dariel dan Aishah memiliki banyak kesamaan sikap. Namun, mereka tidak bisa memaksakan hati masing-masing. Mereka tetap memiliki satu orang di hati mereka yang akan selalu mereka cintai.


Hari ini Aishah melakukan cek up rutinnya. Walaupun belum ada perkembangan yang signifikan, Aishah tidak pernah menyerah dan putus asa.

__ADS_1


"Aish, kamu sudah cek up?" Dokter Dariel menghampiri Aishah.


"Sudah Dok, memangnya ada apa?" Aishah mengernyitkan dahinya, dia merasa heran.


"Aku ingin mengajakmu makan siang bersama." Dokter Dariel tersenyum kepada Aishah. Lalu mereka makan siang bersama di restoran X.


"Aish, bolehkah aku bertanya sesuatu denganmu?" Dokter Dariel tampak serius.


"Tentu, tanyakan saja Dok." Aishah terus mengunyah makanan yang ada di mulutnya.


"Apakah kamu masih mencintai Aldi?" Dokter Dariel langsung to the poin.


Bagaimana Dokter Dariel bisa tahu tentang perasaanku terhadap Aldi ya.


"Aku tidak pernah ada hubungan apapun dengan Aldi Dok. Kita hanya sebatas teman. Karena kita memang sudah sejak SMA berteman.


"Aku hanya tidak ingin Viola sakit hati karena cintanya bertepuk sebelah tangan saja. Sebenarnya aku sudah tahu bagaimana sebenarnya perasaan Aldi yang sesungguhnya. Bahwa sebenarnya Aldi mencintaimu, dia tidak pernah mencintai Viola. Dia hanya merasa pernah berhutang budi dengan Viola saja. Jadi tolong Aish, bantu aku untuk membuat Aldi benar-benar jatuh cinta kepada Viola." Dokter Dariel memohon kepada Aishah.


Berat untuk Aishah mengiyakan permintaan Dokter Dariel. Meskipun selama ini Aishah selalu menghindar dari Aldi. Namun, jika untuk membuat Aldi jatuh cinta pada perempuan lain, tentu akan lebih sulit dan lebih menyakitkan pastinya. Namun, Aishah juga tidak boleh egois. Akhirnya Aishah dan Dokter Dariel sepakat untuk menyatukan hubungan Aldi dan Dokter Viola. Meskipun mereka harus mengorbankan hati dan perasaan mereka masing-masing.


Mereka menganggap ini semua adalah pengorbanan cinta mereka. Mereka akan bahagia jika melihat orang yang dicintainya bahagia walau tanpa bersama dengan mereka.

__ADS_1


__ADS_2