Mengejar Cinta Pembalap: COWOK 4G

Mengejar Cinta Pembalap: COWOK 4G
Verse-76


__ADS_3

"Sekarang giliran kamu!" Denta menantang Elijah setelah meneguk habis sisa kopinya dan beranjak dengan buru-buru, lalu menepuk-nepuk bagian belakang celananya untuk membersihkan kotoran. "Apa yang gak pernah kamu lakukan di jalanan kayak gini?"


"Oh, tidak bisaaaaa…!" tukas Elijah sembari menggoyang-goyangkan telunjuknya ke arah Denta. "Yang lagi nikmatin hidup kan, elu!" tukasnya beralasan. "Inget! Gue cuma nemenin! N e m e n i n!"


Denta memelototinya seraya membungkuk meraup pinggangnya, menarik bangkit gadis itu dengan cara paksa. "Kamu harus ngerasain apa yang saya rasain! Itu baru namanya nemenin!" protesnya pura-pura marah.


Elijah tertawa-tawa sembari menggeliat-geliut dalam rengkuhan Denta, berusaha melepaskan diri.


Denta sekarang menggelitikinya.


"Oke! Oke!" Elijah mulai menyerah. Ia tertawa terpingkal-pingkal sembari membungkuk dan terengah-engah menekan perutnya.


Denta berhenti menggelitikinya, tapi tidak melepas rengkuhannya.


"Yang gak pernah gue lakuin di jalanan kek gini…" Elijah menggantung kalimatnya sesaat, mencoba mengingat-ingat. "Ah—ya! Nyanyi dangdut sambil joget!" serunya sambil tertawa lagi, merasa geli sendiri membayangkan dirinya bernyanyi dangdut sambil joget pinggir jalan. Pasti konyol banget, pikirnya.


"Ayo, cari band dangdut keliling!" desak Denta bersemangat, kemudian mendorong Elijah kembali ke dalam mobil.


"Gak bisa! Gak bisa!" protes Elijah memberontak. "Gue gak bisa! Gue gak pernah nyanyi dangdut! Gue gak ada yang tau lagu dangdut!"


"Nonsense!" sergah Denta sembari mendorong paksa Elijah ke dalam mobil. "Lagu dangdut diputar di mana-mana. Jadi meskipun kamu gak pernah nyanyiin, kamu pasti tau satu-dua lagu!"


"Nggak!" elak Elijah sembari tertawa-tawa.


Denta menutup pintu mobil dan memutar, kemudian menyelinap di belakang setir sembari menyeringai. "Pokoknya harus bisa!" desak Denta, kemudian menyalakan mesin.


Setelah cukup lama berkeliling, mereka akhirnya menemukan rombongan dangdut keliling yang dimaksud Denta.


Denta segera menyisikan mobilnya sembari tertawa-tawa.


"Mampussss…" Elijah mengerang sembari membekap wajahnya dengan kedua tangan.


Giliran Denta sekarang yang menghambur keluar lebih dulu dengan bersemangat. Setelah mengatakan beberapa hal pada pemimpin kelompok musisi dangdut keliling itu, Denta membuka pintu penumpang dan menyeret Elijah keluar.


Keduanya kembali tertawa-tawa. Begitu lepas dan tampak natural. Kebahagiaan terpancar dari wajah mereka sebagaimana layaknya pasangan kekasih yang seharusnya.


Itu adalah pertama kalinya Elijah terlihat berbunga-bunga sejak Denta menyatakan cinta.


Tidak disangka gagasan spontan Elijah yang sedikit nakal itu ternyata bisa membawa mereka pada kebahagiaan sejati mereka sebagai pasangan kekasih.


Dengan kata lain… begini, baru namanya pacaran!


Tidak ada ganjalan kesedihan yang mencuri kesempatan di saat mereka seharusnya mereguk manisnya kebersamaan.


Tidak ada masa lalu maupun masa depan yang memang tak perlu untuk mereka risaukan.


Hanya ada sekarang—present!

__ADS_1


Anugerah!


Hari ini adalah anugerah!


Itulah sebabnya orang-orang Barat menyebutnya PRESENT---Anugerah.


"Jadi… mau nyanyi apa, Miss…?" Pemimpin kelompok musisi dangdut keliling itu bertanya seraya membungkuk sopan ke arah Elijah, memancing nama gadis itu.


"Eli!" jawab Denta. "Namanya Eli!"


"Oke, Miss Eli…" pria berambut gondrong keriting seusia Bang Wi itu menepukkan kedua tangannya seraya tersenyum lebar. "Mau nyanyi apa?" tanyanya sekali lagi.


Elijah mengernyit sembari menggaruk-garuk bagian belakang kepalanya yang tidak terasa gatal. "Apa ya…?" gumamnya ragu-ragu, kemudian mengerang, "Gue gak pernah nyanyi dangdut, Mas!"


"Dilarang beralasan!" sergah Denta. "Setiap tantangan harus ditaklukkan!"


"Cari lagu dangdut yang pernah dicover musisi rock aja!" usul biduan—seorang wanita berusia kira-kira tiga puluh tahun ke atas bergaun ketat terbuka berwarna hitam gemerlap dengan make up tebal bergincu merah merekah---heboh!


