Menikah Cepat!!!

Menikah Cepat!!!
38. Masalahmu


__ADS_3

๐Ÿ๐ŸAda apa dengan kehidupan yang tak jelas ini? Terasa sangat membingungkan ๐Ÿ๐Ÿ


ย ย  Setelah ragil pergi aku dan Lea memilih untuk ke kantin saja. Kulihat Lea masih saja sedikit terdiam dan kesal.


"Lea, ragil kenapa bisa begitu? " Aku sebenarnya ragu untuk menanyakan ini. Tapi tetap saja aku masih merasa kepo.


Lea mendengus pelan lalu meminum jus yang ia pesan itu"Tuh anak emang paling suka nyari masalah, paling paling dia punya masalah terus Lampiasin sama orang lain. Dahlah ngk usah pikirin nanti juga ia akan baikan sendiri. "Lea.


Aku hanya diam menganggukkan kepala ku. Tapi tetap saja aku merasa ragil sangat berbeda tadi. Ia benar-benar bukan ragil yang ku kenal.


Setelah bel pulang berbunyi aku dengan cepat mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaan ku yaitu sebagai petugas membersihkan lapangan sekolah sedang ragil dan Lea mereka sudah lebih dulu pulang karena les. Lebih tepatnya sih ragil yang pergi lebih dulu dan Lea berkata akan menyusul.


"Hah, akhirnya selesai juga. " Aku meletakkan tong sampah itu pada tempatnya dan berjalan berbalik ingin mengambil tas ku tapi tiba-tiba dikagetkan oleh ragil.


"Ih ragil ngagetin aja. " Aku kaget sekali karena tiba-tiba ia sudah berdiri dibelakang ku sembari tersenyum.


Hah? Kenapa ia sudah tersenyum saja? Ia terlihat sangat berbeda sekali. Apa ia bisa secepat itu yah berubah mood? Ahh sudahlah zhia bukan urusan mu.


"Udah siap? " Ragil memberikan tas ku dan dengan cepat kuraih.


"Iya gil, kok kamu datang lagi? Lea tadi udah nyusul kamu ke tempat les. " Aku berjalan mengikuti ragil yang juga berjalan menuju gerbang yang disana sudah ada motornya terparkir.


"Biarin aja. "


Aku hanya diam saja berjalan mengikuti langkah nya yang juga diam saja.


Duhh gimana nih? Udah terlanjur banget zhia liat gua berantem tadi. Lu sih gil paling ngk bisa nahan emosi "Ragil membatin sambil merutuki kebodohan nya.


" Emm aku berangkat kerja yah gil, kamu lanjut aja ke tujuan kamu. "Aku berjalan pelan namun ditahan oleh ragil.

__ADS_1


" Kok lu diam aja? Ngk penasaran kenapa gua kayak tadi? "Ragil terlihat bingung.


Aku sangat penasaran sekali dan sangat, tapi aku tau kalau ia pasti punya alasan dan aku tak ada hak untuk ikut campur.


" Hmm aku sih penasaran banget, tapi kan kamu pasti punya alasan. Mungkin kamu mengatasi setiap masalah kamu dengan begitu, dan setiap orang punya caranya untuk menanggapi masalah nya. Aku tau kamu anak yang baik. "Aku tersenyum kearahnya dan ia hanya terdiam saja.


Demi apa jantung gua udah ngk aman sekarang? Kenapa sih dengan gua? Ayolah ragil dia hanya perempuan yang sudah lu anggap sahabat. Ngk mungkin kan lu suka sama dia.


" Gua ngk sebaik yang lu Anggap. Gua bahkan lebih jahat dari yang lu pikirkan. "Ragil tiba-tiba berbicara seperti itu hingga aku semakin bingung.


" Yasudah lu kerja sana, gua juga mau ke warnet nih. Mumet gua. "Ragil tiba-tiba naik keatas motornya dan aku tersenyum melambaikan tanganku.


Aku masih harus bekerja ke cafe sampai sore nanti. Dan setelah itu masih harus bekerja dirumah juga. Hidupku penuh dengan masalah dan juga pekerjaan. Kapan aku akan sukses dan bebas?.


