Merantau Ke Kepulauan Riau

Merantau Ke Kepulauan Riau
POV Faisal


__ADS_3

Merantau ke kepulauan Riau


#Par44


POV Faisal.


 Tring


Ada pesan berupa sebuah foto masuk, foto Nana sama dokter Fernando di sebuah bioskop,  entah siapa yang mengirimkannya. 


Mereka jalan-jalan berdua entah kenapa aku kurang suka melihat foto ini. Aku tau bangat tabiatnya Nando karena kami sudah lama berteman juga pernah menjalani hubungan dengan shela. Shela sudah menceritakan semua perihal hubungan mereka dulu. Itu yang membuatku kurang menyukai Nando mendekati Nana, sudah sekian lama tidak bertemu, Nana harus ku jaga baik-baik.


Nana sudah berani berbohong membuat amarahku memuncak pantang di bohongi untung shela selalu menahan ku.


Nando aku tau persis dia, mendekati wanita karena ada maunya aja tapi tidak benar-benar cinta karena dia laki-laki tidak Boleh mencintai orang menggunakan perasaan yang di lakukan wanita.


Malam ini aku menginterogasi Nana dari ujung sampai ke akar-akarnya. Sejak kapan mereka dekat, sejak kapan mereka menjalani hubungan. Nana, masih muda belia, mudah baginya untuk termakan rayuan laki-laki, mudah mula laki-laki membawanya masuk ke lembah yang laki-laki seperti Nando mau. 


Sebenarnya boleh aja Nana mencari cintanya asalkan dia tidak memiliki masa depan yang di mimpikan nya. Bisa saja mimpi itu tidak pernah teraih kalau pemilik tubuh sendiri neko-neko. Kalau mau menikah carilah jodohnya dari sekarang kalau mau kuliah, fokus lah mengejar cita-cita.


"Abang sepertinya kurang suka sama Nando, apa apa?" Shela yang sedang merapikan tempat tidur kami menanyakan kenapa aku kurang menyukai Nando, bukan tidak suka hanya ingin mendidik Nana aja agar fokus sama tujuannya.

__ADS_1


"Bukan tidak suka, hanya saja sudah tau tabiat aslinya seperti apa, lagian Nando juga punya kekasih, maka dari itu makin tidak menyukai kalau dia dekatin Nana ada maunya." Ya, aku sering melihat Nando jalan dengan berapa wanita, suka gonta ganti pasangan tidak cukup satu. 


"Iya, sih, aku kan sudah pernah bilang ke Abang dulu, 2 tahun menjalani hubungan ujungnya dia bilang hanya teman dekat setelah itu dia menghilang tampa jejak." Aku hampir lupa sama apa yang pernah shela bilang sebelum menikah dulu. Nando sering menginginkan kesucian wanita yang dia dekati.


"Dia sebenarnya baik, hanya naluri laki-laki yang membuatnya seperti itu. intinya Sekarang Abang tidak mau Nana menjalani hubungan dengan seorang laki-laki manapun. Kalau ijazah sarjana sudah dapat silahkan dia mencari laki-laki manapun yang dia mau."


"Abang melakukan ini karena benar-benar ingin melindungi saudara perempuan, ingin bertanggung jawab penuh sama keselamatan duniawi dan akhiratnya. Abang tidak mau dia Seperi wanita lainnya yang mudah masuk ke jalan yang salah."


Pov Shela


Sejak awal pertama kali bertemu Nana di kota padang, Nana waktu itu sangat polos dan lugu maklum masih SMA.


kedua kalinya kami bertemu di rumah ini. Nana sudah mengalami banyak perubahan semakin cantik dan cerak nampak bangat masa SMA masa-masa terindah yang di alami para pelajar.


Setiap berbicara dengan Nana, nyambung dan Asyik. Aku menganggapnya adik kandung sendiri walau lahir dari orangtua yang berbeda.


Cekcok pasti ada rasa geram juga sering tapi yang namanya ipar jarang pula yang tidak pernah cek cok. Kakak beradik kandung aja sering cek cok apalagi ipar yang maut mematikan kata orang.


