Misteri Dua Cincin Dibalik Runtuhnya Istana Andalusia

Misteri Dua Cincin Dibalik Runtuhnya Istana Andalusia
Part 11


__ADS_3

     “kenapa mereka begitu kejam kak?“ tanyaku sedih  dan mulai benci dengan perbuatan mereka yang semena - mena.


     “Terus bagaimana kakak bisa tau kondisi Istana dan perbuatan - perbuatan mereka?“ tanyaku penasaran.


    


     “Pertanyaan yang bagus dek,“ ucapnya sambil tersenyum manis.


     “Kamu pastikan sudah tau kalau kakak juga punya kelebihan, tapi kelebihan kakak tidak sebanyak kelebihan kamu. Walau pun kaka masih belum tau kelebihan apa yang nanti akan masuk ketubuhmu dengan sendirinya. Kelebihan kaka adalah mampu melacak setiap tempat yang kaka inginkan, misalnya-“ ucapnya mulai berhenti bicara.


     Ia pun langsung menatap kedepan dan mulai memikirkan sesuatu, tiba - tiba matanya pun mulai mengeluarkan cahaya berbentuk kotak dan disitulah mulai terlihat bangunan Istana yang sangat indah dan megah.


       


     “Waw! kak! Istana itu memang tempat yang banyak di impikan oleh semua orang!“ ucapku mulai tersenyum kembali walau pun hatiku masih terasa sakit akibat perbuatan mereka.


     “Nah Aisyah! inilah Istana yang akan kamu pimpin nantinya, dan kamu harus pintar - pintar mencari pasanganmu untuk diangkat menjadi Raja setelah acara pengangkatan kamu sebagai pengganti Ratu Istana yang dulunya dipimpin oleh ayahanda dan ibundamu sendiri.“ jelasnya.


      


     “Tapi sekarang apa yang harusku lakukan untuk merebut tahta itu kembali?“ tanyaku kembali murung saat mengingat kondisi Kerajaan yang sedang memburuk.


     Tak lama kemudian aku pun mulai menangis deras karna memikirkan rakyatku.


     “Kau tidak perlu menangis, kau harus melindungi dirimu sendiri terlebih dahulu sebelum ditangkap. Kini mereka tidak akan membiarkanmu hidup lagi, mereka tidak akan memanfaatkan kelebihanmu lagi, karna jika kekuatanmu telah hadir, mereka pasti takut dibunuh dengan mudah olehmu.“ terangnya.


      


     “Kalau begitu bolehkah aku membantu kaka untuk berperang disana?” pintaku memohon.


     “Tidak Aisyah!” tolaknya tegas.


     ”Kamu tidak perlu memikirkan kami!!! yang harus kamu pikirkan sekarang adalah diri kamu sendiri Aisyah!!! karna jika kamu mati maka Kerajaan kita pasti akan hancur, karna kamu adalah pusaka yang sangat berharga di Istana kita.“ jelasnya dengan nafas yang naik turun seperti per ayunan.


       


    “Memangnya kenapa harus aku kak? padahal kan kaka yang seharusnya menjadi pemimpin, soalnya kaka yang paling tua di Istana.“ saranku.


     “Tidak Aisyah, kamu yang lebih pantas karna pengetahuanmu sangat luas. Kamu lebih penyabar dan lebih baik dari pada kaka, sehingga kitab - kitab yang telah kamu pelajari sudah diluar kepala kamu sedangkan kakak baru sebagian. Itu pun kadang ingat kadang enggak,“ jelasnya.


       


     “Tapi kak, semua rakyat membutuhkan bantuanku! karna aku seorang putri kak!!! yang tidak akan pernah membiarkan mereka menderita,“ ucapku berusaha meyakinkannya.


     Tapi ternyata harapanku sia - sia karna kakaku malah memberi jawaban yang sangat menyakitkan.