" Bagaimana bisa proyek sepenting itu kamu batalkan begitu saja? Bisa kamu pikirkan sebesar apa kerugian kita? "Albar terus saja melontarkan kata penuh tudingan pada sekretaris nya.


" Bukan pihak kita pak yg membatalkan tapi pihak dari JAYA ENTERTAINMENT. "Bela sekretaris nya itu.


Sekretaris nya itu hanya diam saja dan menunduk" Ah sudahlah, setelah ini urus selebihnya baik itu pembatalan kontrak juga pengembalian dana. Pusing saya. "Albar membuka jasnya dengan kasar dan duduk di atas kursi kekuasaan nya itu dengan sedikit mencoba untuk tetap rileks.


" Saya permisi pak. "Sekretaris nya pergi.


"Kenapa sih hari ini sangat melelahkan? " Albar kesal sekali.


Ia pun meraih ponsel dari sakunya dan menekan nomor Naya untuk ia hubungi.


"Hanya dia yang bisa menghilangkan rasa jenuhku ini. "


Namun, sudah lebih dari enam kali ia mencoba menghubungi nomor Naya tak ada sahutan sama sekali, bahkan ia sudah spam chat baik dari Whatsapp, messenger juga instagram sekalian. Tapi tak ada tanda-tanda Naya akan menjawabnya.

__ADS_1


"Kemana dia? Kenapa tidak menjawab sama sekali? " Albar semakin kesal saja.


"Akhh hari ini sangat membuat ku frustasi. " Ia benar-benar gersang saat ini.


"Nanti kamu tinggal berdiri disini saja yah, biar mbak Saja yang melayani pelanggan. " Mbak Nana memang selalu mencari cara agar aku nyaman dengan nya. Padahal kan aku sangat senang berada disekitar nya.


"Tidak apa-apa mbak, biar aku saja yang melayani. Mbak kan lagi ngandung ngk baik kalau kelelahan gitu. " Aku tak sampai hati membiarkan Mbak nana bekerja dengan kandungan nya yang masih muda itu.


Ia tersenyum "Kamu nih, perhatian sekali. " Aku tersenyum.


Mataku tiba-tiba menangkap sosok familiar saat seseorang masuk dengan menggandeng tangan seorang laki-laki yang sangat muda dan juga terlihat sangat keren.


"Loh, Mbak Naya? Kenapa dia disini dan bukan dengan mas Albar? " Aku merasa bingung saat kulihat mbak Naya masuk kedalam cafe dimana aku bekerja dengan seorang laki-laki yang sangat tidak ku kenali. Mereka terlihat sangat dekat karena mbak Naya menggandeng nya dengan mesra.


Apa mereka saudara yah? Tidak mungkin kan mbak Naya selingkuh dari mas Albar? Karena mas Albar kan tidak kalah jauh tampan dari pria yang saat ini sedang bersama dengan mbak Naya itu.


"Ahh sudahlah tidak peduli, kamu tidak peduli zhia. Itu urusan pribadi mereka. Bukan urusan mu. " Aku memilih untuk diam saja tak ingin lebih tau lebih dalam lagi. Aku tak ingin mencampuri urusan orang lain. Mungkin saja mereka hanya rekan kerja yang sedang ingin membahas masalah pekerjaan.


Aku tak ingin terlibat karena itu akan membuatku merasa repot. Diriku saja belum bisa ku urus apalagi dengan hidup orang lain.


Lebih baik diam saja dan simpan, karena mengurusi orang lain tak akan membuat kita bahagia.


Sepanjang mereka berada disana mereka memang terlihat sangat mesra bahkan sambil saling suap-suapan yah.


"Hmmm ayolah zhia ini bukan urusan mu. " Aku lebih baik fokus jaga mesin kasir.


๐Ÿ๐Ÿbersambung ๐Ÿ๐Ÿ


Jangan lupa yah like komen dan vote๐Ÿ˜

__ADS_1


Pai pai aay๐Ÿ


__ADS_2