Untuk saat ini Suamiku Faisal bisa di bilang suami yang baik, perhatian, bertanggung jawab  walaupun masih jauh dari agama karena tuntutan pekerjaan tapi ibu mertua dan aku selalu mensuppor agar tak lupakan kewajiban sebagai umat muslim. Cekcok pasti ada tapi Aku tipe yang pendiam tidak suka banyak bicara, bicara Ala kadarnya aja, kadang ku paksakan berbicara walau tidak perlu agar bang faisal tidak bosan merasa menikah dengan patung.


Mertua juga baik bukan Seperi mertua teman-teman yang suka ikut campur dan mensetir rumah tangga anak laki-lakinya. Menuntut bakti, mengambil gaji anak laki-laki seliruhnya mengabaikan cucu dan menantu, cemburu dan menzolimi menantu sudah sering kudengar. Tapi, mertua ku tidak tipe mertua yang dewasa, entah kami berada jauh, tidak serumah, entah karena mertua dari Minangkabau kalau laki-laki sudah menikah harus keluar dari rumah tinggal di rumah istrinya atau membawa istri merantau, atau entah karena memang baik dari sana nya aku sangat bersyukur di berikan suami, mertua, dan ipar baik berbanding terbalik dengan keluargaku yang amburadul.

__ADS_1


Aku sangat bersyukur dengan rumah tangga yang seperti ini tidak menuntut yang macam-macam yang penting setia selama pasangan masih ada, tidak merusak rumah tangga yang di bangun berdua, bertanggung jawab, pekerja keras demi masa depan bersama terutama anak yang membutuhkan dan dan, pangan, dan papan yang layak. Pendidikan juga hal utama yang harus di tempuh oleh anak-anak nanti.


Aku selalu berdoa agar pernikahan kami langgeng sampaikan kakek nenek Amiin.


Berselancar di dunia maya melihat keadaan teman-teman lama sudah banyak yang tidak aktif banyak yang sudah menikah tidak punya waktu untuk mengecek sosial media.


Ternyata Diana pulang ke kampung halaman nya, kuliah sambil membuka usaha butik, hebat juga Diana. Dia aslinya sebenarnya baik, lingkungan yang membuat dia tempremental. Begitu juga dia juga ikhlas menjadi tulang punggung keluarga juga masa depan yang cerah, Diana juga pekerja keras. Hanya orangtua tidak jelas status pernikahannya, ibunya yang tukang minta sampai bos perusahaan tempat kami kerja dulu membatasi gaji yang di berikan untuk Diana kalau lebaran baru di berikan semuanya membuat keluarganya ngamuk mengucap anak durhaka."


Tunggu, kenapa hanya ada anak durhaka? Lalu orangtua yan tidak bertanggung jawab terhadap marah lahir dan batin untuk anak apa tidak boleh di sebut orangtua durhaka?


Karena aku sudah pernah berada di posisis Diana, aku tau belum perasan Diana seperti apa, dan berusaha menjadi teman yang baik sekaligus guru untuk diana apapila dia butuh support aku support kalau tidak ya sudah.


Pernah menyukai dua pria yang sama yaitu dokter Fernando. Kami menjalani hubungan ternyata diana menyukainya, selama dua tahun, Nando selalu menginginkan sesuatu yang lebih katanya laki-laki sangat membutuhkan itu. Tapi, aku rasa itu tidak sopan di utarakan untuk seorang perempuan.


Aku cukup bucin waktu itu hingga tidak Sadatr dia hanya menginginkan itu aja. Sesuatu yang hanya ku beri ke suamiku kelak. Untung tuhan menjagaku hingga tidak sempat jatuh lembah itu.


Pasca kepergiannya tampa jejak, aku sakit, stress dan frustasi untung diana mensupporku. Dia tidak benci padaku karena dia sadar dokter Nando tidak menyukainya begitupun aku.


Beberapa bulan kemudian bertemu dengan Faisal suamiku yangs sekarang ternyata diana juga menyukainya, Faisal tidak menyukai diana waktu itu karena menurut faisal diana labil, tutur katanya sangat jauh dari kata sopan. Aku sudah cukup sabar selama ini menghadapinya tapi di lain sisi aku menilai isi hatinya sebenarnya baik.


Sampai menikah diana tidak menjadi si perebut suami orang, dia menyerah karena tidak mau memaksa bahawa cinta harus memiliki. Dia memiliki keyakinan kalau cinta tidak harus memiliki.

__ADS_1


Next...


__ADS_2