Misteri Dua Cincin Dibalik Runtuhnya Istana Andalusia

Misteri Dua Cincin Dibalik Runtuhnya Istana Andalusia
Part 35


__ADS_3

                  💍 Kisah lain 💍


    Ditempat lain tampak seorang wanita memakai gaun biru muda, kerudung biru muda dengan penutup wajah yang juga berwarna biru muda. Ia sedang menatap laut tersebut dengan berjuta tanda tanya.


     “Oh! ternyata ini laut yang disebut – sebut itu, pasti ramuan penangkal itu ada didalam sana. Aku harus mengambilnya sebelum ada yang merebutnya dariku,“ ucap wanita itu.


     “Duyung!“ ucap wanita tersebut lalu dalam sekejap ia pun mulai terduduk.


     Kakinya kini perlahan – lahan berubah menjadi sebuah ekor berwarna biru muda. Setelah semuanya telah utuh berubah, baru ia  mulai menyeret dirinya perlahan – lahan untuk masuk kedalam air dan langsung menyelusuri lautan.



       "Inilah ekor milik wanita itu." 😳


     Ia tampaknya tak terlalu sulit dalam menyelusuri laut untuk mendapatkan ramuan itu. Ditengah perjalanan tiba – tiba ia berjumpa dengan seekor hiu ganas yang mulai menyerangnya secara mendadak dari belakang.


      Ia kini telah terhempas keterumbu karang, tubuhnya mulai hoyong, tampak ujung ekornya terluka, ia hanya mampu merintih kesakitan.



"Ini adalah sosok hiu yang dijumpai oleh wanita tersebut." 😩


     Ia pun mulai balas menyerang menggunakan kekuatannya, tapi hiu tersebut ternyata begitu gesit sehingga ia jadi terlempar jauh lagi entah kemana masuk kedalam laut yang paling dalam dan gelap.



"Dan inilah ekspresinya saat kembali menyerang siwanita tanpa ampun."


     Dikegelapan ia masih dalam keadaan setengah sadar, ia dapat melihat sesosok yang menghampirinya dan mulai menangkap tubuhnya erat – erat lalu pada saat itu pula ia pun langsung tak sadarkan diri.

__ADS_1


     Ia kini mulai sadar dan langsung mencoba membuka matanya perlahan – lahan. Ia sangat terkejut saat mengetahui dirinya sedang diangkat dengan kedua tangan seorang pria yang sangat asing, sepertinya ia juga mempunyai ekor.



               "Inilah ekor pria itu." 😳


     Wajahnya menjadi panik, ia  sebenarnya ingin beranjak pergi dari bopongannya itu tapi tenaganya masih sangat lemah.


     “Jangan khawatir! aku tidak akan mencelakaimu, aku berniat untuk menolongmu, aku mohon kamu tenang yah! aku akan membawamu kesuatu tempat dan Insya Allah kamu akan mendapatkan pengobatan disana.“ jelasnya.


     “Apakah kamu serius? awas saja kalau tidak, aku pasti akan memotong kepalamu jika aku sembuh nanti.“ ancamku sambil menatap nanar kearahnya.


     Tapi ia hanya meresponnya dengan sebuah senyuman yang terlihat sangat indah dan menawan. Memang dia putih dan sangat tampan, tapi itu semua tidak berpengaruh sama sekali baginya. Karna yang terpenting baginya saat ini hanyalah bagaimana caranya agar cepat sembuh dan setelah itu ia bisa kembali untuk mencari ramuan tersebut.


     “Kenapa memangnya? apakah aku terlihat seperti orang jahat?“ tanyanya sambil menaikkan sebelah alisnya dan memberikan senyuman yang perlahan – lahan mulai menampakkan giginya yang sangat putih bersih.


     Dan lagi – lagi ia hanya tertawa kecil sambil menggeleng – gelengkan kepalanya.


     “Kamu lucu yah! sudah tau masih dalam keadaan sakit, tapi sempatnya marah – marah! tapi walau pun begitu kamu tetap cantik kok.“  pujinya.


    Kata – katanya sontak langsung memunculkan rona merah dipipinya yang ditutupi oleh kain.


     “Dasar penggombal! kalau aku sehat pasti mulut kamu udah aku benyek – benyek deh, sekalian aja aku ulek – ulek kayak sambel kan jadi lebih bermanfaat bagi pencinta pedas.“ batinnya sambil mengepalkan kedua tangannya.


     Akhirnya mereka sampai didepan sebuah batu karang. Pria itu langsung memegang batu terumbu karang yang berukuran sedang tersebut, dalam sekejap kami pun langsung tertarik kedalam.



          "Nah! disinilah tempatnya." 😉

__ADS_1



"Tapi sebelum itu mereka melewati terumbu karang yang cantik ini." 😍


     Saking takut dan terkejutnya ia tak sengaja memeluk erat leher pria tersebut dan saat mereka telah masuk kedalam tanpa sengaja mata mereka saling bertemu.


     Mereka pun jadi mematung beberapa saat, entah mengapa jantung mereka kini mulai berdetak begitu kencang. Ditambah lagi dengan rasa gugup yang membuat mereka jadi salah tingkah sendiri saat sadar.


     Kini ia langsung melepaskan pelukannya, dan karna ekornya sudah tidak berada lagi didalam air akhirnya ekor tersebut mulai menghilang perlahan – lahan.


     Begitu juga dengan pria itu, ia sangat tekejut saat melihat Istana yang sangat indah didalam batu karang ini. Ia nampak masih dibopong olehnya hingga ia jadi merasa tidak enak dengan pria itu.


     “Maaf mungkin kamu sudah lelah karna sejak tadi membopongku, jadi aku mohon izinkan aku untuk berjalan sendiri. Kakiku mungkin sudah tidak terlalu sakit lagi,“ pintanya sambil berusaha untuk tersenyum agar dia percaya kepadanya.


    “Kamu itu memang keras kepala yah!“ cibirnya.


     “Sudah tau kakimu sakit! tapi kamu masih saja berpura – pura bahwa kamu sehat, pokoknya kamu harus mau aku bopong sampai kedalam supaya sakit kakimu tidak bertambah parah. Ini saja sudah bengkak,“ sambungnya sambil menatap tajam kearahku.


     Aku jadi tidak mampu berkata – kata lagi, mulutku seakan – akan telah dibekukan.


     “Aneh sekali sih dia! kenapa harus marah sekali? memangnya diriku ini siapanya dia sih?“ batinnya kesal terhadap pria itu.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Hai Kaka semuanya... 🤗


Makasih udah mau like, komen, ranting hadiah bahkan tak segan - segan memberikan Vote pada karya Star ya... Star sangat senang atas kebaikan Kaka semuanya... 😆


Semoga Kaka Sehat selalu ya... 😇

__ADS_1


__ADS_2