
Pagi hari sebelum Bryan bangun, Zia bangun terlebih dahulu untuk memeriksa Maryati dan Leli di hari pertamanya bekerja.
Zia pergibke kamar bayi kembarnya dan melihat kedua Baby sitter itu tengah sibuk memakaikan popok.
"Jadi mereka sudah mandi?" tanya Zia yang mengagetkan keduanya.
"Sudah Nyonya." ucap keduanya sembari menundukkan kepalanya sesaat.
"Baguslah, Lanjutkan pekerjaan kalian," ucap Zia sembari mengecup kedua putri kembarnya. Sementara Baby sitter mengangguk patuh dan kembali melanjutkannya tugasnya.
Baru sampai pintu Zia kembali menoleh ke belakang menyadari kedua Baby sitter nya tidak mengenakan masker seperti perjanjiannya ketika Zia membawanya dari yayasan.
"Dimana masker kalian?"
"Ada di sini Nyonya," ucap Maryati mengeluarkan masker dari kantong bajunya. Begitupun dengan Lely yang turut melakukan hal serupa.
"Kenapa tidak di pakai, Aku kan sudah mengatakan ini sejak awal jika selama bekerja kalian harus menggunakan masker, Kalian hanya boleh melepasnya di kamar kalian, Bukan kamar anak-anak." tegas Zia.
"Maaf Nyonya, Kami belum terbiasa, Karena pengalaman kami, Kami tidak pernah menggunakan masker saat bekerja." jawab Leli.
"Tapi sekarang kalian wajib pake masker, Aku tidak ingin dengar alasan apapun." Tidak ingin lagi berdebat, Zia langsung meninggalkan kamar.
"Protektif banget, Di kira kita bawa penyakit apah." ujar Leli kesal.
"Aku rasa bukan seperti itu, Kemarin kan Nyonya Zia terlihat sangat khawatir saat kita melihat suaminya, Mungkin takut suaminya naksir sama kita kali," ucap Maryati kepedean.
__ADS_1
"Yah namanya juga laki-laki biar istrinya cantik kaya apa lihat cewek lain pasti mata jelalatan, Apalagi ganteng, Pasti selingkuhannya banyak." timpal Leli.
Mereka terus bergibah sembari melakukan pekerjaannya. Sementara Zia pergi ke kamar putra sulungnya yang kini telah memiliki kamar sendiri. Namun setelah ia membuka pintu dan tidak melihat Ziyan di sana, Zia baru ingat jika Mama Alia membawa Ziyan pulang ke rumahnya.
"Kenapa Aku bisa lupa." ujar Zia memukul kepalanya sendiri.
Karena tidak tau apa yang harus di lakukan, Zia kembali ke kamar.
Ckleekkk...
Zia berdiri di ambang pintu melihat Bryan yang masih tidur pulas dengan hanya mengenakan celana pendeknya. Selimut yang sebelumnya ia pake kini sudah berada di ujung kakinya.
Zia menggelengkan kepalanya, Dan mengambil selimut tersebut lalu menyelimuti tubuh Bryan. Namun baru sampai sebatas pusar, Zia menghentikan niatnya karena melihat dada bidang suaminya yang begitu menggoda. Zia mengulas senyum membiarkan dada bidang itu terbuka. Dengan jailnya Zia melangkahkan jemarinya di dada Bryan, Hingga membuat Bryan terusik.
Dengan mengerucutkan bibirnya sembari menghentakkan kakinya Zia beranjak bangun untuk meninggalkan Bryan. Namun baru saja ia berdiri, Dengan gerakan cepat Bryan menarik tangan Zia hingga jatuh ke pelukannya.
"Babe..."
"Apa? Apa kamu pikir setelah mengganggu tidur ku kamu bisa melarikan diri begitu saja?"
"Habisnya Babe ngeselin, Di bangunin gak bangun-bangun."
"Udah bangun tuh," ujar Bryan dengan mata yang terarah ke bawah sana.
"Apa?" tanya Zia yang belum juga paham.
__ADS_1
"Tuuuhhh..."
Melihat kemana arah mata Bryan tertuju, Refleks Zia langsung memukulnya.
"Aowwhhh..." Bryan memegangi benda kebanggaannya yang kini terasa begitu ngilu.
"Hah! Babe..." Zia ikut merasa panik karena memang ia tidak berniat untuk memukul area sensitif suaminya.
"Zia... Apa kamu ingin membuatnya mati suri?"
"Aku tidak sengaja Babe, Tanganku melayang begitu saja."
"Kamu harus bertanggung jawab Zia... Aowwhhh..." Bryan terus meringis kesakitan. Membuat Zia semakin khawatir.
"Lakukan sesuatu Zia, Apa kamu ingin dia benar-benar mati suri?"
"Tidak-tidak, Aku tidak akan membiarkannya." tanpa berpikir lagi, Zia meraih benda itu dari balik celana pendek Bryan. Namun ketika benda itu menyembul keluar, Zia di bikin terperangah dengan kedua mata yang membulat sempurna.
Melihat reaksi Zia. Bryan hanya terkekeh geli karena telah berhasil membuat panik sang istri.
📌 Masih ada yang nungguin gak nih dah lama gak Up? 😂
Dan buat yang belum mampir ke Novel "Layunya Bunga Desa"
jangan lupa Mampir yah, Terimakasih 🙏❤️
__ADS_1