"Kalo gitu kenapa gak lagu Slank aja yang Orkes Sakit Hati," seru Elijah bersemangat. "Itu kan semi dangdut!"


"Oh, tidak bisaaaa…!" protes Denta sembari menggoyang-goyangkan telunjuknya di depan wajah Elijah, menirukan gaya gadis itu. "Lagu dangdut yang dicover musisi rock, saya setuju! Tapi lagu dangdut milik musisi rock…" Denta menggeleng-geleng.


"Apa, dong?" Elijah hampir menyerah.


"Ini aja," Biduan dangdut keliling itu menyela mereka dengan antusias, "Yang Penting Happy!"


"Yang mana, tuh?" Elijah memekik panik. "Gue gak tau…" rengeknya pada Denta.


"Itu lho, Non! Yang pernah dicover sama Maia!" sela biduan memberitahu Elijah, lalu mulai mendendangkan bagian reff-nya. "Yang—suka-suka, nyanyi di pinggir jalan! Suka-suka…"


"Oke, oke!" jawab Elijah akhirnya. "Gue tau!"


Denta langsung menyeringai, "Hajarrr!"


"Gue gak tau pertamanya!" tukas Elijah.


"Gapapa, biar saya yang ambil song satunya!" kata biduan itu.


"Cakep!" respon Denta antusias.


Biduan itu menoleh ke arah teman-temannya dan para pemain musik pengiring itu mengangguk bersamaan.


Musik pun di mainkan…


"Jangan lupa joget, Sayang!" sindir Denta sembari bersedekap dan menyeringai lagi.


Senyumnya lumayan lebar hari ini!

__ADS_1


Elijah terkekeh gelisah sembari menggaruk-garuk bagian belakang kepalanya lagi.


"Kalau cinta sudah membara… aha-aha!" Sang biduan sudah melantunkan song pertama. "Rindu jadi menggebu-gebu… uhu-uhu! Janji-janji seribu janji… ihi-ihi! Janji apel di malam ini…" biduan itu sekarang mengulurkan telapak tangannya ke arah Elijah.


"Joget!" geram Denta sembari menepuk bokong Elijah dan mendorongnya ke tengah-tengah.


"Pacarku tak ada di rumah…" dendang Elijah sembari menggoyang-goyangkan bahunya dan menunjuk ke arah Denta.


Dan seketika aksinya menjadi pusat perhatian. Para pengunjung taman serentak menghambur ke arah mereka dan berkerumun.


Para pengendara mobil dan sepeda motor sampai berhenti untuk melihat keseruan itu.


"A n j i r!" pekik Elijah sembari membekap mulutnya dengan sebelah tangan. "Gue jadi tontonan!" desisnya ke arah Denta.


Denta terkekeh sembari berpaling dan membekap mulutnya dengan kepalan tangan.


"Denta—" pekik Elijah dengan isyarat memohon.


Denta pura-pura tidak melihatnya, sementara musik terus berjalan dan biduan terpaksa mengisi bagian kosong yang seharusnya diisi Elijah.


"Aku tak mau malam ini kecewa…"


"Ya-ya-ya-ya-ya…" para player menimpali bersamaan.


"Kuambil gitar, kupanggil teman-temanku…!" biduan melanjutkan.


Memasuki reff, para penonton bertepuk tangan dan ikut bernyanyi bersama mereka.


Semangat Elijah bangkit lagi. Lalu kembali ikut bernyanyi dan berjoget menirukan gaya biduan.


"Suka-suka… Nyanyi di pinggir jalan! Suka-suka… Joged di pinggir jalan!"


"Bernyanyi walau bukan dangdut asli, yang penting goyangnya…" biduan itu menggoyangkan pinggulnya ke arah Elijah.


"Asyik… asyik…" para player menimpali sembari tersenyum gembira.


Elijah balas menggoyang biduan itu. "Berjoged walau bukan dangdut asli, yang penting kita bisa…" sekarang Elijah mengarahkan mic ke arah penonton. Naluri artisnya seketika muncul!


"Heeeepppppiiii…" para penonton berdendang bersama.


Demikian pada akhirnya, Elijah menghabiskan sisa lagu itu dengan aura asli seorang musisi. Tidak ada lagi kekakuan setelah ia mencoba melupakan sejenak idealisme dan berbaur dengan antusias para penonton yang ikut berjoget dan bernyanyi bersamanya, beberapa dari mereka bahkan tak sayang menebar uang untuk menyawer Elijah. Suasana itu terasa seperti ketika ia berada di panggung hiburan saat event Grass Track. Sama konyolnya seperti ketika ia menyanyikan lagu dangdut dengan versi metal.


Anggap saja begitu! pikirnya sembari menyeringai ke arah Denta, mengibas-ibaskan lembaran uang saweran sembari bergoyang-goyang, mencoba menikmati hidup.


Denta mengembuskan napas lega dan tersenyum puas. Menarik! pikirnya terpesona.


Tapi siapa sangka aksi itu ternyata direkam seseorang dan diunggah di media sosial, dengan caption: "GOKIIIIIIL!!! BULE GILA DISAWER, BISA JOGET SAMA NYANYI DANGDUT!!!"

__ADS_1


Pada saat itu juga, konten itu diserbu netizen dan seketika menjadi viral!


__ADS_2