
๐๐aku tau saat ini aku terlihat seperti tidak berharga dalam pandangan mu๐๐
ย ย Aku perlahan memasuki pagar dan hari masih sangat dini untuk aku datang kesekolah. Aku sengaja datang cepat agar tidak usah bertemu dengan pak saepudin lagi, aku benar-benar takut dengan nya. Ia terlihat sangat kejam dan selalu mempermasalahkan murid.
"Ha," Ucap seseorang dari belakang dan mengejutkanku hingga aku kaget bukan main sekali.
Aku dengan perlahan melihat kebelakang dan ternyata itu ragil, wah,tumben sekali ia datang sepagi ini. Bukan seperti ragil biasanya.
"Ya ampun gil, aku kaget banget. " Aku mencoba untuk tetap stabil meskipun saat ini kepala ku sangat sakit.
Ia tersenyum dengan lebar khas senyum yang biasanya ia perlihatkan padaku. Sangat manis sekali pantas saja banyak sekali gadis disekolah ini yang sangat jatuh hati padanya. Dia saja yang selalu cuek cuek bebek padahal kan gadis yang suka padanya juga itu cantik-cantik semua.
"Masa gitu aja lu udah kaget. " Ia berjalan disamping ku.
"Kenapa tumben kamu cepat sekali? " Aku bingung dengan nya hari ini.
"Hmm biasa, warnet langganan gua lagi ngk buka. Males kalau musti ke warnet lain. " Ia berjalan mengikuti langkah ku. Aku hanya diam saja mengangguk.
"Lu kenapa? Kok pucat banget? " Ia berdiri tepat di depan ku dan menyentuh kening ku dengan punggung tangannya itu.
Aku dengan cepat menggeleng dan tersenyum "ngkpp kok gil," Ucapku dengan cepat mengelak.
"Ngkpp gimana? Panas gini. " Ia terlihat sangat khawatir sekali.
"Beneran ngkpp akunya. " Aku berjalan pelan mendahului nya namun ia menahan tanganku tiba-tiba hingga aku langsung terhenti karena heran.
"Plis zhia, lu tuh lagi sakit kenapa malah maksain datang kesekolah? Lu pulang aja gua anterin. " Ia dengan pelan menarik tanganku namun aku menolak.
Aku dengan cepat menggeleng dan tersenyum "Ngkpp kok gil, beneran. Aku benar-benar ngkpp. " Aku dengan cepat berjalan kembali menuju kelas.
"Jangan bandel dulu kenapa, nanti pingsan lagi baru tau rasa. " Ragil biasanya selalu pendiam disekitar orang lain apalagi banyak orang. Tapi saat dengan ku dan lea ia sangat rewel dan banyak bicara.
__ADS_1
Aku tersenyum melihat kearahnya. Aku seperti mengingat sosok ibu saat ia sedang rewel begini apalagi saat aku sakit ibu sangat sering marah dan kesal karena aku tak pernah mau mendengarkan ibu untuk istirahat saja.
"Elah, malah ketawa lu. " Ia terlihat kesal kearahku.
"Aku beneran ngkpp kom gil, kamu lucu banget kalau lagi rewel gini hehehe. " Aku tersenyum.
"Wah, kenapa sih dengan gua? Senyum gitu aja gua udah deg degan setengah mati. " Ragil membatin dengan pelan.
"Yaudah sekarang kita ke kelas aja yah, mungkin bentar lagi lea juga bakal datang. " Aku berjalan dengan pelan.
Ragil hanya diam saja dan ikut berjalan dengan pelan"Dibilangin bandel banget, padahal gua peduli. "Ragil sedikit berdumal dibelakang. Aku tersenyum" Makasih banyak yah, aku tau kok kamu itu orangnya peduli Banget, tapi aku beneran ngkpp kok. "Aku berjalan memasuki kelas dan duduk di kursiku.
Setelah berkali-kali kulihat ke kantor guru barulah ibu Rahmi datang dan aku merasa sangat lega karena uang sekolah ku sudah lunas. Rasanya pernafasan ku sedikit lancar meskipun aku masih merasa kecewa dengan mas Albar yang lupa dengan perjanjian kami. Aku tak sampai pikir ia begitu tega biarin aku yang mikirin uang sekolah ku.
