
🍁🍁Aku terkadang sangat percaya dengan hatiku tapi ternyata hatiku juga terkadang bisa menghianati ku🍁🍁
Seluruh kelas heboh karena Zhia tergeletak pingsan dilantai,mereka beradu ingin membantu nya khusus nya barisan para laki-laki yang saat ini sangat antusias karena pindah nya Zhia ke sana.
"Seluruh nya tenang dulu, ragil cepat kemari karena ibu lihat hanya kamu yang dekat dengan Zhia. Ayo bantu ibu membawanya ke UKS. " Pinta ibu Rahmi dan ragil dengan senang hati membantu mengangkat tubuh lemah Zhia menuju UKS.
Seluruh kelas langsung bersorak kecewa karena Zhia yang gagal memperkenalkan diri itu.
"Gua yakin itu dia, gua yakin banget. " Bisik-bisik siswa di kelas itu.
"Yakin lu? Kayaknya lebih cantik yang ini nih. " Timpal yang lain lagi.
"Yakin Banget lah bro, soalnya gua tuh ngk pernah ketinggalan saat majalah nya dikeluarin. Sebenarnya sih kakak gua tapi gua udah liat semua majalah keluaran nya itu, dan ukurannya juga persis hahah. "
Pletak,
Satu jitakan mendarat di kepala Riza saat setelah mengatakan itu"Ngomong apa lu hah? Masa orang baru dateng udah bahas ukuran aja. Gua tampol nih. "Lea kesal saat para rakyat mesum dikelasnya mulai bergibah ria.
Riza langsung mingkem karena ia paling ngk mau berdebat dengan lea yang jago silat itu, ia tak jantan sama sekali tapi tetap saja Riza selalu menghindari berurusan dengan nya.
Sementara ini di UKS ibu dan ragil masih saja menunggu agar Zhia sadar.
" Kenapa bisa yah dia pingsan begini? Petugas UKS juga kenapa belum juga datang? "Ibu Rahmi terlihat sangat panik.
" Sepertinya kak lean tidak datang hari ini buk, tadi saya dengar guru lain mengatakan itu. Dan untuk masalah Zhia saya yakin ini tidak parah terlihat dari keringat nya itu dan wajahnya yang pucat ia mungkin tidak sarapan pagi tadi buk dan tubuhnya tidak bisa bertahan hingga bereaksi seperti ini. "Ragil.
Ibu Rahmi tersenyum kearah ragil " Memang yah, kamu paling bisa bikin ibu bangga. Jangan nakal nakal dan buat masalah mulu, anteng gini kan adem liatnya. "Ibu Rahmi memang sangat terbuka pada setiap muridnya ia bersikap seolah mereka adalah teman hingga ragil bisa berbicara leluasa padanya.
Ragil hanya terdiam mengangguk" Astaga ibu hampir lupa nak, kamu tolong jaga Zhia disini yah ibu masih harus menghadiri rapat di kantor. Tolong belikan ia makanan juga ini uangnya ibu kasih. "Ibu Rahmi langsung pergi begitu saja.
Setelah ibu Rahmi pergi ragil pun memperbaiki posisi rambut Zhia yang bergeser ke wajahnya itu.
__ADS_1
" Kenapa dia terlihat sangat familiar yah? Seperti pernah melihatnya. "Ragil masih saja berpikir.
Namun setelah sepersekian detik ia pun merogoh kantong nya untuk mengambil hp dan menghubungi seseorang.
" Woy, sini bentar ke UKS tapi sebelum kesini lu ke kantin dulu yah beli bubur nasi. Jangan pake lama yah. "Ragil mematikan sambungan telepon setelah mengatakan itu dan ia fokus kembali memandangi wajah Zhia yang terlelap itu. Eh maksud nya pingsan hehehe.
Pintu UKS terdengar diketuk dari arah luar dan tiba-tiba terbuka menampakkan sosok gadis berambut panjang dengan anggun membawa sebuah Mangkuk dan teh juga.
