
Merantau ke kepulauan riau
Part 75
Aku akui tiara sangat cantik, pintar, penurut dan anak yang berbakti kata ayah dan ibu. Tapi, selama ini mencoba mencintainya tetap aja hatiku menolak. Banyak teman-teman yang menikah bukan karena cinta, karena percaya bersamanya surga mudah di raih. Cinta belakangan.
Tapi, aku bukanlah orang seperti itu. Entah apa yang mendorong hati ini tidak bisa menerima orang yang tidak di cinta. Sholat istikharah sudah ratusan kali ku lakukan tapi tetap aja hati ini masih beku. Kasihan tiara. Mudahan dia mendapatkan jodoh yang baik. amiin.
Hatiku masih terpikat oleh seorang gadis yang ku idam-idamkan untuk di jadikan seorang istri. Sebelum ke jawa, aku sudah mengutarakan ke inginkan ku untuk menikah muda pada Nana. Tapi, sayangnya anak itu sangat tegas pada pendiriannya. Dia ingin mencari pria lajang yang sudah mapan untuk di jadikan suami. Artinya aku di tolak mentah-mentah. Aku memang belum mapan, baru tamat kuliah butuh waktu lama untuk mendapatkan itu semua, memang banyak pebisnis muda tapi meraih itu semua tidak semudah berkhayal. Sakit, iya, kecewa iya.
Ku lakukan trik ku untuk mendapatkan hati seorang Nana dengan mendekatkan keluarganya, keluarganya sangat baik dan welcome pada tamu. Sangat susah menarik perhatian keluarganya di mulut boleh saja mereka cepat mengakrabkan diri pada ku tapi dalam hatinya meragukan ku. Aku bisa merasakan itu.
__ADS_1
Banyak sekali permintaan Nana setelah menikah dia tidak mau tinggal di rumah mertua, maunya tinggal di rumah sendiri, atau rumah orangtuanya seperti suami-suami di sumatra barat lakukan. Karena bagi orang di sana, laki-laki yang sudah dewasa di tuntut untuk mandiri setelah menikah tinggal di rumah istri atau membawa istrinya pergi dari kampung halaman. Itu semua di lakukan untuk melindungi kaum perempuan dari serangan suami dan keluarganya, bagus bangat.
Nana bukanlah wanita yang mudah percaya janji cinta, bukan wanita lemah tak berdaya, bukan wanita yang suka bergantung pada siapapun. Nana wanita yang tidak gampang mempercayai siapapun 100% termasuk orangtuanya.
Hingga berminggu-minggu lamanya hati Nana masih belum bisa di cairkan. Ku putuskan untuk pulang ke kampung halaman, bekerja di kota jakarta. Aku akan berusaha sebaik mungkin aku akan kejar impian menjadi seorang lelaki impian Nana.
"Ryan! Ujar ibu. "Wanita seperti apa yang kamu mau? Mencari wanita jangan lihat cantiknya, tiara tak kalah cantik. Kita semuanya sudah tau bibit, bebet dan bobotnya. Apa yang di bilang oleh ayahnya tadi benar semuanya. Jangan mencari wanita yang tidak jelas asal usulnya, pergaulannya, ujung-ujungnya dia tidak bisa menjadi ibu rumah tangga yang baik." Aku diam aja mendengar ocehan ibu yang u kudengar lebih dari seratus kali sehari.
"Ryan! Jawab mama! sebagai seorang anak harus manut pada orangtua dosa besar kalau kamu membangkang." Aku terus mengitari rumah dan seisisnya kemanapun aku pergi Ibu terus mengikutiku. Dosa? Aku ini lahir di dunia yang sudah modern mengandalkan kebaikan terhadap sesama makhluk hidup untuk menggapai surga. Papa dan mama tidak tau anak lelakinya ini penuh lumuran dosa di masa lalu. Mimpiku memang mencari wanita yang baik sebab sebejat-bejat nya laki-laki tetap mencari wanita yang baik untuk di jadikan seorang istri karena ingin mencetak generasi penerus yang baik dari ibu yang baik pula.