__ADS_1


     “Intinya tidak boleh! karna aku tidak akan sanggup melihatmu mati dalam keadaan yang menggenaskan, memangnya kamu mempunyai kekuatan apa sih? sampai berani seperti ini! kan kekuatan kamu akan muncul ketika kamu telah berumur 15 tahun,“  ucapnya lagi tetap tak mengijinkan.


     


     Emosiku mulai naik.


     “Mana bisa aku bersantai - santai disini!!! sedangkan rakyatku...“ ucapanku terhenti.


     Aku tidak habis pikir lagi, hatiku menjadi sakit sendiri.


     Hingga akhirnya aku pun mulai mengangkat suara tanpa peduli dengan apa yang kakakku bicarakan, karna yang aku pikirkan sekarang hanyalah rakyat.


     Rakyatku sendiri, rakyatku yang sengsara, siapa lagi yang akan bertanggung jawab selain aku? pasti mereka sedang mencari - cariku yang tak kunjung hadir dalam peperangan.


     "Itu akan terjadi apa bila aku belum berhasil memenangkannya kak!!! tapi apa gunanya kini aku disini?!! duduk santai sedangkan rakyatku menangis karna penderitaan. Apa gunanya menjadi seorang putri, jika tidak berjuang melawan musuh yang hampir membunuh ayahanda dan ibundaku sendiri!!!"


     "Rakyat sedang menderita kak!!! menderita!!! apakah kaka tega?!! mereka sekarang pasti sangat membutuhkanku, walau pun sekarang aku tak mengenali mereka lagi untuk sementara!!! aku tidak akan sanggup melihat kakak berjuang dan terluka disana sini..." ucapku mulai merendahkan suara.


     "Tolong kak!!! tolong!!! tolong izinkan aku pergi bersama kaka. Kaka tidak perlu mengkhawatirkan aku, Insya Allah aku bisa menjaga diriku baik - baik karna aku sudah tidak tahan lagi untuk terus bersembunyi kak. Aku sudah tidak tahan lagi..!!!!" teriakku kesal dan tetap bersih keras dengan keinginanku.


     "Aisyah! sampai kapan pun kaka tidak akan membiarkanmu pergi keSpanyol atau dulu lebih dikenal dengan Andalusia. Karna tempat itu sangat jauh, kaka akan mengizinkan kamu pergi kesana jika kamu telah berumur 15 tahun dan sudah mendapatkan kekuatanmu sendiri." jelasnya kepadaku.


     "Kaka! aku telah mendapatkan kekuatanku sendiri," ungkapku jujur.


     "Tidak mungkin, kamu berbohong yah? mana ada umurmu yang masih 14 tahun sudah langsung mendapatkan kekuatan. Kaka aja umur 15 tahun juga baru mulai mendapatkan kekuatan," responnya sambil terus menatap mataku dengan tajam.


     Kakaku mulai meraih tanganku, dan memperhatikan cincin yang sedang aku pakai itu. Saat melihatnya ia  langsung terlihat begitu bahagia dan setengah terkejut dengan apa yang ada di jari manis ku.


     "Subhanallah Aisyah!" pujinya.


     "Emangnya kenapa kak?" tanyaku polos.


     "Aisyah! berarti kamu memang termasuk orang yang sangat baik dan amanah, hingga mampu membuat cincin ini datang sendiri kepadamu tanpa harus kamu yang menghampirinya."


     "Asal cincin ini terletak didalam larva gunung Beriday disebuah hutan yang jarang dikunjungi manusia, karna disana sangat rawan terkena bencana. Dengan memakai cincin ini kamu bisa melakukan apa pun yang kamu mau. Dia tidak akan berfungsi jika digunakan oleh orang yang tidak amanah atau tidak baik." jelasnya agar aku mengerti.


     Tiba - tiba aku jadi terkejut saat melihat lukanya yang telah kering mengeluarkan nanah yang sangat banyak dan berbau busuk. Tak berapa lama luka itu pun mengeluarkan asap dan busa yang berwarna ungu pekat.