" Humm,bagaimana yah kedepannya? Apa mas Albar masih lupa dengan uang sekolah ku? "Aku bergumam pelan sembari berjalan keluar dari kantor.
" Hei, ngapa lu? "Tiba-tiba lea datang dari arah kantin dan sedikit mengagetkan ku.
" Ragil tuh nyuruh gua nyariin lu, katanya kuy kantin. "Lea menarik tangan ku dengan cepat padahal aku belum selesai berbicara.
" Lu udah pesen belum? "Lea duduk begitu juga dengan ku.
" Udah gua pesenin tuh bentar lagi dateng. "Ragil melihat kearahku sedang aku hanya diam saja tak mengerti sejak tadi ragil terus saja melihat kearahku.
" Lu beneran ngkpp kan? Wajah lu pucat banget sumpah. "Ragil.
" Iya nih gil, dari tadi udah aku tanyain tapi zhia bilang ngkpp. "Lea.
Aku tersenyum dengan cepat " Aku benar-benar ngkpp kok, kalian ngk usah khawatir gitu. "Aku tersenyum dengan berpura-pura baik-baik dan memang aku sudah mulai merasa baikan. Karena melihat mereka berdua yang begitu perhatian padaku aku semakin merasa baikan.
Setelah sepulang sekolah aku pun ikut ragil dan lea berjalan menuju pagar.
__ADS_1
" Eh gays kuy ke taman hiburan. Katanya disana ada wahana yang keren banget. "Lea paling sering mengajukan untuk pergi bermain ke karaoke lah, Timezone dan sekarang taman hiburan. Aku sampai tidak tau lagi bagaimana caraku untuk beralasan.
" Eugh, maaf yah lea aku ngk bisa nih lagi banyak kerjaan soalnya. "Aku sedikit menunduk lesu karena merasa tak enak selalu menolak ajakan lea. Yah mau bagaimana lagi kami hidup diposisi yang sangat berbeda, aku tidak seberuntung lea hingga tak bisa mengikuti nya. Aku sangat ingin sebenarnya.
" Ihh zhia, lu kok ngk pernah bisa sih kalo gua ajakin. Padahal kan gua pengen main sama lu. "Lea dengan wajah kecewa nya.
" Bukan gitu lea, maaf yah kalau aku ngk pernah bisa ikut. Aku masih punya banyak kerjaan. "Aku merasa sangat bersalah sekali.
" Udah-udah kita berdua aja yg pergi Kesana. "Ragil tiba-tiba menarik lea agar pergi dan mereka mulai hilang dari pandangan ku.
" Ihh ragil lu kenapa sih main narik aja, kemaren juga gitu. Gua mau zhia ikut."lea menarik tangannya dari genggaman ragil.
"Emang kenapa kalau kita berdua aja, berasa nge-date kan ngkpp sesekali. " Ragil ngomong ngasal.
Sedangkan lea yang mendengar itu tiba-tiba terhenti dan memegang jantung nya yg berdetak sangat kencang.
"Kenapa dengan gua? " Lea heran dengan perasaan nya. Padahal kan ragil hanya mengatakan itu kenapa ia bereaksi berlebihan sekali?.
"Woy kenapa sih lu malah diam gitu? Udah ayok katanya mau naik wahana gimana sih? " Ragil mundur dan menarik tangan tangan lea menuju jalan raya untuk memanggil taksi.
Lea hanya diam saja memperhatikan ragil dari belakang. Ia merasa ragil sangat berbeda hari ini. Padahal ragil tidak berubah sama sekali.
"Woy kenapa sih lu malah bengong gitu? " Ragil mengagetkan lea yang sejak tadi diam saja memperhatikan ragil yang saat ini membuat jantung nya berdetak kencang.
Sepanjang bermain diberbagai wahana lea tidak hentinya menatap kearah ragil.
๐๐bersambung ๐๐
Jangan lupa yah like komen dan vote ๐
Pai pai say๐ผ
__ADS_1