"Ryan! Kami menjodohkan kamu sama tiara karena kami ingin yang terbaik untuk kamu. Bukan wanita di luar sana yang neko-neko, menikah masuk ke rumah mertua tidak mengerti bagaimana caranya mengakrabkan diri pada mertua tersinggung ngambek bilang mertua dan suami zolim." Mertua? Wanita yang kucinta aja tidak mau tunggal di rumah mertua.
Tidak mau mendengar ocehan ibu aku masuk ke kamar mengunci pintu sebelum itu ibu sudah duluan masuk kamar. Mengganggu moodku yang sedang kacau sejak tadi.
__ADS_1
"Ma! Tiara memang baik menantu idaman mama dan papa. Tapi, aku mohon jangan paksa aku untuk menikahinya. Mama kan tau aku seperti apa, sekali bilang tidak ya tidak. Aku bukan membangkang tapi aku emang, tidak mencintainya. Aku tidak bisa menikah dengan orang terdekat. Lagian sekarang zaman berapa? Masih main jodoh-jodohan? Aku masih muda perjalananku masih panjang, kerja aja belum punya, aku tidak mau menyusahkan anak kesayangan orang. Nanti kurang nafkah aku pula yang salah, mama juga kena getahnya kata orang mama tidak bisa mendidik anak laki--laki mama menjadi anak yang bertanggung jawab."
"Tuhan memang menjamin rezeki setiap hambanya yang telah menikah tapi lihat sekeliling mama! Semua itu butuh usaha yang sungguh-sungguh kalau tidak, seperti itu." Tunjuk Ryan pada pejalan kaki. "Anak dan istri di jadikan pengemis dan menjual kerupuk. Aku tidak mau menjadi seorang manusia yang gagal. Sebelum gagal di kemudian hari mending aku berusaha dari sekarang. Aku mencontoh mereka di negara maju yang sukses dulu sebelum menikah dan tidak ada satupun mereka yang menyusahkan anak dan istri. Nanti mama dan papa juga yang bangga."
"Masalah wanita mana yang aku mau. Itu urusanku. Aku punya tipe sendiri yang tidak bisa di ganggu gugat. Aku tidak peduli dia siapa, aku mencintainya dan mama dan papa tidak usah ikut campur menentukan pilihanku. Baik buruknya nanti itu pilihanku. Biar aku yang menanggung resikonya."
Nana aku selalu memikirkan Nana. Apa Nana memikirkan aku juga? Setiap malam selalu memandangi fotonya. Kira-kira Nana sedang aoa sekarang ya? Bagaimana perasaan Nana aku pergi tidak bilang-bilang? Apa Nana berpikir aku pergi karena tidak sanggup menerima syarat darinya?
Entah kenapa perasaanku ini bulat pada Nana. Kata orang cinta bisa membuat orang pintar-pintar tapi bodoh.
Bu ratih tersentak tak karuan mendengar tutur kata anak lelakinya. Tidak mau menikah dulu sebelum mapan. Lelaki sama dengan wanita, lelaki jika sudah dewasa dan belum mapan apalagi citra nya buruk walaupun tidak pernah neko-neko. Anak gadis di kampung ini pintar-pintar, mereka mencari yang ganteng di jadikan suami. Kalau tidak ganteng yang penting mapan seperti itu ibunya Mendidik anak gadisnya. Wanita sudah terlalu dewasa tapi masih gadis, semakin jarang lelaki yang mau sama mereka lelaki maunya yang muda. Kecuali janda statusnya jelas."
Tapi tidak apa-apa sih, semua berhak berpendapat. Aku akan tetap membujuk ryan agar mau menikah dengan tiara tidak rela rasanya ryan menikah dengan wanita lain. Nanti dia menguasai anak laki-laki ku sepenuhnya.
__ADS_1
Next