      Ia langsung berteriak kesakitan, kini aku menjadi panik setelah mendengar teriakannya.


     Kemudian teringatlah aku tentang kelebihan cincin ini, aku pun mengusap - usap cincin itu sambil berkata "wahai cincin yang baik, tolong bantu aku untuk mengangkat racun yang masuk dari goresan pedang yang terdapat diseluruh muka dan tubuh kakaku hingga kembali sembuh seperti semula." lalu mengarahkan cincin yang sedang ku pakai itu dari atas kepala kakaku hingga keujung kakinya.


     Ia pun mengerang "Agr....." karna sangat kesakitan.


     "Syukurlah!" sambungku saat tiba - tiba semua luka yang ada ditubuhnya menghilang.

__ADS_1


     Ia jadi berhenti berteriak lalu menghapus air matanya karna semua rasa sakit yang ia rasakan telah sembuh.


     "Alhamdulillah," ucapnya senang.


     "Kok bisa seperti ini kak?" tanyaku.


     "Ini terjadi karena mereka telah menyihir pedang itu menjadi pedang yang beracun," jawabnya.


     "Ya Allah.... Yang benar kak? berarti mereka benar - benar jahat dan perlu dibasmi secepatnya," responku geram.


     Tiba - tiba telapak tangannya bercahaya, disitu terlihatlah sosok seorang laki - laki yang gagah. Ia memakai mahkota berwarna emas, disekitarnya dihiasi dengan intan dan berlian berwarna merah.


     Ditambah lagi baju yang terbuat dari sutra berwarna emas hingga menimbulkan kesan yang sangat mewah bahkan kancing bajunya juga  berwarna merah, tak lupa pula ditaruh berlian merah kecil dari atas bahu didekat leher hingga ujung lengan baju tengah sebelah kanan dan kiri.



"Oke! 😉 bentuk bajunya seperti, cuma susah kalau cari yang warna merah. Lain bentuknya, 😅 ya udah Star terpaksa nampain yang ini. 😣 Gak papa kan? kekurangannya tolong bayangin sendiri ya." 🙏😟


    


     Sedangkan Ratu memakai gaun merah maron yang terbuat dari sutra, dibagian bawahnya digarisi dengan kain panjang berwarna hitam, dibagian ujung tangannya pun digarisi dengan kain panjang yang di ikat berbentuk pita, ditengah - tengah pita itu terdapat mutiara yang berwarna merah.



"Nah kalau yang ini contoh baju Ratunya, kekurangan tolong dibayangin aja yah." 😥😊


    


     Ia menggunakan kerudung berwarna merah maron bercampur hitam. Ia juga memakai bros yang terbuat dari bunga mawar asli, tapi tak pernah layu walau pun sudah sering digunakan selama berbulan - bulan dengan berbagai ciri khas warna yang berbeda - beda.



"Ini dia! 🤣 bros bunga mawar punya ibunda dari ayahanda." 😋


   


     "Bros mawar itu dibuat sendiri oleh sang Raja untuk sang Ratu dengan kekuatan Raja itu sendiri, jadi apa bila Ratu berkata pada bros alami itu 'hai bros berubahlah menjadi warna pink' maka dalam sekejap bros itu pun langsung merubah warnanya seperti apa yang diperintahkan oleh Ratu." terangnya kepadaku saat aku sedang memerhatikan bros ibundaku.


     Kini aku hanya mampu menyimak penjelasan - penjelasan yang ia berikan kepadaku, aku sungguh terpukau dengan keindahan itu.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Hai Kaka semuanya... 🤗


Makasih udah mau like, komen, ranting hadiah bahkan tak segan - segan memberikan Vote pada karya Star ya... Star sangat senang atas kebaikan Kaka semuanya... 😆

__ADS_1


Semoga Kaka Sehat selalu ya... 😇


__ADS_2