
Merantau ke kepulauan riau
Part 79
Kata orang jodoh tidak akan kemana. Di manapun kita berada, di ujung dunia pun jodoh kita pasti akan bertemu jua. Contohnya kisah nabi adam dan hawa, ketika di turunkan dari surga ke bumi, mereka berpisah jauh bahasa sekarang di negara yang berbeda. Ada yang membilang nabi adam turun di negara Srilangka, siti hawa di daerah arab. ada juga yang bilang nabi adam di turunkan di daerah Hindia, siti hawa di turunkan di mekah.
Mereka bertemu kembali setelah 500 tahun perjalanan di Jabal rahmah sebagai tempat yang sering di kunjungi ketika masyarakat pergi haji dan umroh. Bagi yang lajang mereka berdo'a agar di pertemukan jodoh nya di Jabal rahmah.
Selesai makan tiba-tiba Layla mengirim WA, anak itu kehilangan aku. Katanya aku kemana, sama siapa, kok pergi gak bilang-bilang sudah ku jawab, pergi pada saat dia tidur dan sudah meletakkan kertas yang harus dia baca.
"Na! Kenapa kamu kabur waktu pernikahanku itu?" Ternyata kabur nya aku bersama Layla ke kota ini menjadi tanda tanya oleh ryan dan yang lainnnya.
"Mungkin belum jodohnya."
"Jodoh itu kita yang memilih. Terus dekat dengan siapa sekarang?"
"Enggak ada dekat dengan siapa-siapa"
"Yang benar?" Kebiasaan seseorang yang membuat aku kesal selalu kurang percaya dengan apa yang aku bilang. Gimana jadi suami nanti. Aku ragu ingin menjauhi orang ini.
"Gini ,Na. Kita bertemu dengan tidak di sengaja di Jakarta. Kita tidak meninggalkan jejak apapun di Internet, kemana aja, dengan siapa aja tiba-tiba kita bertemu lagi aku juga tidak pernah mengetahui yang melamar kerja itu kamu. Nah,Gimana putusanmu? Apa kamu masih ingin mencari pria yang mapan?"
"Sekarang usiaku sudah 25 tahun. Jadi, tidak ada alasan apapun lagi untuk mencari orang seperti itu. Aku ingin mencari suami yang mau menerima ku apa adanya. Bukan karena dia tidak laku karena tidak ada wanita lain lagi yang mau sama dia. Aku ingin menikah memulai dari nol kalau mencari orang yang mapan pasangannya mungkin publik figur."
"Berarti kamu menurunkan kriteria calon padangan, ya?
"Bukan menurunkan. Hanya saja aku tidak mau di bilang wanita matre gila harta. Aku ingin lelaki yang bertanggung jawab, lelaki yang mau bangun subuh, sholat wajib dan sunnah, lelaki yang mau membimbing istrinya ke jalan yang lurus tanpa paksaan dan bercita-cita menua bersama."
__ADS_1
"Apa kamu terinspirasi dari publik figur yang sedang viral itu? Mereka yang meninggal bersama meninggalkan satu anak yang sedang aktif-aktif nya?"
"Iya, mudahan aja aku dapat suami yang seperti itu, beruntung bangat istrinya bisa berubah menjadi pribadi yang lebih baik sebenarnya memang baik. Aku lihat mereka keluarga yang harmonis, sejalan, se pemikiran, saling cinta, berusaha bersama dari nol sampai sukses akhirnya sang pencipta memanggilnya kembali."
Dari situ aku melihat jangan melihat pasangan dari perilaku dan masa lalunya. Llihatnya hatinya, karena tidak semua yang nampaknya tidak baik-baik aja bukan orang yang baik. Aku ingin pria yang seperti itu. Jadi, mulai dari situ aku tidak mau mendengar ocehan tetangga lagi untuk mencari pria yang mapan. Katanya dia tidak mau mulai dari nol karena levelnya suami orang."
"Alhamdulillah dapat hidayah dari yang sedang viral itu ya. Tapi, apa karena itu? Gak ada faktor lain kah? Karena dia jelek mungkin."
"Tidak ada sama sekali. Aku ingin menikah karena karena allah bukan karena dia ganteng atau mapan, bukan pula karena di desak umur itu aja."