" Kampret Banget sih lu gil, belum juga selesai gua ngomong udah lu matiin aja iss. "Ia duduk disamping ragil dan memberikan bubur juga teh itu.
" Hahahah kayak belum kenal gua aja. "Ragil tersenyum kearah lea dan lea cuma geleng-geleng aja.
Ragil dan lea sudah berteman sejak kecil karena orang tua mereka adalah rekan kerja hingga kini mereka masih saja bersahabat meski pernah berpisah karena beda sekolah saat SMP tapi tetap saja mereka masih bertemu di tempat les yang sama.
" Gimana? Masih belum sadar juga yah? "Lea melihat kearah zhia yang masih terlihat tenang itu.
" Yah lu liat gimana? Masih merem kan? Berarti masih belum. "Ragil menjawab dengan seadanya hingga lea sedikit kesal.
Ragil hanya diam menunggu apa yang akan Lea lakukan untuk membangun kan zhia. Dan Lea datang dari arah meja dengan minyak kayu putih di tangan nya.
" Lo yakin bakal berhasil? "Ragil bertanya saat melihat minyak kayu putih itu.
" Yah dicoba dulu biar tau berhasil pa kagak. Lu sih kebanyakan teori dari pada eksperimen. Sekarang mana laku kalau cuma mikir teori mulu. "Lea pun mulai membuka minyak kayu putih itu dan mengarahkan nya pada hidung zhia.
Dan beberapa saat kemudian zhia mulai membuka matanya dan dikagetkan dengan dirinya yang sudah ada diatas ranjang UKS itu.
" Hah? Kenapa saya bisa disini? "Zhia terlihat bingung dan Lea juga ragil hanya tersenyum kearahnya.
" Tadi lu pingsan makanya kita bawa kesini, gimana keadaan lo? "Ragil dengan nada lembut.
Lea sedikit bingung" Wuihh nape nih, kok tumben lu ngomong kek gadis lembut gitu? "Lea mendorong bahu ragil.
__ADS_1
" Ah elah diam dulu napa, ganggu aja. "Ragil kesal.
" Maaf yah udah ngerepotin kalian. "Zhia merasa bersalah karena merepotkan mereka dihari pertama ia datang kesekolah ini.
Apa hari ini adalah hari sialnya yah? Tadi ia terlambat dan dihukum dan sekarang ia bahkan pingsan dan merepotkan orang lain.
" Sans ae lah, nih makan dulu. Lain kali sarapan dulu baru datang kesekolah biar ngk pingsan kayak tadi, jangan bilang lu lagi diet yah? "Zhia langsung menggeleng.
" Kirain, soalnya gua punya temen yang suka diet eh tau-taunya malah berujung pingsan kek gini. "
Pletak,
Satu jitakan mendarat dibahu ragil dan pelakunya adalah lea"Masih aja sempat sempat nya nistakan gua lu. Kesel lama-lama. "Zhia hanya diam memperhatikan mereka yang terlihat sangat dekat itu.
"Apa mereka sepasang kekasih yah? " Batin zhia.
"Eh dimakan jangan dianggurin gitu, ampe gua ditegurin pak saepudin tadi pas ketahuan beli makanan di kantin pas masih jam pelajaran. " Dan ragil langsung tertawa.
"Gombalin aja abis dah tuh pak saepudin luluh hahaha. " Dan mereka berdua tertawa lagi.
"Seperti nya aku harus berhati-hati dengan pak saepudin itu, aku takut akan berurusan dengan nya. " Batin zhia.
Dengan ragu zhia mulai menyendok satu sendok bubur nasi itu dari mangkuk nya dan ia pun merasa suka dengan rasanya.
Sedang ragil dan Lea hanya diam saja memperhatikan zhia sedang makan sambil sesekali berbincang bincang sesuatu yang menarik hingga zhia hanya diam saja makan sambil menguping pembicaraan mereka itu.
Ia juga terlihat sangat tertarik ingin memiliki teman dekat seperti mereka.
🍁🍁bersambung 🍁🍁
Jangan lupa yah like, komen dan vote❤.
__ADS_1
Pai pai say💋