"Kalau begitu bagaimana keputusan mu? Apa masih ingin melanjutkan cita-cita kita waktu itu?"
"Menurut mu?"
"Aku sih iya. Ngapain lama-lama."
"Tiara? Kami tidak memiliki hubungan apa-apa. Kami memang di jodohkan tapi aku sudah membatalkan perjodohan itu. Kita berdua sudah bebas mencari pasangan masing-masing."
"Sepertinya dia masih ingin memperjuangkan mu?"
"Kata siapa?"
"Menurut kacamata ku. Aku melihat dia sangat terobsesi sama kamu. Dia tidak akan menyerah untuk melepaskan mu bersama wanita lain. Nampak kok dari sorot mukanya di kantor dia selalu mengikuti dan berusaha menarik simpatimu kembali. Atau gini, kamu urusi dulu tiara, jangan sampai aku menjadi pengalang bagi dia untuk hubungan kalian."
"Kamu melihatnya dari kacamata kamu? Kamu sadarkan tidak memakai kacamata? Di mana kamu tau dia tidak akan melepaskan ku bersama wanita lain? Dia memang mencintai ku tapi aku tidak bisa menerimanya karena kami sudah dekat dari kecil jadi aku memilih berteman aja tidak lebih atau kita cari lelaki lain untuk dia. Tenang aja tiara bukan istri aku."
Gimana kamu mau gak melanjutkan cita-cita kita? Kita akan mengikuti jejak pasangan VA dan FA. Gak kepengen kamu mengikuti jejak mereka?"
__ADS_1
"Aku maunya kita jadi diri sendiri. Kalau mencontoh orang lain ku rasa tidak memiliki jati diri sendiri."
"Baiklah. Bagaimana dengan perasaan mu dulu ketika aku pergi mendadak?"
"Ya, gimana lagi berarti tidak jodoh. Aku anggap kamu hanya tamu yang singgah di rumah setelah habis masa bertemu mereka pergi entah kesini lagi entah tidak."
"Kalau ada yang singgah sebentar kamu anggap tamu, kalau ada singgah selamanya?"
"Aku anggap cinta."
"Bailak, bagimaan ujungnya nanti kamu tinggal ke namanya aja seperti yang kamu bilang barusan. Aku ini serius loh kalau tiara, biar aku urus nanti mumpung kita belum halal."
"Ya, sudah. Yuk! Pulang udah mau magrib. Kasihan Layla kena mental nanti aku lambat pulang."
"Cepat hanya kena mentalnya."
***
Aku sebenarnya tidak peduli sama ryan. Benar, setelah waktu itu aku hanya membilang nya hanya tamu yang singgah dalam beberapa waktu. Ada tamu yang membuat jengkel, ada yang membuat terharu ada pula yang menciptakan cinta. Aku tidak mau egois kalau dia datang lagi sebagai tamu ya gak apa-apa. Kalau dia datang sebagai cinta ya tidak apa-apa. Aku pasrah kan jodoh pada sang pencipta.
Aku tidak tau masa lalunya ryan seperti apa. Siapa aja pacarnya, ngapain aja. Tapi, aku rasa tidak elok menanyakan masa lalu, yang kita lihat ini masa depan. Seburuk-buruknya masa lalu tidak mungkin semuanya berpengaruh pada masa depan. Jadikan aja pelajaran agar masa lalu itu tidak terulang kembali, membuka masa depan bersama.
Masalah hidup di mana nah ini yang sering di salah gunakan oleh seseorang. Aku sudah menjelaskannya dulu. Ryan harus menepati janjinya tidak boleh menjadi lelaki pembohong, tidak menyediakan sandang, pangan dan kapan yang layak untuk istri agar istri nyaman. Sebab istri anak orang lain yang dinikahkan lalu di buat semena-mena. Oh, tidak aku bukan wanita yang pasrah pada keadaan. Aku tidak akan mengemis mendapatkan surga. Aku wanita yang lahir di dunia yang sudah modern terntu pikiran pasangan ku harus modern juga agar hati istri yang jauh dari kata kuat ini nyaman bersama orang lain.
Apa orang tua ryan bisa menerima ku ? Perasaanku tiara sangat dekat pada mereka. Aku tidak mau di banding-banding atau ryan di jodoh-jodohkan tampa sopan santun nanti.
Next.
__ADS_1